-->

02/06/2026

Korban Kedua Pantai Payangan Jember Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup


Jember, (Onenewsjatim) –
Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban kedua yang sebelumnya dilaporkan terseret arus di Pantai Seruni Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Senin (1/6/2026) malam.

Korban diketahui bernama Rifki (22), warga Dusun Karang Kebon, Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. 

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 21.35 WIB setelah sebelumnya tim SAR menerima informasi dari warga terkait adanya sesosok tubuh yang mengapung di sekitar perairan Pantai Payangan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan masyarakat dengan mengerahkan tim menuju lokasi penemuan.

“Sekitar pukul 21.00 WIB kami menerima informasi dari masyarakat terkait adanya tubuh korban yang terlihat mengapung di sekitar perairan Pantai Payangan. Tim SAR Gabungan kemudian bergerak cepat melakukan pengecekan dan evakuasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, korban ditemukan pada posisi radial 160,13 derajat dengan jarak kurang lebih 1,24 kilometer dari lokasi kejadian awal. 

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke Puskesmas Ambulu untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Sebelumnya, korban pertama bernama Barokatul Hidayat (27), warga Dusun Karang Kebon, Desa Suci, Kecamatan Panti, juga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin pagi sekitar pukul 05.30 WIB.

Dengan ditemukannya Rifki, seluruh korban dalam insiden terseret arus di Pantai Payangan telah ditemukan.

“Atas nama Basarnas, kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Pada malam hari ini korban kedua atas nama Rifki berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan,” kata I Made Oka Astawa.

Ia menambahkan, operasi pencarian yang telah berlangsung selama tiga hari resmi diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

“Dengan ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR yang telah berlangsung selama tiga hari ditutup. Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi, kerja sama, dan dedikasi seluruh unsur SAR Gabungan serta masyarakat yang telah membantu selama pelaksanaan operasi,” pungkasnya. (Imam)

09/04/2026

Rakor Kewaspadaan Dini Lumajang, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Jadi Kunci Stabilitas


Lumajang, (Onenewsjatim) -
Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama unsur Forkopimda menggelar Rapat Koordinasi Kewaspadaan Dini Daerah sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), bertempat di Aula BKPSDM Kabupaten Lumajang, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) tersebut dihadiri oleh Bupati Lumajang, Kapolres Lumajang, Dandim 0821/Lumajang, jajaran pejabat utama Pemkab, serta Forkopimcam se-Kabupaten Lumajang.

Rapat ini menjadi forum penting dalam menyatukan persepsi serta langkah antisipatif menghadapi dinamika global, nasional, hingga potensi kerawanan di tingkat daerah.

Dalam keterangannya, Komandan Kodim (Dandim) 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., menegaskan bahwa kewaspadaan dini merupakan kunci utama dalam menjaga ketahanan wilayah dari berbagai ancaman.

“Kewaspadaan dini harus dibangun melalui deteksi dini dan cegah dini dengan melibatkan seluruh elemen, baik TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

Sinergi ini menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai potensi ancaman, termasuk dinamika global yang berdampak ke daerah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa konsep pertahanan negara tidak hanya bertumpu pada kekuatan militer, tetapi juga diperkuat dengan ketahanan pangan sebagai pilar strategis nasional.

“Ketahanan pangan merupakan bagian dari sistem pertahanan negara. TNI bersama Polri turut berperan aktif mendukung sektor pertanian guna memastikan ketersediaan pangan tetap aman, sekaligus menjaga stabilitas nasional,” tambahnya.

Ia juga menyoroti pentingnya meningkatkan kesadaran bela negara di tengah masyarakat sebagai bentuk ketahanan non-militer dalam menghadapi ancaman proxy war dan potensi gangguan lainnya.

Sementara itu, dalam arahannya, Bupati Lumajang menekankan bahwa dinamika global seperti konflik internasional berpotensi memicu dampak ekonomi, termasuk kenaikan harga komoditas. 

Oleh karena itu, pemerintah daerah telah mengambil langkah efisiensi, penguatan sektor ekonomi, serta peningkatan pengawasan terhadap potensi gangguan sosial seperti narkoba, premanisme, hingga konflik Pilkades.

Di sisi lain, Kapolres Lumajang menegaskan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kamtibmas, termasuk menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan (poskamling) serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran narkotika yang dinilai sebagai ancaman serius bagi generasi muda.

Rapat koordinasi ini juga mengidentifikasi sejumlah potensi kerawanan di wilayah, antara lain distribusi LPG 3 kg, aktivitas pertambangan, potensi konflik menjelang Pilkades serentak 2027, serta risiko bencana alam akibat aktivitas Gunung Semeru.

Meski demikian, secara umum kondisi Kabupaten Lumajang dinilai tetap kondusif dan stabil. 

Hal ini tidak lepas dari soliditas dan sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat. (Pendim0821)

02/04/2026

Pasca Lebaran, Sampah Menumpuk di Pantai Bambang Lumajang, TNI-Polri dan Warga Gelar Aksi Bersih


Lumajang (Onenewsjatim)
– Pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, kawasan Pantai Bambang di Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang dipenuhi sampah yang berserakan di sepanjang pesisir, Kamis (2/4/2026). 

Kondisi tersebut mendorong ratusan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Lumajang, masyarakat, hingga komunitas lingkungan turun tangan melakukan aksi bersih-bersih.

Kegiatan kerja bakti ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan Nasional Indonesia Asri, yang digelorakan pemerintah pusat sebagai upaya meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. 

Sejak pagi, para personil gabungan bahu-membahu memungut sampah, memasukkannya ke dalam kantong plastik, lalu diangkut menggunakan truk sampah.

Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan wisata.

“Ini memberikan contoh nyata bahwa lingkungan yang bersih, tempat wisata yang bersih, akan membawa kenyamanan dan semangat bagi masyarakat. Pasca Lebaran memang biasanya terjadi peningkatan sampah, ditambah curah hujan yang cukup tinggi,” ujarnya.

Yudha menegaskan pentingnya menjaga kebersihan di ruang publik dan destinasi wisata agar tetap nyaman dikunjungi. Menurutnya, kawasan pantai di Lumajang memiliki potensi wisata yang besar dan harus didukung dengan kondisi lingkungan yang bersih.

“Kita ingin menciptakan Lumajang yang bersih, terutama di tempat-tempat umum dan wisata. Karena lingkungan yang bersih akan berdampak besar terhadap kemajuan sektor pariwisata. Harapannya masyarakat bisa berkunjung dengan senang dan nyaman,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menegaskan bahwa keikutsertaan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus wujud kepedulian terhadap lingkungan.

“Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Indonesia Asri, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan wisata seperti Pantai Bambang,” kata Alex.

Ia menambahkan, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Dengan kebersamaan dan gotong royong seperti ini, kita harapkan lingkungan tetap terjaga. Ini tentu akan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan daya tarik wisata daerah,” ujarnya.

16/02/2026

Gerakan Indonesia Asri, Polres Probolinggo Bersih-Bersih Kawasan Wisata Gunung Bromo


Probolingggo, (Onenewsjatim)
– Kawasan wisata Gunung Bromo kembali menjadi pusat perhatian melalui kegiatan kerja bakti massal yang melibatkan lintas sektor, Sabtu (14/2/2026). Aksi bersih-bersih tersebut digelar sebagai bentuk dukungan terhadap program “Indonesia Asri” sekaligus upaya menjaga kelestarian lingkungan di kawasan konservasi.

Kegiatan yang diinisiasi Polres Probolinggo Polda Jatim ini melibatkan unsur TNI, pengelola wisata, komunitas pecinta alam, hingga pelaku usaha setempat. Sejumlah titik strategis menjadi sasaran pembersihan, mulai dari akses jalan menuju lautan pasir, area lautan pasir, Lembah Watangan, hingga sekitar Pura Agung Poten.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Kapolsek Sukapura AKP Ardhi Bita Kumala menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga ikon pariwisata Jawa Timur.

“Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian Gunung Bromo bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi tanggung jawab kita bersama. Sinergitas ini penting agar kawasan wisata tetap terjaga dan nyaman bagi wisatawan,” ujar AKP Ardhi Bita Kumala kepada wartawan.

Menurutnya, kebersihan kawasan wisata sangat berpengaruh terhadap citra daerah serta keberlangsungan ekonomi masyarakat sekitar. Ia menekankan bahwa sektor pariwisata menjadi salah satu penopang utama ekonomi lokal.

“Jika lingkungan terjaga, wisatawan akan merasa nyaman dan aman. Dampaknya tentu dirasakan langsung oleh pelaku usaha, mulai dari hotel, penyedia jasa transportasi jeep, hingga pedagang kecil,” imbuhnya.

Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan nasional yang setiap tahunnya menarik ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara. Lonjakan kunjungan, terutama saat musim libur panjang, kerap berdampak pada peningkatan volume sampah di area wisata.

Ketua Komunitas Alam Hijau Prabulinggih, Bambang Heri Wahyudi, mengapresiasi kolaborasi lintas sektor tersebut. Ia menyebut kegiatan kali ini berhasil mengumpulkan sampah dalam jumlah signifikan.

“Alhamdulillah, ratusan peserta yang bergabung berhasil mengumpulkan sampah setara lima kendaraan, baik truk maupun pikap. Ini menunjukkan kepedulian bersama terhadap kelestarian ekosistem kawasan konservasi,” kata Bambang.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala, tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Dalam kesempatan itu, AKP Ardhi juga mengimbau wisatawan untuk turut berperan aktif menjaga kebersihan dan mematuhi aturan yang berlaku di kawasan taman nasional.

“Kami mengajak seluruh pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak fasilitas umum, serta tetap memperhatikan keselamatan selama berada di kawasan wisata,” tegasnya.

Para pelaku usaha wisata di sekitar Bromo juga menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka berharap upaya menjaga kebersihan dapat meningkatkan kenyamanan wisatawan dan memperkuat citra destinasi unggulan Jawa Timur di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan semangat gotong royong, seluruh pihak berharap gerakan Indonesia Asri di kawasan Bromo dapat menjadi contoh kolaborasi dalam menjaga keindahan alam demi keberlanjutan pariwisata dan generasi mendatang. (Imam)

09/12/2025

Sentuhan Humanis Babinsa Candipuro Redakan Trauma Warga Terdampak Lahar Semeru


Lumajang , (Onenewsjatim)
-Penanganan pascabencana banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang tidak hanya menyentuh aspek penyelamatan fisik, tetapi juga pemulihan kondisi psikologis masyarakat terdampak. Upaya tersebut dilakukan anggota Koramil 0821/09 Candipuro, Serda Deby, dengan menyambangi warga yang mengungsi secara mandiri di sejumlah rumah kerabat di wilayah Kecamatan Candipuro, Selasa (9/12/2025).

Kunjungan langsung tersebut menjadi bagian dari langkah proaktif Babinsa untuk memastikan keselamatan warga sekaligus memberikan dukungan moril bagi para pengungsi yang masih diliputi rasa cemas akibat ancaman lahar dingin susulan. Sejumlah warga diketahui memilih berlindung di rumah keluarga yang dinilai lebih aman, berada di dataran lebih tinggi dan jauh dari aliran sungai.

Dalam setiap kunjungan, Serda Deby mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca tanpa harus diliputi kepanikan. Ia juga memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi serta memantau kondisi kesehatan para pengungsi.

“Kami mendatangi lokasi-lokasi pengungsian mandiri untuk memastikan warga aman dan tetap kuat secara mental. Kami imbau agar masyarakat tidak terburu-buru kembali ke rumah selama cuaca di kawasan hulu masih berpotensi hujan lebat. Keselamatan keluarga harus menjadi prioritas utama,” ujar Serda Deby.

Interaksi hangat antara Babinsa dan warga tercipta selama kunjungan tersebut. Keluh kesah warga disimak dengan penuh empati, disertai pesan-pesan motivasi agar mereka tetap tegar menghadapi situasi sulit saat ini. Pendekatan humanis ini dinilai mampu membantu menenangkan kondisi psikologis warga yang terdampak bencana.

Rasa lega dan tenang dirasakan para pengungsi. Salah satu warga, Mariyam, mengaku kunjungan Babinsa memberikan rasa aman serta menambah keyakinan bahwa aparat selalu hadir mendampingi masyarakat di masa-masa sulit. (Pendim0821)

28/09/2025

Pelajar SMA/SMK/MA di Probolinggo Jadi Duta Kamtibmas, Polisi Dorong Sekolah Bebas Narkoba


Probolinggo, (Onenewsjatim)-
Polres Probolinggo Polda Jatim menggandeng pelajar SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Probolinggo untuk menjadi Pelajar Duta Kamtibmas (PDK) 2025. 

Program ini resmi diluncurkan Satuan Binmas Polres Probolinggo Polda Jatim di Ruang Rupatama Polres Probolinggo, Jum'at (26/9/2025). 

Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif mengatakan, PDK dibentuk untuk mencetak generasi muda yang berkarakter, disiplin, sekaligus menjadi pelopor terciptanya sekolah yang aman, tertib, dan bebas pengaruh negatif. 

"Pelajar Duta Kamtibmas diharapkan bisa menjadi jembatan komunikasi antara sekolah dengan kepolisian, serta mengedukasi teman sebaya tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban," kata AKBP Latif. 

Sebelum dikukuhkan, para pelajar mendapat sejumlah materi dari pemateri mulai dari topik tentang pelajar berkarakter pancasila, modernisasi di kalangan muda beragama, menangkal anarkisme dan kenakalan remaja, pencegahan narkoba, serta etika berlalu lintas. 

Melalui program ini, Polres Probolinggo Polda Jatim berharap pelajar di Kabupaten Probolinggo bisa menjadi garda terdepan menjaga lingkungan sekolah tetap aman, bebas narkoba, dan menjauhi kenakalan remaja. 

"Kami harap para PDK yang terpilih ini dapat menjadi contoh bagi pelajar lainnya dalam upaya menjaga kamtibmas di lingkungan sekolahnya sehingga dapat menuntut ilum dengan baik dan meraih cita-cita yang diinginkan,"ujar AKBP Latif. (*)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved