-->

12/03/2026

Tiga Siswi SMK WYSN Lumajang Raih Juara 1 Jatim Lomba Video Edukasi Hari Gizi Nasional 2026

Tiga siswa SMK WYSN meraih juara 1 Lomba Video Edukasi Kreatif Hari Gizi Nasional Tahun 2026

Lumajang, (Onenewsjatim) – Prestasi membanggakan kembali diraih siswa SMK Wira Yudha Sakti Nusantara (WYSN) Kabupaten Lumajang. Tiga siswi kelas X Asisten Keperawatan 1 (AKP 1) berhasil meraih Juara 1 tingkat Provinsi Jawa Timur dalam ajang Lomba Video Edukasi Kreatif Hari Gizi Nasional Tahun 2026.

Ketiga siswi tersebut adalah Angel Amelia Dwi Aprillia, Putri Dwi Cahyani, dan Naura Prisya Ramadhani. Mereka berhasil mengungguli peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur melalui karya video edukatif yang mengangkat tema pentingnya pola makan bergizi seimbang.

Kompetisi tersebut digelar secara daring, dengan proses pengumpulan karya dimulai pada 29 Januari 2026 dan pengumuman pemenang dilakukan pada 3 Februari 2026.

Salah satu anggota tim, Angel Amelia Dwi Aprillia, mengaku bangga atas capaian yang diraih bersama rekan satu timnya. Ia mengatakan video yang mereka buat bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga pola makan sehat.

“Kami ingin memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga pola makan dan gizi seimbang. Kami bisa menang karena berusaha kompak. Walaupun proses pembuatan video dilakukan di sela-sela kegiatan sekolah, kami tetap berusaha menyeimbangkan antara belajar dan proses pengambilan video,” ujar Angel saat ditemui di sekolah.

Ia juga menambahkan bahwa sebelum membuat video, timnya terlebih dahulu mempelajari berbagai referensi agar materi yang disampaikan benar dan mudah dipahami masyarakat.

“Kami juga membaca berbagai artikel agar bisa menjelaskan dengan cara yang menarik sehingga masyarakat tertarik untuk menjaga pola makan yang sehat,” tambahnya.

 Bukan Sekadar Estetika, Tapi Konten Edukatif

Sementara itu, Guru SMK Wira Yudha Sakti Nusantara Lumajang, Nur Indah Agus Setiawati, menjelaskan bahwa lomba tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur dan seluruh proses penilaian dilakukan secara daring.

Menurutnya, aspek utama yang dinilai dalam lomba tersebut bukan hanya tampilan video, tetapi juga pesan edukasi yang disampaikan kepada masyarakat.

“Untuk kriteria penilaian itu dilihat dari cara penyampaian, pembuatan video, kreativitas siswa, dan yang paling penting adalah nilai edukasinya. Jadi kalau videonya hanya menarik tetapi tidak memberikan edukasi, itu tidak menjadi kriteria utama kemenangan,” jelas Nur Indah.


Ia mengatakan karya video yang dibuat oleh para siswa mengangkat tema “Isi Piringku”, yakni konsep gizi seimbang yang dianjurkan dalam pola makan sehari-hari.

“Dalam video tersebut dijelaskan bahwa dalam satu piring makanan harus memenuhi gizi seimbang, seperti karbohidrat, protein, serta serat dari sayur dan buah. Itu penting untuk memenuhi kebutuhan energi tubuh dalam aktivitas sehari-hari,” katanya.

Menurut Nur Indah, video yang dibuat para siswi tersebut dinilai mampu menyampaikan pesan kesehatan secara sederhana namun menarik, sehingga dapat dipahami oleh masyarakat luas.

Tim SMK WYSN memilih tema "Isi Piringku" sebagai materi utama. Konsep ini menekankan pada komposisi gizi seimbang dalam satu porsi makan. 

"Anak-anak mengedukasi bahwa dalam satu piring harus ada karbohidrat, protein, dan serat untuk pemenuhan energi harian. Video tersebut diunggah di media sosial sekolah dan akun pribadi siswa sesuai arahan panitia," lanjutnya.

Pesan Kepala Sekolah: Prestasi Harus Bermanfaat

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Wira Yudha Sakti Nusantara, Dr. Sri Diana S.Kep., Ners., MM, mengatakan bahwa prestasi tersebut menjadi bukti bahwa siswa tidak hanya mampu berkreasi, tetapi juga mampu memberikan manfaat melalui karya yang edukatif.

“Menang atau tidaknya siswa dalam lomba ini bukan hanya soal kemampuan mengedit video atau membuat video yang menarik. Yang paling penting adalah bagaimana mereka bisa menyampaikan edukasi kepada masyarakat tentang pola hidup sehat,” ujar Sri Diana.

Ia berharap ilmu yang diperoleh para siswa melalui kegiatan tersebut tidak berhenti pada kompetisi saja, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapannya anak-anak ini benar-benar memahami apa itu pola hidup sehat dan bisa mengimplementasikannya, minimal dimulai dari diri sendiri, kemudian keluarga, lingkungan sekitar, hingga masyarakat,” jelasnya.

Sri Diana menambahkan bahwa keberhasilan siswa dalam lomba ini juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mendorong siswa agar tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Karena keberhasilan seseorang tidak hanya dilihat dari prestasinya saja, tetapi dari seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada orang lain. Jika berprestasi tetapi tidak memberikan manfaat bagi masyarakat, tentu itu menjadi kurang berarti,” pungkasnya. (Imam)

Siswa SMK WYSN Lumajang Bagikan 700 Takjil, Implementasikan Program “Ramadhan Pendidikan Berdampak”

Guru dan Siswa WYSN Usai bagikan takjil

Lumajang, (Onenewsjatim)
– Suasana sore menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Lampu Merah Adipura, Jalan Letjen S. Parman, Kabupaten Lumajang, tampak berbeda pada Kamis (12/3/2026). Puluhan siswa dari SMK Wira Yudha Sakti Nusantara turun langsung ke jalan membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat dan para pengguna jalan yang melintas.

Kegiatan sosial yang mengusung tema “Ramadhan Pendidikan Berdampak” tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sekaligus upaya menanamkan nilai-nilai karakter kepada para siswa di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Sebanyak 700 paket takjil gratis dibagikan kepada pengendara sepeda motor, pengemudi kendaraan, hingga masyarakat sekitar yang melintas di kawasan tersebut. Para siswa yang tergabung dalam organisasi OSIS bersama guru tampak antusias menyapa dan memberikan takjil kepada pengguna jalan menjelang waktu berbuka puasa.

Aksi berbagi ini pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Dalam waktu singkat, ratusan paket takjil yang dibagikan para siswa langsung habis diserbu pengendara yang melintas.

Kepala Sekolah SMK Wira Yudha Sakti Nusantara, Dr. Sri Diana S.Kep., Ners., MM, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Ramadhan Pendidikan Berdampak yang dicanangkan Kadis pendidikan Provinsi Jawa Timur 

warga antusias berebut takjil

Menurutnya, kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial di bulan Ramadan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa.

“Di SMK Wira Yudha Sakti Nusantara, khususnya OSIS, seluruh warga sekolah terlibat dalam kegiatan pembagian takjil ini. Kurang lebih ada 700 takjil yang kami bagikan di kawasan Adipura karena lokasi tersebut merupakan pusat akses jalan yang ramai dilalui masyarakat,” ujar Sri Diana .

Ia menjelaskan, selain berbagi takjil, kegiatan juga dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh siswa, guru, staf sekolah, serta sejumlah tamu undangan.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki tujuan lebih besar, yakni menanamkan nilai-nilai karakter kepada para siswa agar memiliki kepribadian yang positif, religius, dan berprestasi.

“Buka puasa bersama ini bukan sekadar untuk berkumpul atau makan bersama, tetapi lebih kepada upaya mengimplementasikan program Ramadhan Pendidikan Berdampak. Harapannya, siswa-siswi kami memiliki karakter yang kuat, berakhlak baik, religius, sehat, dan berprestasi,” jelasnya.

Sri Diana menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada kecerdasan akademik, tetapi juga harus membentuk karakter siswa agar mampu menjadi generasi yang berakhlak mulia.

“Karena walaupun siswa itu pintar, tetapi kalau tidak memiliki karakter yang baik, maka tidak akan memberikan manfaat yang besar bagi dirinya maupun masyarakat. Melalui kegiatan ini kami berharap siswa semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu pengguna jalan yang menerima takjil, Sofie, mengaku senang dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan para siswa tersebut.

Menurutnya, aksi berbagi seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi para pengendara yang masih berada di jalan saat waktu berbuka puasa tiba.

“Alhamdulillah sangat membantu. Tadi kebetulan saya masih di perjalanan menjelang buka puasa, jadi bisa langsung berbuka dengan takjil yang diberikan adik-adik siswa. Kegiatannya sangat positif,” ujar Sofie.

Setelah kegiatan pembagian takjil selesai, seluruh siswa dan guru kembali ke lingkungan sekolah untuk melaksanakan buka puasa bersama. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan pun terasa hangat dalam kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan sosial di bulan Ramadan ini, SMK Wira Yudha Sakti Nusantara berharap para siswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan karakter yang kuat sebagai generasi penerus bangsa. (Imam)

Persit KCK Cabang XXXV Kodim 0821 Gelar Doa Bersama Peringati Nuzulul Qur’an dan HUT ke-80 Persit


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Dalam suasana penuh khidmat di bulan suci Ramadan, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXV Kodim 0821 menggelar kegiatan doa bersama dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid At-Taqwa Makodim 0821 bagi anggota yang beragama Islam, sementara anggota non-Islam mengikuti doa bersama di Aula Makodim 0821, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh pengurus dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXV Kodim 0821 dengan tujuan memperkuat keimanan, mempererat kebersamaan, serta memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh keluarga besar Persit dan prajurit Kodim 0821/Lumajang.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXV Kodim 0821, Ny. Anita Anton, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan rasa syukur sekaligus memperkuat nilai spiritual di tengah kehidupan organisasi.

“Melalui peringatan Nuzulul Qur’an dan doa bersama ini, kita memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh keluarga besar Persit Kartika Chandra Kirana senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan keberkahan dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Ny. Anita Anton.

Ia juga menambahkan bahwa menjelang HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana, kegiatan ini menjadi refleksi untuk terus memperkuat peran Persit sebagai pendamping prajurit yang tidak hanya mendukung tugas suami, tetapi juga aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami berharap di usia ke-80 ini, Persit Kartika Chandra Kirana semakin solid, semakin peduli terhadap sesama, serta terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhusyukan, diakhiri dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, kelancaran tugas prajurit TNI, serta kemajuan organisasi Persit Kartika Chandra Kirana ke depan.(Pendim0821)

Jelang Idul Fitri, Kodim 0821 Lumajang Salurkan Zakat Fitrah bagi Warga yang Membutuhkan


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Komandan Kodim (Dandim) 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., memimpin langsung kegiatan penyerahan dan penerimaan zakat fitrah dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Makodim 0821/Lumajang, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah ini menjadi bagian dari wujud kepedulian sosial serta pengamalan nilai-nilai keimanan prajurit dan keluarga besar Kodim 0821/Lumajang selama bulan suci Ramadhan. Zakat yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima, sehingga dapat membantu meringankan kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dandim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, mengatakan bahwa zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap umat Muslim yang mampu, sekaligus menjadi penyempurna ibadah puasa di bulan Ramadhan.

“Zakat fitrah bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga bentuk kepedulian dan kebersamaan kepada sesama, khususnya bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini kami berharap dapat mempererat solidaritas serta meningkatkan nilai keimanan dan ketakwaan prajurit dan keluarga besar Kodim 0821/Lumajang,” ujar Anton saat memberikan sambutan.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai kemanusiaan dan semangat berbagi yang selalu dijunjung tinggi oleh TNI, khususnya di lingkungan Kodim 0821/Lumajang.

Menurutnya, melalui kegiatan sosial seperti ini, kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan semakin dirasakan manfaatnya, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial.

“Kami berharap zakat fitrah yang dihimpun dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan serta semakin mempererat hubungan harmonis antara TNI dan rakyat, khususnya di wilayah Kabupaten Lumajang,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Sejumlah prajurit, PNS, serta keluarga besar Kodim 0821/Lumajang turut berpartisipasi dalam penyerahan zakat fitrah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Zakat yang terkumpul nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Lumajang.

Editor : Redaksi
Sumber : Pendim 0821/Lumajang

Stok Daging Jelang Idul Fitri 2026 di Lumajang Dipastikan Aman


Lumajang (Onenewsjatim) –
Ketersediaan daging sapi dan ayam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri 2026 di Kabupaten Lumajang dipastikan dalam kondisi aman. Meskipun terjadi peningkatan permintaan, stok daging masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang, drh. Endra Novianto, mengatakan bahwa hingga saat ini pasokan daging di Lumajang tidak mengalami kekurangan.

“Untuk ketersediaan daging sapi maupun daging ayam di Kabupaten Lumajang saat ini masih aman. Bahkan sapi dari Lumajang banyak yang dijual ke luar daerah,” ujar Endra.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat Lumajang tetap menjadi prioritas sehingga stok daging untuk konsumsi lokal dipastikan tetap tersedia menjelang hari raya.

Endra menjelaskan, peningkatan permintaan daging biasanya mulai terjadi sekitar H-10 hingga H-7 sebelum Idul Fitri. Hal tersebut merupakan pola yang hampir selalu terjadi setiap tahun.

“Biasanya memang sudah mulai ada peningkatan permintaan sekitar H-10 sampai H-7. Kami terus memantau perkembangan di lapangan dan insyaallah kebutuhan masyarakat Lumajang tetap aman,” katanya.

Ia menambahkan, pada momen hari raya Idul Fitri jumlah pemotongan hewan juga mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, jumlah pemotongan bisa meningkat hingga dua sampai tiga kali lipat dibanding hari biasa.

“Pada saat Idul Fitri biasanya pemotongan hewan meningkat karena masyarakat membutuhkan daging untuk berbagai kegiatan seperti syukuran atau kebutuhan lainnya,” jelasnya.

Selain memastikan ketersediaan stok, DKPP Lumajang juga fokus pada pengawasan keamanan pangan. Pemerintah menyiapkan sarana, prasarana, serta petugas di Rumah Potong Hewan (RPH) guna memastikan daging yang beredar aman dikonsumsi.

“Kami memastikan proses pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, baik sebelum pemotongan (ante mortem) maupun setelah pemotongan (post mortem), sehingga daging yang dihasilkan memenuhi standar ASUH, yakni aman, sehat, utuh, dan halal,” ujarnya.

Pengawasan juga dilakukan secara berkala di pasar maupun kios daging untuk mengantisipasi adanya daging yang tidak layak konsumsi, seperti daging busuk atau daging belonggongan.

“Selama ini dari hasil survei di lapangan, kami belum menemukan adanya daging yang mencurigakan,” tambah Endra.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak khawatir dalam membeli daging menjelang Lebaran. Masyarakat disarankan membeli daging di kios langganan atau di pasar tradisional yang terpercaya.

“Silakan masyarakat membeli daging di kios langganan, terutama yang ada di pasar tradisional. Pilih daging yang berkualitas karena daging yang dipotong di rumah potong hewan sudah melalui serangkaian pemeriksaan,” pungkasnya. (Imam)

Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkab Lumajang Batasi Operasional Truk Angkutan Barang


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang akan memberlakukan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026. Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama periode libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pembatasan tersebut rencananya berlaku mulai Jumat, 13 Maret hingga Minggu, 29 Maret 2026, dengan waktu pembatasan setiap hari pukul 12.00 WIB hingga 24.00 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lumajang, Rasmin, mengatakan pembatasan ini menyasar kendaraan angkutan barang dengan tiga sumbu atau lebih.

“Yang dibatasi itu mobil barang dengan tiga sumbu atau lebih, seperti kereta gandengan, kereta tempel, serta kendaraan yang mengangkut hasil tambang dan material bangunan,” kata Rasmin, Kamis (12/3/2026).

Menurut Rasmin, pembatasan tersebut akan diterapkan di sejumlah ruas jalan strategis di wilayah Lumajang, khususnya jalur nasional yang kerap menjadi lintasan kendaraan berat.

Beberapa ruas yang masuk dalam kebijakan pembatasan di antaranya Jalan Nasional Probolinggo–Lumajang hingga arah Jember, serta jalur penghubung Lumajang–Malang melalui Piket Nol atau jalur selatan.

“Jalur Probolinggo–Lumajang sampai arah Jember, kemudian jalur Piket Nol yang menghubungkan Lumajang–Malang juga termasuk dalam penerapan pembatasan,” ujarnya.

Meski demikian, tidak semua kendaraan angkutan barang dilarang melintas. Dishub Lumajang memberikan pengecualian bagi kendaraan yang mengangkut kebutuhan penting masyarakat.

Beberapa di antaranya seperti angkutan bahan bakar minyak (BBM), hewan ternak, bahan pokok, pakan ternak, pupuk, bantuan bencana alam, hantaran uang, serta armada mudik gratis.

Namun, kendaraan yang mendapat pengecualian tersebut tetap diwajibkan membawa surat muatan resmi dari pemilik barang yang menjelaskan jenis dan tujuan pengiriman.

Rasmin menjelaskan kebijakan pembatasan operasional ini merupakan langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kemacetan maupun penumpukan kendaraan selama puncak arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan selama arus mudik maupun arus balik Lebaran,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta memantau perkembangan arus lalu lintas sebelum berangkat.

“Kami mengimbau masyarakat tetap berhati-hati di jalan, mengecek kondisi kendaraan sebelum bepergian, serta memantau informasi lalu lintas agar perjalanan tetap aman dan lancar,” pungkas Rasmin.

11/03/2026

Polres Blitar Bongkar 25 Kasus Narkoba, Sita 230 Gram Sabu dan 14.447 Pil LL


Blitar, (Onenewsjatim) 
- Komitmen memberantas Narkoba terus dibuktikan oleh Polres Blitar Polda Jawa Timur (Jatim).

Kali ini, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Blitar Polda Jatim kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu selama pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026.

Kapolres Blitar AKBP Rivanda., S.I.K. melalui Kasatresnarkoba Polres Blitar AKP Yussi Purwanto, S.H menjelaskan dari pengungkapan ini terdapat  2 kasus merupakan target operasi (TO) dan 4 Kasus Non TO.

Sehingga total kasus yang berhasil diungkap oleh Satresnarkoba Polres Blitar selama periode Januari hingga 10 Maret 2026 bertambah menjadi 25 kasus.

"Untuk periode Januari hingga awal Maret 2026 ini total menjadi 25 kasus terdiri dari 10 kasus sabu dan 15 kasus okerbaya jenis double L yang berhasil kita ungkap,” jelas AKP Yussi, Rabu (11/3/26).

Dari 25 kasus tersebut, lanjut AKP Yussi, Polisi mengamankan 29 tersangka menyita barang bukti sabu 230,23 gram, Okerbaya 14.447 butir LL.

AKP Yussi Purwanto, S.H menjelaskan bahwa semua pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan adanya aktivitas transaksi narkotika di wilayah Kabupaten Blitar.

"Setelah dilakukan penyelidikan, kami berhasil mengamankan para tersangka beserta barang bukti sabu ," kata AKP Yussi Purwanto.

Ia juga mengatakan saat ini masih mendalami pemeriksaan tersangka untuk mengungkap jaringan di atasnya termasuk pemasok yang saat ini masih dalam pencarian.

"Polres Blitar berkomitmen terus melakukan pengembangan guna memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Blitar," tegasnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak taku melaporkan ke Polisi jika melihat atau mencurugai adanya peredaran narkoba khususnya di Kabupaten Blitar.

"Jangan takut melapor, karena indentitas pelapor kami lindungi," pungkasnya.  (tim)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved