-->

16/02/2026

Babinsa Sidomulyo Dampingi Pelayanan Posyandu, Perkuat Sinergi TNI dan Tenaga Kesehatan


Lumajang, (Onenewsjatim) 
– Komitmen TNI dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat terus diwujudkan melalui peran aktif aparat kewilayahan. Babinsa Desa Sidomulyo Koramil 0821-14/Pronojiwo, Serma Ikhwanurudin, melaksanakan pendampingan pelayanan kesehatan di Posyandu Mawar Indah, Dusun Besuk Cukit, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (16/2/2026).

Kegiatan rutin tersebut menjadi bagian dari upaya pemantauan tumbuh kembang balita, pemeriksaan ibu hamil, serta pelayanan kesehatan bagi lanjut usia (lansia). Berdasarkan data panitia, sebanyak 22 balita, 5 ibu hamil, dan 10 lansia mengikuti pelayanan kesehatan dengan antusias.

Serma Ikhwanurudin mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan Posyandu merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial (Binter) sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.

“Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, sekaligus memberikan motivasi kepada warga agar rutin memeriksakan kesehatannya. Kesehatan adalah modal utama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Ikhwanurudin saat ditemui di lokasi.

Ia menambahkan, Posyandu memiliki peran strategis dalam mendeteksi dini berbagai persoalan kesehatan, terutama pada balita dan ibu hamil. Dengan pemeriksaan rutin, potensi gangguan kesehatan dapat segera diketahui dan ditangani lebih cepat.

Sementara itu, Bidan Desa Sidomulyo, Ani Asmara, Amd.Keb., menegaskan bahwa Posyandu bukan sekadar tempat penimbangan balita, melainkan pusat pelayanan kesehatan dasar yang menyentuh seluruh siklus kehidupan.

“Melalui Posyandu, pertumbuhan dan perkembangan anak dapat dipantau secara berkala. Jika ada gangguan gizi, keterlambatan tumbuh kembang, atau indikasi masalah kesehatan lainnya, bisa segera diintervensi. Ini penting untuk mencegah stunting,” jelas Ani.

Menurutnya, edukasi kepada orang tua juga menjadi fokus utama dalam setiap kegiatan Posyandu. Orang tua diberikan pemahaman mengenai pola asuh, pentingnya gizi seimbang, imunisasi lengkap, hingga pemeriksaan kehamilan secara berkala.

“Dengan rutin datang ke Posyandu, keluarga dapat berkonsultasi langsung mengenai kondisi kesehatan anak maupun ibu hamil. Ini langkah preventif yang sangat efektif,” katanya.

Kegiatan tersebut mencerminkan sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang sehat dan sejahtera. Kolaborasi lintas sektor di tingkat desa diharapkan terus diperkuat guna menciptakan generasi yang sehat, tangguh, dan berkualitas di Kabupaten Lumajang.

Editor: Redaksi

Polresta Sidoarjo Bongkar Pengoplosan LPG Subsidi, Ribuan Tabung Gas Portabel Diamankan


Sidoarjo , (Onenewsjatim) 
– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) berhasil membongkar praktik pengoplosan LPG 3 kilogram bersubsidi yang dipindahkan ke tabung gas portabel ukuran 235 gram untuk diperjualbelikan kepada masyarakat.

Pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas mencurigakan di wilayah Kepuh Permai, Desa Kepuh Kiriman, Kecamatan Waru. Tim Opsnal Satreskrim kemudian melakukan penyelidikan pada 6 Februari 2026.

Di lokasi, petugas mendapati seorang pria tengah mengangkut tabung gas portabel yang diduga hasil pengoplosan dan siap didistribusikan. Pelaku berinisial M (37), warga Sidoarjo yang diketahui berprofesi sebagai wiraswasta.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing mengatakan, dari hasil penggerebekan petugas menemukan berbagai peralatan yang digunakan untuk memindahkan isi LPG subsidi 3 kilogram ke tabung portabel.

“Petugas mengamankan 13 tabung LPG 3 kilogram bersubsidi, lebih dari seribu tabung portabel kosong, serta ratusan tabung gas portabel yang sudah terisi. Kami juga menemukan regulator, selang, alat pengisi ulang, timbangan digital hingga alat press,” ujar Christian Tobing kepada wartawan, Sabtu (14/2/2026).

Ia menjelaskan, gas portabel tersebut dipasarkan menggunakan merek tertentu. Namun, hasil pemeriksaan menunjukkan isi tabung tidak sesuai dengan berat bersih yang tercantum pada label kemasan.

“Produk gas portabel tersebut dijual dengan merek tertentu, tetapi isinya tidak sesuai dengan keterangan berat pada label. Ini jelas merugikan konsumen dan melanggar hukum,” tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan, praktik ilegal ini telah dijalankan pelaku selama kurang lebih dua tahun. Awalnya, kegiatan tersebut dilakukan secara kecil-kecilan ketika pelaku masih bekerja di sebuah perusahaan terpal. Setelah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), pelaku kemudian fokus menjalankan usaha pengoplosan tersebut.

“Ide pemindahan gas ini bahkan diperoleh dari tayangan video di YouTube. Modusnya sederhana, tetapi dampaknya besar karena menyalahgunakan LPG subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu,” kata Christian.

Berdasarkan pengakuan tersangka, setiap kaleng gas portabel memberikan keuntungan sekitar Rp4.000. Dalam sehari, pelaku mampu memproduksi sekitar 140 tabung, sehingga dalam sebulan jumlahnya mencapai ribuan tabung dengan estimasi omzet sekitar Rp30 juta. Distribusi penjualan dilakukan di wilayah Sidoarjo dan Surabaya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar.

Selain itu, pelaku juga dikenakan Pasal 62 ayat (1) Undang-Undang Perlindungan Konsumen dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara atau denda hingga Rp2 miliar.

Kapolresta Sidoarjo mengimbau masyarakat agar melaporkan apabila menemukan praktik serupa di lingkungan sekitarnya.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi distribusi LPG subsidi. Jika ada penyimpangan, segera laporkan. Ini demi melindungi hak konsumen dan memastikan subsidi tepat sasaran,” pungkasnya.

Gerakan Indonesia Asri, Polres Probolinggo Bersih-Bersih Kawasan Wisata Gunung Bromo


Probolingggo, (Onenewsjatim)
– Kawasan wisata Gunung Bromo kembali menjadi pusat perhatian melalui kegiatan kerja bakti massal yang melibatkan lintas sektor, Sabtu (14/2/2026). Aksi bersih-bersih tersebut digelar sebagai bentuk dukungan terhadap program “Indonesia Asri” sekaligus upaya menjaga kelestarian lingkungan di kawasan konservasi.

Kegiatan yang diinisiasi Polres Probolinggo Polda Jatim ini melibatkan unsur TNI, pengelola wisata, komunitas pecinta alam, hingga pelaku usaha setempat. Sejumlah titik strategis menjadi sasaran pembersihan, mulai dari akses jalan menuju lautan pasir, area lautan pasir, Lembah Watangan, hingga sekitar Pura Agung Poten.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Kapolsek Sukapura AKP Ardhi Bita Kumala menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga ikon pariwisata Jawa Timur.

“Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian Gunung Bromo bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi tanggung jawab kita bersama. Sinergitas ini penting agar kawasan wisata tetap terjaga dan nyaman bagi wisatawan,” ujar AKP Ardhi Bita Kumala kepada wartawan.

Menurutnya, kebersihan kawasan wisata sangat berpengaruh terhadap citra daerah serta keberlangsungan ekonomi masyarakat sekitar. Ia menekankan bahwa sektor pariwisata menjadi salah satu penopang utama ekonomi lokal.

“Jika lingkungan terjaga, wisatawan akan merasa nyaman dan aman. Dampaknya tentu dirasakan langsung oleh pelaku usaha, mulai dari hotel, penyedia jasa transportasi jeep, hingga pedagang kecil,” imbuhnya.

Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan nasional yang setiap tahunnya menarik ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara. Lonjakan kunjungan, terutama saat musim libur panjang, kerap berdampak pada peningkatan volume sampah di area wisata.

Ketua Komunitas Alam Hijau Prabulinggih, Bambang Heri Wahyudi, mengapresiasi kolaborasi lintas sektor tersebut. Ia menyebut kegiatan kali ini berhasil mengumpulkan sampah dalam jumlah signifikan.

“Alhamdulillah, ratusan peserta yang bergabung berhasil mengumpulkan sampah setara lima kendaraan, baik truk maupun pikap. Ini menunjukkan kepedulian bersama terhadap kelestarian ekosistem kawasan konservasi,” kata Bambang.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkala, tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Dalam kesempatan itu, AKP Ardhi juga mengimbau wisatawan untuk turut berperan aktif menjaga kebersihan dan mematuhi aturan yang berlaku di kawasan taman nasional.

“Kami mengajak seluruh pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak fasilitas umum, serta tetap memperhatikan keselamatan selama berada di kawasan wisata,” tegasnya.

Para pelaku usaha wisata di sekitar Bromo juga menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka berharap upaya menjaga kebersihan dapat meningkatkan kenyamanan wisatawan dan memperkuat citra destinasi unggulan Jawa Timur di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan semangat gotong royong, seluruh pihak berharap gerakan Indonesia Asri di kawasan Bromo dapat menjadi contoh kolaborasi dalam menjaga keindahan alam demi keberlanjutan pariwisata dan generasi mendatang. (Imam)

15/02/2026

Remaja 15 Tahun Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Pakel Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Seorang remaja berusia 15 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di kawasan wisata Sumber Pakel, Desa Tanggung, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (15/2/2025) 

Korban diketahui bernama Ibnu Adam (15), warga Desa Bondoyudo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang. Korban diduga tidak bisa berenang saat mandi di kolam pemandian tersebut.

Kasubsi Pidm Sihumas Polres Lumajang, Suprapto, membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, telah terjadi peristiwa seorang anak tenggelam di Wisata Sumber Pakel sekitar pukul 11.30 WIB. Korban bersama teman-temannya datang ke lokasi untuk mandi,” ujar Suprapto saat dikonfirmasi.

Awalnya korban datang ke pemandian bersama beberapa rekannya. Sesampainya di lokasi, korban bertemu dua temannya. Korban kemudian mandi di kolam sebelah barat bersama seorang temannya berinisial MR, disusul dua rekannya lainnya, RRF dan DF.

Sekitar setengah jam kemudian, RRF naik ke tepi kolam untuk merokok. Namun, kurang lebih lima menit setelah itu, MR dan DF berteriak memberitahukan bahwa korban tenggelam. RRF berusaha memberikan pertolongan, tetapi tidak berhasil mengangkat korban seorang diri.

“Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar. Korban berhasil diangkat secara bPihakersama-sama dalam kondisi sudah lemas. Saat itu sempat diberikan pertolongan pertama sambil menunggu ambulans,” jelas Suprapto.

Korban selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk mendapatkan penanganan medis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan memastikan kondisi keamanan, terutama bagi anak-anak yang berenang. Jika tidak bisa berenang, sebaiknya menggunakan pelampung dan tetap dalam pengawasan,” pungkas Suprapto. (Imam)

Gotong Royong di Sukosari, Babinsa Dampingi Pembersihan Lahan TOGA


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Sinergi antara aparat kewilayahan dan elemen masyarakat kembali terlihat di Desa Sukosari, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Babinsa Sukosari Koramil 0821-12/Jatiroto, Serka Samsuliadi Dwi Purwanto, mendampingi kegiatan kerja bakti pembersihan lahan tanaman obat keluarga (TOGA) di Dusun Sukosari Barat, Minggu (15/2/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan perangkat desa, TP PKK, bidan desa, serta kader kesehatan setempat. Kerja bakti difokuskan pada pembersihan rumput liar, perapian tanaman, dan penataan kembali area TOGA agar lebih tertata serta produktif.

Serka Samsuliadi mengatakan, pendampingan yang dilakukannya merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial (Binter) untuk mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat. Menurut dia, keberadaan TOGA memiliki nilai strategis, tidak hanya dalam mendukung kesehatan keluarga, tetapi juga membangun kesadaran warga akan pentingnya menjaga lingkungan.

“Kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti, melainkan momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian terhadap kesehatan keluarga. Tanaman obat keluarga bisa menjadi alternatif pengobatan alami yang mudah dijangkau masyarakat,” ujar Samsuliadi di sela kegiatan.

Kepala Dusun Sukosari Barat, Andi Fikri Sakti, mengapresiasi keterlibatan aktif Babinsa dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Ia menilai kehadiran aparat teritorial mampu memotivasi warga, khususnya ibu-ibu PKK dan kader, untuk terus menjaga semangat gotong royong.

“Kami berterima kasih atas pendampingan Babinsa. Kehadiran beliau memberi energi positif bagi warga. Harapannya, TOGA di dusun ini dapat terus terawat dan dimanfaatkan secara maksimal,” katanya.

Sementara itu, bidan desa bersama kader kesehatan menyebut keberadaan TOGA sangat mendukung program kesehatan masyarakat. Berbagai tanaman seperti jahe, kunyit, temulawak, dan serai dinilai efektif membantu menjaga daya tahan tubuh serta mengatasi keluhan kesehatan ringan secara mandiri.

Kerja bakti berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Kolaborasi lintas sektor di tingkat desa tersebut diharapkan dapat terus terjaga sebagai bagian dari upaya membangun desa yang sehat, bersih, dan mandiri.

(Pendim 0821)

Gotong Royong Bersama Babinsa, Warga Kebonan Bersihkan Lingkungan


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Sebagai wujud pembinaan teritorial wilayah. Babinsa Yosowilangun Kidul Koramil 0821-11/Yosowilangun, Serda Agus Efendi, turun langsung bersama warga melaksanakan kerja bakti pembersihan kanan kiri jalan di Dusun Kebonan RT 003 RW 007 Desa Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu (15/2/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan rumput liar, semak belukar, serta sampah yang berada di sepanjang sisi jalan desa. Selain untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan rapi, kerja bakti ini juga bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.

Saat dikonfirmasi Serda Agus Efendi mengatakan bahwa kerja bakti merupakan salah satu sarana efektif untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. 

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas pengamanan wilayah, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan dalam membangun desa,” ujarnya.

Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan lingkungan yang bersih, potensi gangguan kesehatan akibat sampah maupun semak liar dapat diminimalisir. Selain itu, jalan yang bersih dan terbuka juga mengurangi risiko kecelakaan, terutama pada malam hari.

Kepala Desa Yosowilangun Kidul, Edy Sunaryo, yang hadir didampingi Kepala Dusun Kebonan, Saipul, menyampaikan bahwa budaya gotong royong harus terus dipertahankan sebagai warisan nilai luhur bangsa. Melalui kerja bakti rutin, masyarakat tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat solidaritas dan rasa memiliki terhadap desa.

"Dengan adanya kerja bakti ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan," pungkasnya. (Pendim0821)

Polemik Retribusi Berakhir, Tumpak Sewu dan Coban Sewu Terapkan Satu Tiket


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Polemik penarikan retribusi di kawasan wisata air terjun Tumpak Sewu, Kabupaten Lumajang, dan Coban Sewu, Kabupaten Malang, akhirnya menemukan titik terang. 

Kedua pihak sepakat menerapkan satu tiket masuk serta melarang penarikan retribusi di sempadan Sungai Glidik.

Kesepakatan tersebut tercapai dalam pertemuan yang difasilitasi Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur di Ruang Rapat Rejoso lantai 3, Selasa (10/2/2026). 

Pertemuan dihadiri perwakilan pemerintah desa, Dinas Pariwisata, serta pengelola dari masing-masing wilayah.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Lumajang, Galih Permadi, mengatakan hasil pertemuan tersebut mempertegas kesepakatan mediasi sebelumnya yang digelar di Kabupaten Malang.

“Inti pembahasan kemarin sama dengan tahun lalu. Tidak boleh ada penarikan tiket di sempadan sungai,” kata Galih saat dikonfirmasi, Minggu (15/2/2026).

Ia menjelaskan, izin pengelolaan kawasan wisata baik di Lumajang maupun Malang berada di bawah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Namun, dalam praktiknya, pengelolaan operasional dilakukan oleh pihak ketiga melalui perjanjian kerja sama.

“Yang berencana melakukan penarikan tiket di bawah itu pihak ketiga. Karena itu, dari provinsi menyarankan agar persoalan ini diselesaikan oleh masing-masing BUMDes sebagai pemilik izin,” ujarnya.

Galih menegaskan, jika terjadi pelanggaran aturan, maka pihak yang paling dirugikan adalah pemegang izin pemanfaatan sempadan sungai.

“Kalau ada yang melanggar, izinnya bisa dicabut. BUMDes otomatis akan dirugikan,” tegasnya.

Terkait usulan skema bagi hasil atau sharing profit dari pihak Kabupaten Malang, Galih menyebut hal tersebut memang sempat disampaikan dalam pertemuan. 

Namun, belum dapat dimasukkan dalam berita acara karena membutuhkan kajian lebih mendalam.

“Usulan sharing profit sempat disampaikan, tapi belum dituangkan dalam berita acara karena masih perlu kajian dan proses panjang,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pengawasan dan Pengendalian PU SDA Jatim, Ari Pudji Astono, menegaskan pihaknya tidak akan ragu mencabut izin jika ditemukan pelanggaran di lapangan.

“Jika masih ada yang melakukan penarikan tiket di sempadan sungai, sanksinya jelas, izinnya kami cabut,” tegas Ari.

Ia berharap kesepakatan tersebut menjadi solusi permanen sehingga polemik penarikan tiket di kawasan wisata air terjun yang berada di perbatasan dua kabupaten itu tidak kembali terulang.

Sebagai informasi, Tumpak Sewu di Lumajang dan Coban Sewu di Malang sejatinya berada pada satu titik air terjun yang sama. 

Destinasi ini terletak di aliran Sungai Glidik yang melintasi dua wilayah administrasi, sehingga selama ini kerap memunculkan perbedaan kebijakan pengelolaan.

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved