-->

21/02/2026

Polisi Bubarkan Balap Liar Jelang Berbuka Puasa di JLS Pasirian, 15 Motor Diamankan

Polisi Bubarkan Balap Liar Jelang Berbuka Puasa di JLS Pasirian, 15 Motor Diamankan


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Aparat kepolisian membubarkan aksi balap liar yang meresahkan masyarakat menjelang waktu berbuka puasa di Jalan Lintas Selatan (JLS), tepatnya di wilayah Desa Bago dan Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Sabtu (20/2/2026) sore.

Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan sebanyak 15 unit sepeda motor yang digunakan oleh para pelaku balap liar. 

Operasi ini dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat yang merasa terganggu dan terancam keselamatannya akibat aktivitas balap liar di jalur tersebut.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasubsi PIDM Si Humas Ipda Suprapto menegaskan bahwa balap liar, terlebih dilakukan saat ngabuburit, merupakan pelanggaran hukum yang sangat membahayakan keselamatan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

“Balap liar ini tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga sangat berisiko menimbulkan kecelakaan fatal. Apalagi dilakukan menjelang berbuka puasa, ketika mobilitas masyarakat meningkat,” ujar  Suprapto saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, kendaraan yang diamankan mayoritas tidak sesuai spesifikasi teknis. Beberapa di antaranya menggunakan knalpot tidak standar (knalpot brong), tidak dilengkapi surat-surat kendaraan, serta telah dimodifikasi secara ilegal.

Menurut Suprapto, Jalan Lintas Selatan kerap dijadikan lokasi balap liar oleh sekelompok pemuda karena kondisi jalan yang lurus dan relatif sepi. Namun, kondisi tersebut justru meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas yang dapat berujung fatal.

“Penertiban ini merupakan langkah preventif sekaligus penegakan hukum. Kami berkomitmen menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama bulan Ramadan, khususnya di wilayah Kecamatan Pasirian,” tegasnya.

Selain melakukan penindakan, kepolisian juga mengimbau peran aktif orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada waktu menjelang berbuka puasa. 

Para pemuda juga diajak untuk mengisi waktu ngabuburit dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat.

“Ramadan seharusnya diisi dengan kegiatan yang bernilai ibadah dan sosial, bukan dengan aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya 


Baca Artikel Terkait Lainnya

Baca juga Artikel Lainnya

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved