-->

25/02/2026

Kasdim 0821/Lumajang Hadiri Santunan 1.000 Anak Yatim Dhuafa oleh BAZNAS di Bulan Ramadhan


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah kembali ditunjukkan melalui kegiatan santunan 1.000 anak yatim dhuafa yang diselenggarakan oleh . Kegiatan tersebut berlangsung di , Rabu (25/2/2026).

Kegiatan kemanusiaan itu dihadiri Kasdim 0821/Lumajang Mayor Inf Tanuri yang mewakili Dandim 0821/Lumajang. Kehadiran unsur TNI dalam acara tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program sosial keagamaan yang bertujuan memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu, khususnya anak yatim dan dhuafa.

Mayor Inf Tanuri menyampaikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS Lumajang dalam mengelola dan menyalurkan zakat, infak, serta sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami mengapresiasi peran BAZNAS Lumajang yang terus aktif menghadirkan program-program sosial yang langsung menyentuh masyarakat. Kepedulian terhadap anak yatim dan dhuafa merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Mayor Inf Tanuri kepada wartawan.

Ia menegaskan bahwa kegiatan santunan tersebut bukan hanya bentuk bantuan materi, tetapi juga wujud perhatian terhadap masa depan generasi penerus bangsa.

“Ini bukan sekadar penyerahan santunan, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap generasi penerus. Harapannya, bantuan ini dapat meringankan beban sekaligus menumbuhkan semangat belajar dan meraih cita-cita,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Lumajang menyampaikan bahwa kegiatan santunan 1.000 anak yatim dhuafa merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan setiap bulan Ramadhan sebagai bagian dari penyaluran dana umat.

“Momentum Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk menebar keberkahan. Dana yang disalurkan merupakan amanah dari para muzakki yang kami kelola secara transparan dan tepat sasaran,” jelasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, serta unsur TNI-Polri, diharapkan program-program sosial serupa dapat terus berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Nilai gotong royong dan empati sosial pun diharapkan tetap terjaga di tengah kehidupan bermasyarakat.


24/02/2026

Polisi Gendong Pelajar Seberangi Lahar Dingin Semeru di Sungai Regoyo


Lumajang
– Kepedulian aparat kepolisian kembali terlihat di tengah kondisi alam yang ekstrem. Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Candipuro turun langsung membantu para pelajar dan warga menyeberangi derasnya aliran lahar dingin Gunung Semeru di Sungai Regoyo, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Selasa (24/2/2026) pagi.

Pantauan di lokasi, tiga anggota tampak bergantian menggendong siswa SD Negeri 03 Jugosari yang berasal dari Dusun Sumberlangsep.

Anak-anak tersebut harus melintasi Sungai Regoyo untuk menuju sekolah, sementara arus lahar dingin masih cukup deras akibat hujan di kawasan .

Aksi kemanusiaan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi pascakejadian seorang siswi yang terseret banjir lahar hujan Semeru saat hendak berangkat sekolah pada Senin (23/2/2026).

Peristiwa tersebut menjadi perhatian serius aparat kepolisian demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Tidak hanya membantu para pelajar, anggota polisi juga sigap menolong warga yang hendak beraktivitas melintasi .

Warga yang berjalan kaki dituntun satu per satu agar tetap seimbang saat menyeberang. Sementara itu, pengendara sepeda motor dibantu dengan cara didorong bersama-sama agar tidak tergelincir dan terseret arus lahar dingin.

Kasubsi PIDM Si Humas , Ipda Suprapto, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.

“Melihat kondisi arus Sungai Regoyo yang cukup deras dan berbahaya bagi anak-anak, anggota Polsek Candipuro langsung turun membantu. Alhamdulillah, anak-anak yang mau sekolah sudah bisa menyeberang dengan aman,” ujar Ipda Suprapto di lokasi.

Ia menambahkan, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman serta membantu aktivitas warga yang terdampak bencana alam, terutama di wilayah rawan lahar dingin Gunung Semeru.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat curah hujan tinggi. Keselamatan adalah yang utama,” pungkasnya.

Aksi Truk Oleng di Jalur Lumajang–Probolinggo Viral, Sopir Mengaku Demi Konten


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang mengamankan sebuah truk bernomor polisi N 8801 YF beserta sopirnya setelah melakukan aksi berbahaya berupa truk oleng di jalan raya Lumajang–Probolinggo. Aksi tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Sopir truk diketahui bernama Andre Maulana (20), warga Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso. 

Andre mengakui bahwa aksi truk oleng tersebut sengaja dilakukan untuk keperluan konten media sosial.

“Aksi truk oleng itu saya lakukan mulai dari Jalan Raya Klakah sampai Malasan Probolinggo. Saya tahu itu sangat membahayakan, tapi waktu itu tujuannya buat konten,” ujar Andre Maulana kepada sejumlah awak media, Selasa (24/2/2026).

Andre juga mengaku tidak mengenal orang yang merekam aksinya dari kendaraan di belakang. Ia menyebut, setiap kali ada kode lampu flash dari belakang, dirinya langsung melakukan aksi oleng.

“Saya tidak tahu siapa yang memvideo. Kalau ada kode flash, ya langsung oleng,” ungkapnya.

Ia menambahkan, aksi tersebut sudah dilakukan sebanyak dua kali dan menyadari sepenuhnya perbuatannya sangat berisiko.

“Saya sudah melakukan oleng dua kali. Saya menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi,” terangnya.

Sementara itu, Kanit Turjagwali Satlantas Polres Lumajang, Ipda Aulia Dheta Astarika, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat disertai rekaman video yang viral.

“Setelah menerima laporan dan video dari masyarakat, kami langsung melakukan penelusuran dan mengamankan truk beserta sopirnya di rumah yang bersangkutan,” kata Dheta 

Dalam rekaman video tersebut, terlihat truk melakukan aksi oleng sambil mengangkut kayu dari wilayah Klakah hingga Malasan, Probolinggo.

“Dalam video, truk oleng sambil mengangkut muatan kayu, dan itu sangat membahayakan,” tegasnya.

Meski tidak dilakukan penahanan terhadap sopir, pihak kepolisian tetap memberikan tindakan tegas berupa tilang serta penahanan kendaraan selama satu bulan sebagai efek jera.

“Pengemudi kami tilang dan truk N 8801 YF kami tahan selama satu bulan. Ini sebagai pelajaran dan peringatan bagi sopir lain agar tidak melakukan hal serupa,” ujarnya.

Selain itu, Andre Maulana juga diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Polisi bahkan akan mengambil langkah lebih tegas jika pelanggaran tersebut terulang.

“Jika mengulangi lagi, SIM akan kami blacklist,” tegas Aulia.

Dari hasil pemeriksaan kelengkapan berkendara, diketahui bahwa sopir hanya memiliki SIM A, sementara STNK kendaraan dinyatakan hilang.

“STNK kendaraan hilang dan sopir hanya memiliki SIM A,” pungkasnya.



Gotong Royong Babinsa dan Warga, Parit Pertanian Sepanjang 675 Meter Dibangun


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Sebagai wujud membina semangat kebersamaan dan gotong royong, Babinsa Sumberrejo Koramil 0821-09/Candipuro, Sertu Yuliantono, yang bersama warga melaksanakan kegiatan kerja bakti pembuatan parit di kanan dan kiri jalan sepanjang 675 meter di area pertanian Dusun Candilor RT 006 RW 004 Desa Sumberrejo, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Selasa (24/2/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperlancar aliran air sekaligus mencegah genangan yang dapat mengganggu akses jalan pertanian dan aktivitas para petani. Dengan penuh semangat, Babinsa dan warga bergotong royong menggali tanah serta merapikan saluran air agar berfungsi optimal.

Dalam kesempatan itu, Sertu Yuliantono mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. 

Menurutnya, pembangunan parit tidak hanya bermanfaat untuk kelancaran irigasi, tetapi juga meningkatkan produktivitas pertanian.

“Melalui kerja bakti ini, kami ingin terus menumbuhkan semangat kebersamaan dan membantu masyarakat dalam menciptakan sarana yang sangat bermanfaat bagi pertanian,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Candilor, Bobi Sandi Kurniawan, menyampaikan bahwa partisipasi warga sangat tinggi dalam kegiatan tersebut. 

Ia menjelaskan bahwa warga dengan antusias ikut bekerja demi mendukung kelancaran aliran air dan menjaga kondisi jalan pertanian tetap baik.

“Kebersamaan ini menjadi kekuatan kami. Dengan dukungan Babinsa, warga semakin termotivasi untuk saling membantu dan menjaga fasilitas yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ungkapnya.

Melalui kegiatan kerja bakti tersebut, diharapkan terwujud lingkungan pertanian yang lebih tertata, akses jalan yang lebih baik, serta semakin mempererat hubungan harmonis antara aparat kewilayahan dan masyarakat di Desa Sumberrejo. (Pendim0821)

Perkuat Gotong Royong, Babinsa dan Warga Selok Anyar Peduli Lingkungan


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Wujud kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan jalan Dusun. Babinsa Selok Anyar Koramil 0821-08/Pasirian, Sertu Aris Setyardi, bersama warga melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan pinggir jalan di Dusun Krajan RT 016 RW 004 Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Selasa (24/2/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan rumput liar dan sampah yang berada di sepanjang sisi jalan dusun. Dengan penuh semangat kebersamaan, Babinsa dan warga bahu-membahu menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, sabit, dan sapu untuk menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman dilalui masyarakat.

Saat dimintai keterangan, Sertu Aris Setyardi mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial sekaligus upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan. Menurutnya, kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara berkelanjutan.

“Kami sebagai aparat kewilayahan akan selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam hal keamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan seperti kerja bakti. Melalui kegiatan ini, semangat gotong royong terus terpelihara,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Krajan, Tofik Hasyim, SE., menerangkan bahwa partisipasi warga dalam kegiatan kerja bakti menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

 Menurutnya, warga dengan penuh semangat hadir dan bekerja bersama tanpa pamrih demi menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman bagi semua.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan aktif warga tidak hanya mempercepat proses pembersihan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. 

“Melalui kerja bakti seperti ini, warga semakin kompak dan memiliki rasa tanggung jawab bersama dalam merawat fasilitas umum serta menjaga lingkungan dusun tetap tertata dengan baik,” jelasnya.

Melalui kegiatan kerja bakti tersebut, diharapkan tercipta lingkungan yang bersih dan sehat serta semakin mempererat kemanunggalan Babinsa dan warga di wilayah binaan. (Pendim0821)

Imlek dan Ramadan Jadi Momentum Berbagi, 1.000 Paket Sembako Disalurkan


Surabaya, (Onenewsjatim)
– Kepolisian Daerah Jawa Timur menerima bantuan sosial berupa 1.000 paket sembako dari Yayasan Bakti Persatuan yang akan disalurkan kepada masyarakat membutuhkan. Penyerahan bantuan berlangsung di Lobi Gedung Tribrata , Selasa (24/2/2026).

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Bakti Persatuan kepada Kapolda Jawa Timur . Kegiatan ini menjadi wujud sinergi kepedulian sosial antara institusi kepolisian dan elemen dunia usaha dalam membantu masyarakat.

Karolog Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan, paket sembako tersebut berisi kebutuhan pokok seperti beras, gula, mi instan, dan minyak goreng. Bantuan itu akan segera didistribusikan kepada warga yang membutuhkan di sejumlah wilayah Jawa Timur.

“Bantuan sosial ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan patut menjadi contoh bagi yayasan atau pihak lain sebagai bentuk kepedulian sosial serta sinergi dengan kepolisian,” ujar Kombes Pol Dirmanto kepada wartawan.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Yayasan Bakti Persatuan atas kepeduliannya terhadap masyarakat, terlebih bantuan tersebut disalurkan bertepatan dengan perayaan Imlek 2577 dan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

“Kami berharap sinergi ini terus terjalin dengan baik. Semoga bantuan sosial ini membawa kebahagiaan dan manfaat nyata bagi masyarakat penerima,” katanya.

Sementara itu, Alim Markus menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Jatim atas terjaganya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Timur yang dinilainya sangat kondusif.

Menurutnya, kondisi keamanan yang stabil memberikan dampak positif bagi dunia usaha sehingga aktivitas ekonomi dapat berjalan dengan lancar dan berkelanjutan.

“Kami dari kalangan pengusaha siap mendukung berbagai kegiatan sosial dan akan selalu hadir apabila dibutuhkan untuk membantu masyarakat,” ujar Alim.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mencintai produk dalam negeri serta mendukung institusi kepolisian sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan dan stabilitas bangsa.

Kegiatan penyerahan bantuan sosial ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan dunia usaha dalam mewujudkan Jawa Timur yang aman, damai, dan sejahtera. (Red)

Tiga Tersangka Pencuri Koper Turis Thailand di Bromo Ditangkap Polisi


Probolinggo,(Onenewsjatim) –
Tiga tersangka pencurian koper milik wisatawan asing asal Thailand berhasil diringkus jajaran . 

Para pelaku mencuri tiga tas dan tiga koper berisi barang berharga milik korban saat berwisata di kawasan , dengan total kerugian mencapai Rp108.368.200.

Kapolres Probolinggo AKBP Wahyudin Latif menjelaskan, peristiwa pencurian tersebut menimpa wisatawan asal Thailand berinisial MKJ (54). 

Kejadian berlangsung pada Minggu (15/2/2026) di area parkir pintu masuk Desa Wonotoro, perbatasan Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, .

“Modus yang digunakan komplotan pelaku adalah merusak kunci pintu mobil Hiace yang dipakai korban, lalu mengambil barang-barang di dalam kendaraan,” kata Latif saat konferensi pers di Lobby Mapolres Probolinggo, Selasa (24/2/2026).

Latif mengungkapkan, korban bersama rombongan tiba di Surabaya pada 14 Februari 2026 untuk berwisata. Setelah mengunjungi sejumlah destinasi, rombongan menginap di Probolinggo dan dini hari menuju kawasan Bromo menggunakan mobil Hiace.

Setibanya di Pendopo Agung Ngadisari, rombongan berganti kendaraan dari Hiace ke Jeep untuk melanjutkan perjalanan ke Bromo. Sementara itu, tas dan koper milik korban ditinggal di dalam mobil Hiace yang terparkir.

“Sekitar pukul 11.30 WIB, setelah kembali dari Bromo, korban mendapati kunci pintu depan kanan mobil dalam kondisi rusak dan tidak terkunci. Setelah dicek, tiga tas dan tiga koper beserta isinya telah hilang,” ujar Latif.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Probolinggo. Dari hasil penyelidikan, Satreskrim berhasil mengamankan tiga tersangka, masing-masing berinisial AR (34) sebagai eksekutor, ES (46) yang berperan sebagai otak pencurian, serta NF (45) yang mengetahui perencanaan dan membantu menghilangkan barang bukti.

Tersangka AR ditangkap pada 21 Februari 2026 di wilayah Kedopok, Probolinggo. Dari hasil pemeriksaan, AR mengaku melakukan pencurian atas perintah ES. Polisi kemudian mengamankan ES bersama istrinya, NF, di rumah mereka di Perumahan Pesona Graha Kencana, Kota Probolinggo.

“Dari pengungkapan ini, kami turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit mobil Toyota Avanza Veloz yang digunakan pelaku, pakaian saat beraksi, serta koper milik korban yang sempat dibuang ke sungai,” jelas Latif.

Ia menegaskan, pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan kawasan wisata, khususnya destinasi internasional seperti Bromo.

“Kami pastikan setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara profesional. Keamanan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, menjadi prioritas kami,” tegasnya.

Atas perbuatannya, tersangka AR dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf f Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. 

Sementara ES dan NF dijerat Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP karena turut serta melakukan tindak pidana.(Imam)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved