-->

19/04/2026

Rem Blong Diduga Picu Kecelakaan Beruntun di Jalur Lumajang–Probolinggo, 4 Orang Tewas


Lumajang (Onenewsjatim)
– Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di jalur utama penghubung –, tepatnya di Dusun Krajan, Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Insiden tersebut melibatkan lima kendaraan dan mengakibatkan empat orang meninggal dunia.

Peristiwa nahas itu diduga dipicu oleh sebuah truk trailer bernomor polisi B 2965 UEJ yang mengalami gagal fungsi pengereman saat melaju dari arah selatan ke utara.

Kendaraan berat tersebut dikemudikan oleh (46), warga Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Menurut keterangan awal, truk kehilangan kendali beberapa meter sebelum lokasi kejadian. Kondisi jalan yang menurun tajam memperparah situasi hingga laju kendaraan tidak dapat dikendalikan.

Di saat bersamaan, sejumlah kendaraan tengah berhenti di lokasi karena menunggu perlintasan kereta api.

Truk trailer tersebut kemudian menghantam kendaraan-kendaraan di depannya, memicu tabrakan beruntun yang tidak terhindarkan.

Akibat benturan keras, empat penumpang mobil sedan Toyota Vios Limo dengan nomor polisi AG 1644 EG meninggal dunia di lokasi.

Mereka diketahui merupakan satu keluarga asal Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, yakni Sutrisno (60), Sri Budiyatni (60), Devica Friskiara (29), serta seorang balita, Giovano Malik Ibrahim (3).

Selain korban meninggal, seorang pengemudi pikap bernama (33), warga Desa Kaliwingi, Kecamatan Rambipujo, Kabupaten Jember, mengalami luka-luka setelah kendaraannya turut terdampak dalam insiden tersebut.

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu cukup lama. Petugas harus bekerja ekstra karena para korban terjepit di dalam kendaraan yang ringsek.

Dibutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk mengevakuasi seluruh korban dari lokasi kejadian sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit terdekat.

Dalam keterangannya, sopir truk, Cecep Adi Sucipto, mengaku telah berupaya menghindari dampak yang lebih fatal.

“Saat rem tidak berfungsi, saya mencoba mengarahkan kendaraan ke kanan dan sempat mengenai pikap sebelum akhirnya menabrak sedan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa truk yang dikemudikannya tengah mengangkut muatan triplek dari Lumajang dengan tujuan Surabaya.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, , menyampaikan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan truk trailer yang menabrak sejumlah kendaraan yang sedang berhenti.

“Data sementara mencatat lima korban, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka. Untuk penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Usai proses evakuasi, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi seluruh kendaraan yang terlibat guna mengurai kemacetan di jalur tersebut.

Kades Pakel Dibacok, Pilih Memaafkan; Polisi Siapkan Restorative Justice

polisi melakukan olah TKP di rumah kades Pakel

Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kepala Desa (Kades) Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan oleh belasan orang tak dikenal. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian kepala dan bahu kanan akibat sabetan senjata tajam. Sempat menjalani perawatan di rumah sakit, kondisi Sampurno kini berangsur pulih.

Saat ditemui di kediamannya, Sampurno tampak tegar meski masih dalam masa pemulihan. Ia juga menerima sejumlah warga yang datang menjenguk dan memberikan dukungan moril.

Kepada wartawan, Sampurno menceritakan kronologi kejadian yang menimpanya. Ia menyebut, peristiwa bermula dari persoalan pribadi terkait rencana peminjaman uang kepada seseorang bernama Dani.

“Awalnya saya mengajak istri dan cucu ke rumah Dani untuk pinjam uang karena dia bilang ada dana. Saya sudah bawa lima sertifikat dan buah durian sebagai buah tangan. Tapi sampai di sana, dia bilang sakit dan tidak mau menemui. Saya merasa malu dan disepelekan,” ungkapnya.

Ketegangan berlanjut ketika keduanya kembali bertemu dalam sebuah pengajian di wilayah Kecamatan Ranuyoso pada 14 April 2026. Dalam pertemuan itu, Sampurno mengaku sempat menegur Dani.

“Saya marahi, karena menurut saya tidak baik meremehkan orang kecil. Saya hanya mengingatkan,” katanya.

Namun, teguran tersebut diduga memicu kemarahan pihak lain. Sampurno menyebut, seorang yang disebut sebagai pengusaha tebu tidak terima, hingga akhirnya diduga menyuruh sejumlah orang untuk melakukan penyerangan.

“Saya dengar tidak terima, lalu menyuruh sekitar 15 orang untuk membunuh saya,” ujarnya.

Ia juga mengingat saat rombongan pelaku datang ke rumahnya menggunakan dua mobil dan langsung melakukan penyerangan dengan membawa senjata tajam.

“Mereka datang bawa senjata tajam, langsung menyerang. Saya berusaha menyelamatkan diri, tapi tetap kena bacok,” tambahnya.

Menepis Isu "Sakti" dan Memilih Memaafkan

Meski mengalami luka, Sampurno mengaku bersyukur masih diberikan keselamatan. Ia juga menepis anggapan yang menyebut dirinya memiliki kesaktian.

“Saya bukan orang sakti, saya manusia biasa. Saya yakin Allah menolong orang yang jujur,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sampurno menyatakan dirinya memilih untuk tidak menyimpan dendam dan ingin menyelesaikan persoalan tersebut secara damai.

“Saya ingin menyelesaikan secara kekeluargaan. Seorang muslim harus bisa memaafkan,” ucapnya.

Ia juga mengajak semua pihak menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran agar konflik tidak berujung pada kekerasan.

“Kalau ada salah paham, sebaiknya dibicarakan baik-baik. Tidak perlu sampai melukai. Kasihan keluarga,” imbuhnya.

Sampurno bahkan menyampaikan permohonan maaf apabila dirinya juga memiliki kesalahan, serta menegaskan tidak akan menyimpan dendam terhadap para pelaku.

“Saya tidak akan dendam. Saya memaafkan. Semoga ke depan semua bisa menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Respon Polres Lumajang: Restorative Justice Terbuka

Sementara itu, Kapolres Lumajang, , menyatakan bahwa pihaknya membuka ruang penyelesaian melalui mekanisme restorative justice.

“Memang terkonfirmasi korban ingin menyelesaikan masalah secara kekeluargaan,” ujarnya

Meski demikian, ia menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur, sembari memberi kesempatan apabila kedua belah pihak sepakat menempuh jalur damai.

“Kami membuka pintu untuk upaya penyelesaian hukum di luar peradilan sesuai prosedur yang ada,” tegasnya.(Imam)


18/04/2026

Tingkatkan Kesehatan Desa, Babinsa Tumpeng Aktif di Posyandu Merpati


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan Posyandu, Babinsa Tumpeng Koramil 0821-09/Candipuro Sertu Antok Sujarwo turut hadir mendampingi pelaksanaan pelayanan kesehatan di Posyandu Merpati, Dusun Tumpeng Timur RT 001 RW 003,Desa Tumpeng, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan Posyandu tersebut dipusatkan untuk pelayanan kesehatan ibu hamil dan balita, sebagai bentuk pemantauan tumbuh kembang anak serta pemeriksaan kesehatan rutin bagi ibu hamil. Dalam kegiatan itu, tercatat sebanyak 5 ibu hamil dan 30 balita hadir untuk mendapatkan pelayanan.

Di sela kegiatan, Sertu Antok Sujarwo juga tampak membantu proses pelayanan, mulai dari pengaturan antrean warga, membantu pendataan, hingga memberikan imbauan kepada para orang tua agar rutin membawa anaknya ke Posyandu setiap bulan.

Menurutnya, kegiatan Posyandu merupakan program strategis yang harus terus didukung karena menyangkut masa depan generasi bangsa.

“Posyandu menjadi sarana penting dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. Kehadiran kami sebagai Babinsa merupakan bentuk dukungan TNI dalam membantu pemerintah mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera,” kata dia.

Bidan Desa Tumpeng, Prati Dina A.Md.Keb, menyampaikan bahwa Posyandu merupakan layanan penting dalam mendeteksi dini kondisi kesehatan ibu hamil dan balita, termasuk pemantauan berat badan, tinggi badan, pemberian vitamin, imunisasi, serta penyuluhan kesehatan.

“Melalui Posyandu, kami bisa memantau kesehatan ibu hamil dan tumbuh kembang balita secara rutin. Ini sangat penting untuk mencegah stunting serta memastikan anak-anak tumbuh sehat sesuai usia,” ujar Prati Dina.

Sementara itu, Kepala Dusun Tumpeng Timur, Lukito Pratama, mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selalu aktif mendampingi kegiatan masyarakat, termasuk dalam bidang kesehatan.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Babinsa yang terus hadir di tengah warga. Kehadirannya menambah semangat warga untuk datang ke Posyandu karena merasa kegiatan ini benar-benar mendapat perhatian,” ungkapnya.

Kegiatan Posyandu Merpati berlangsung dengan lancar dan penuh antusias dari masyarakat. Diharapkan melalui sinergi antara tenaga kesehatan, aparat kewilayahan, serta pemerintah desa, kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga semakin meningkat, khususnya dalam pencegahan stunting dan peningkatan kualitas hidup anak sejak usia dini. (Pendim0821)

HUT ke-63 TK Kartika IV-70 Lumajang, Tanamkan Nilai Sosial Sejak Dini


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Suasana penuh keceriaan dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 TK Kartika IV-70. Kegiatan yang dipusatkan di seputaran Alun-Alun Lumajang tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan seluruh guru, siswa-siswi, serta wali murid. Sabtu (18/4/2026)

Rangkaian acara diawali dengan sambutan Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator Kodim 0821, Ny. Anita Kurnia Rahman. 

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa momentum HUT ini bukan hanya menjadi ajang perayaan, namun juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antara pihak sekolah, orang tua, dan peserta didik.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan nilai kebersamaan, keceriaan, serta kepedulian sosial sejak dini kepada anak-anak,” ujarnya.

Sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang menjadi simbol harapan agar TK Kartika IV-70 semakin maju dan berkontribusi dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas.

Tidak hanya itu, kepedulian sosial juga ditunjukkan melalui pemberian santunan kepada anak yatim, yang menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan tersebut. Momentum ini sekaligus mengajarkan nilai empati dan berbagi kepada para siswa sejak usia dini.

Kemeriahan semakin terasa dengan penampilan atraksi drumband dari siswa-siswi TK Kartika IV-70 yang memukau para peserta dan masyarakat sekitar. Acara kemudian ditutup dengan kegiatan jalan sehat yang diikuti secara antusias oleh seluruh peserta.

Menariknya, jalan sehat tersebut turut dimeriahkan dengan pertunjukan seni tradisional bantengan khas Lumajang dan reog. yang semakin menambah semarak suasana sekaligus memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan TK Kartika IV-70 terus menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam pembelajaran, tetapi juga aktif dalam menanamkan nilai sosial, budaya, dan kebersamaan di tengah masyarakat.(Pendim0821)

Polres Lumajang Tetapkan 8 Tersangka Kasus Penganiayaan Kades Pakel


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Polres Lumajang resmi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap Kepala Desa (Kades) Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Sampurno.

Kasubsi Pidm Sihumas Polres Lumajang, , mengungkapkan bahwa sebelumnya pihak kepolisian telah mengamankan 10 orang terduga pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari 10 orang yang diamankan, delapan di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka. Tujuh orang dilakukan penahanan, sementara satu tersangka belum ditahan karena baru keluar dari rumah sakit dan masih menjalani pemulihan,” jelasnya.

Ia menambahkan, delapan tersangka tersebut masing-masing berinisial MB, JP, SJ, GF, MS, SP, FA, dan MS. Salah satu tersangka berinisial MS saat ini belum ditahan karena kondisi kesehatannya.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di kediaman korban pada Rabu (14/4/2026). Kasus ini sempat menjadi perhatian publik setelah beredarnya informasi terkait aksi pengeroyokan terhadap kepala desa.

Sementara itu, Kapolres Lumajang, , menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan dan rekaman CCTV di lokasi kejadian, terdapat 12 orang yang datang ke rumah korban saat insiden berlangsung.

“Dari hasil analisa CCTV, total ada 12 orang yang datang ke lokasi. Namun dua di antaranya bersifat pasif dan tidak mengetahui maksud kedatangan tersebut,” ujarnya.

Dari hasil pendalaman tersebut, polisi kemudian mengamankan 10 orang yang diduga terlibat. Sebagian di antaranya diamankan di rumah masing-masing, sementara lainnya menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.

“Dari 10 yang sudah kami amankan, ada yang kami tangkap di rumahnya, ada juga yang menyerahkan diri,” tambahnya. (Imam)

Ratusan Peserta Antusias Ikuti Jalan Sehat Dies Natalis ke-10 SMK WYSN Lumajang

Kasek SMK WYSN lakukan Pelepasan 10 balon udara 

Lumajang, (Onenewsjatim) –
Ratusan peserta tampak antusias mengikuti kegiatan jalan sehat dalam rangka Dies Natalis ke-10 SMK Wira Yudha Sakti Nusantara (WYSN) Lumajang yang digelar di Desa Bondoyudo, Kecamatan Sukodono, Sabtu (18/4/2026).

Sejak pagi hari, halaman sekolah sudah dipadati peserta yang terdiri dari siswa SMK WYSN, calon siswa, orang tua, hingga masyarakat sekitar. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi sekolah yang ke-10 tahun.

Sebelum kegiatan dimulai, acara diawali dengan pelepasan 10 balon udara sebagai simbol peringatan satu dekade berdirinya SMK WYSN Lumajang.

Pelepasan dilakukan oleh Kepala Sekolah Dr. Sri Diana, S.Kep., Ners., MM, bersama jajaran pengawas, komite sekolah, wakil kepala sekolah, perwakilan yayasan, serta mendapat pengawalan dari Polisi Militer.

Jalan sehat mengusung tema “Menggapai Mimpi, Menggali Potensi, Berjuta Prestasi Menuju WYSN Gemilang.”

pelajar ikuti jalan sehat melintas di depan sekolah 

Rute yang ditempuh peserta dimulai dari halaman SMK WYSN, melintasi Jalan Raya Sukodono, kawasan Wonorejo Terpadu (WYSN), dan kembali finis di halaman sekolah.

Kepala Sekolah SMK WYSN, Dr. Sri Diana, S.Kep., Ners., MM,  menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang perayaan, tetapi juga sarana membangun kesehatan dan kebersamaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, hidup sehat, serta memperkuat hubungan antara keluarga besar SMK WYSN dengan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan jalan sehat juga menjadi upaya memperkenalkan sekolah kepada masyarakat sekaligus memberikan gambaran kepada calon siswa mengenai lingkungan dan semangat pendidikan di SMK WYSN.

Menurutnya, kesehatan menjadi faktor penting dalam menunjang prestasi siswa. 

“Dengan jiwa yang sehat, akan lahir prestasi-prestasi yang hebat. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk terus dilakukan,” imbuhnya.

Dalam kegiatan ini, panitia juga melibatkan sekitar 120 calon siswa dari tingkat SMP yang telah mendaftar, sekitar 200 warga sekitar, serta orang tua siswa. Secara keseluruhan, jumlah peserta diperkirakan mencapai sekitar 700 orang.

Selain jalan sehat, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik untuk peserta, di antaranya dua ekor kambing, mesin cuci, kompor gas, hingga kulkas.

Dr. Sri Diana berharap, di usia ke-10 tahun ini, SMK WYSN semakin berkembang dan mampu mencetak lulusan yang unggul serta berdaya saing.

“Harapannya SMK WYSN semakin jaya dan mampu menyalurkan siswa-siswi yang kompeten,” pungkasnya. (Imam)

Viral Isu Pungli, Kuasa Hukum CV Coban Sewu Waterfall Angkat Bicara


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Tudingan praktik pungutan liar (pungli) dalam pengelolaan wisata Coban Sewu kembali menuai polemik. Kuasa hukum CV Coban Sewu Waterfall, Fathul Qorib, membantah tegas narasi yang beredar dan menyebut pemberitaan tersebut telah merugikan kliennya.

Dalam keterangannya, Fathul menilai informasi yang berkembang di publik tidak sesuai dengan fakta hukum dan cenderung prematur. 

Ia menegaskan, tidak ada unsur pidana dalam peristiwa pengamanan empat staf CV Coban Sewu Waterfall yang terjadi pada 14 April 2026 lalu.

“Fakta hukumnya jelas, seluruh staf kami dipulangkan tanpa syarat. Itu menunjukkan tidak ada unsur pidana dalam peristiwa tersebut,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pemberitaan yang menyebut keempat staf tersebut melakukan pungli dan pemerasan. 

Menurutnya, tudingan itu tidak benar karena para staf bertindak dalam kapasitas resmi di bawah naungan CV Coban Sewu Waterfall sebagai pengelola.

Fathul menjelaskan, CV Coban Sewu Waterfall merupakan pihak ketiga yang mendapat hak pengelolaan dari BUMDes di wilayah Malang berdasarkan perjanjian kerja sama tertanggal 31 Desember 2025. 

Dalam perjanjian tersebut telah diatur secara rinci mengenai hak dan kewajiban masing-masing pihak, termasuk sistem pembagian hasil serta mekanisme penarikan tiket masuk.

“Semua sudah diatur jelas dalam perjanjian kerja sama, termasuk ketentuan tiket. Jadi apa yang dilakukan staf kami merupakan bagian dari tugas resmi dan bukan tindakan ilegal,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengantongi dokumen pendukung berupa surat persetujuan dari Pemerintah Desa Sidorenggo, serta surat kuasa dari Direktur BUMDes kepada CV Coban Sewu Waterfall untuk mengelola objek wisata tersebut.

Dengan dasar hukum tersebut, Fathul menegaskan bahwa aktivitas penjualan tiket yang dilakukan para staf pada 13 April 2026 merupakan tindakan yang sah secara hukum.

“Secara yuridis, tindakan itu legal karena dilakukan dalam kerangka kerja sama yang sah dan dilengkapi dokumen resmi,” imbuhnya.

Polemik ini juga berkaitan dengan batas wilayah administratif antara Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang. Fathul menyebut, sekitar 80 persen kawasan Coban Sewu berada di wilayah Malang, sementara Lumajang hanya memiliki akses masuk dari sisi timur.

“Secara geografis dan administratif, kawasan utama Coban Sewu berada di Kabupaten Malang. Maka setiap pengunjung yang masuk melalui wilayah tersebut wajib mengikuti aturan yang ditetapkan pengelola,” jelasnya.

Ia berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar di masyarakat dan menghentikan stigma negatif terhadap kliennya.

“Kami meminta semua pihak untuk melihat persoalan ini secara objektif dan berdasarkan fakta hukum, bukan asumsi yang justru merugikan pihak tertentu,” pungkasnya. (Imam)


© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved