-->

21/04/2026

Babinsa Wonosari Dampingi Panen Padi, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Wujud nyata kepedulian TNI terhadap sektor pertanian kembali ditunjukkan oleh Babinsa Wonosari Koramil 0821-15/Tekung, Serka Agus Mawardi, melalui kegiatan pendampingan panen padi di wilayah binaannya. Kegiatan tersebut berlangsung di lahan milik warga seluas 0,5 hektare yang berada di Dusun Darungan, Desa Wonosari, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (21/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serka Agus Mawardi turut membantu proses panen bersama para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Sri Rejeki yang diketuai oleh H. Simar. Lahan yang dipanen merupakan milik Sihal, dengan estimasi hasil panen mencapai sekitar 2 ton gabah.

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani tidak hanya sebatas membantu tenaga, namun juga menjadi bentuk motivasi dan dukungan moril bagi para petani agar tetap semangat dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Hal tersebut sejalan dengan komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Disela kegiatannya, Serka Agus Mawardi mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas kewilayahan Babinsa dalam membantu masyarakat, khususnya di sektor pertanian. 

“Kami hadir untuk memberikan semangat kepada petani, sekaligus memastikan proses panen berjalan lancar dan hasilnya optimal,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Poktan Sri Rejeki, H. Simar, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Babinsa yang selama ini selalu hadir mendampingi petani, mulai dari masa tanam hingga panen. 

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan hasil pertanian,” pungkasnya.

Dengan sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan hasil pertanian di wilayah Desa Wonosari semakin meningkat, serta mampu mendukung ketahanan pangan di tingkat daerah maupun nasional. (Pendim0821)

20/04/2026

Dandim Lumajang Bacakan Amanat Panglima TNI, Tekankan Profesionalisme dan Kewaspadaan Prajurit


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Komandan Kodim (Dandim) 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, memimpin upacara bendera 17-an di lapangan Makodim 0821/Lumajang, Senin (20/4/2026). 

Dalam upacara tersebut, ia membacakan amanat Panglima yang menekankan pentingnya profesionalisme, kewaspadaan, dan integritas prajurit dalam menghadapi dinamika global.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran perwira, bintara, tamtama, serta pegawai negeri sipil (PNS) TNI di lingkungan Kodim 0821/Lumajang.

Dalam amanatnya, Panglima TNI turut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh prajurit dan keluarga besar TNI. Momentum tersebut diharapkan menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

“Dalam suasana Idul Fitri yang penuh berkah, saya mengucapkan Minal ‘Aizin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh prajurit dan PNS TNI di manapun berada,” demikian kutipan amanat yang dibacakan Dandim.

Panglima TNI juga mengapresiasi dedikasi prajurit dalam menjalankan tugas, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan global, termasuk konflik internasional yang berdampak pada stabilitas politik dan ekonomi dunia.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis, termasuk dampak krisis energi global yang menuntut efisiensi anggaran serta pola kerja yang adaptif.

Disiplin dan Media Sosial Jadi Sorotan

Dalam amanat tersebut, Panglima TNI mengingatkan seluruh prajurit untuk menjaga disiplin dan mematuhi hukum. Hal ini menyusul masih adanya pelanggaran oleh oknum yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi.

“Setiap prajurit harus bertindak hati-hati, teliti, serta taat terhadap aturan dan hukum di manapun berada,” tegasnya.

Penggunaan media sosial juga menjadi perhatian. Prajurit diminta bijak dalam menyikapi arus informasi serta tidak mudah terpengaruh oleh hoaks atau provokasi yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

Perkuat Komitmen Pengabdian

Menutup amanat, Panglima TNI menegaskan bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks. Karena itu, prajurit dituntut menjadi garda terdepan dalam mewujudkan TNI yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif.

Dandim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, usai upacara menegaskan bahwa amanat tersebut menjadi pedoman penting bagi seluruh personel di wilayahnya.

“Kami akan terus menekankan profesionalisme, disiplin, dan kewaspadaan kepada seluruh prajurit agar kepercayaan masyarakat terhadap TNI tetap terjaga,” ujarnya.

Upacara bendera 17-an ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen prajurit Kodim 0821/Lumajang dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Editor: Imam 

Sumber: Pendim 0821/Lumajang


Babinsa Supiturang Dampingi Layanan Kesehatan Lansia Bersama Polindes dan PMI


Lumajang (Onenewsjatim)-
Wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Babinsa Supiturang Koramil 0821-14/Pronojiwo. Sertu Sigit Andi Irawan melaksanakan kegiatan pendampingan pengobatan dan konsultasi kesehatan bagi lansia yang digelar oleh Polindes Supiturang bekerja sama dengan PMI Kota Malang, bertempat di Dusun Supiturang RT 003 RW 001 Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (20/4/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan pelayanan kesehatan khususnya bagi warga lanjut usia, yang membutuhkan perhatian dan pemantauan rutin untuk menjaga kondisi tubuh tetap stabil serta mencegah penyakit yang lebih serius.

Babinsa Supiturang Sertu Sigit Andi Irawan mengatakan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI dalam membantu program kesehatan masyarakat, terutama untuk lansia yang membutuhkan perhatian khusus.

“Kami siap mendukung kegiatan pelayanan kesehatan seperti ini, karena lansia perlu mendapatkan pendampingan dan pemeriksaan secara berkala agar kualitas hidup mereka tetap terjaga,” ujar dia.

Dalam kegiatan tersebut, para lansia mendapatkan layanan pemeriksaan tekanan darah, cek kesehatan dasar, konsultasi keluhan kesehatan, serta edukasi pola hidup sehat. Petugas medis juga memberikan arahan terkait pengaturan pola makan, istirahat, dan aktivitas ringan yang sesuai dengan kondisi lansia.

Kepala Desa Supiturang, Nurul Yakin Pribadi, S.Pd., menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa sinergi antara Polindes, PMI, Babinsa, dan pemerintah desa sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polindes Supiturang, PMI Kota Malang, dan Babinsa yang selalu hadir mendampingi kegiatan pelayanan masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi warga, terutama para lansia,” ungkap dia.

Sementara itu, Bidan Polindes Supiturang, Ike Yuli, Amd.Keb., menegaskan pentingnya pemeriksaan rutin bagi lansia sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai penyakit degeneratif yang kerap muncul seiring bertambahnya usia.

“Melalui kegiatan pemeriksaan dan konsultasi ini, kami berharap lansia bisa lebih memahami kondisi kesehatannya. Dengan deteksi dini, penanganan bisa dilakukan lebih cepat sehingga dapat mengurangi risiko komplikasi,” jelasnya.

Ia juga mengimbau agar keluarga turut berperan aktif dalam memperhatikan kesehatan lansia, mulai dari mendampingi saat pemeriksaan, memastikan konsumsi obat sesuai anjuran, hingga menjaga pola makan sehat di rumah.

Kegiatan pelayanan kesehatan lansia tersebut berlangsung tertib dan lancar dengan antusiasme warga yang cukup tinggi. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini tidak hanya membantu pengamanan dan kelancaran kegiatan, tetapi juga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan.

Dengan adanya pendampingan Babinsa serta dukungan dari PMI dan Polindes, diharapkan program kesehatan lansia di Desa Supiturang dapat terus berjalan secara berkesinambungan demi menciptakan masyarakat yang sehat, kuat, dan sejahtera. (Pendim0821)

Polres Bondowoso Ungkap Penimbunan 1 Ton BBM Subsidi, Dua Tersangka Ditangkap


Bondowoso , (Onenewsjatim)
– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bondowoso, Polda Jawa Timur, mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite.

Dalam kasus ini, polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni MAM (54) dan M (63), yang merupakan warga Kabupaten Bondowoso.

Kedua tersangka diduga menimbun BBM bersubsidi untuk dijual kembali ke kios-kios dengan harga lebih tinggi. Dari hasil pengungkapan, petugas mengamankan barang bukti berupa Pertalite sebanyak sekitar 1,015 ton.

Kasatreskrim Polres Bondowoso, Iptu Wawan Triono, mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi bukti yang cukup dari hasil penyelidikan.

“Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi bukti yang cukup dari hasil penyelidikan mendalam sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Wawan, Sabtu (18/4/2026).


Menurut dia, praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi merupakan tindak pidana serius karena berdampak luas, baik terhadap keuangan negara maupun masyarakat.

“Praktik ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat distribusi BBM bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya.


Wawan menegaskan, pihak kepolisian akan terus meningkatkan pengawasan dan menindak tegas segala bentuk pelanggaran dalam distribusi BBM bersubsidi.

“Kami berkomitmen menjaga hak masyarakat serta memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai aturan,” tegasnya.


Ia menambahkan, penyalahgunaan BBM subsidi juga berpotensi menimbulkan kelangkaan di tingkat masyarakat, memicu antrean panjang di SPBU, hingga meningkatkan biaya operasional sektor usaha kecil dan transportasi.

“Dampaknya bisa meluas hingga memengaruhi stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya kelompok yang sangat bergantung pada BBM bersubsidi untuk aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 40 Angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi juncto Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022.

Mereka terancam hukuman pidana penjara paling lama enam tahun serta denda maksimal Rp60 miliar. (Red)

DPO Curanmor di Kalimas Ditangkap, Sempat Kabur Usai Aksinya Viral


Tanjung Perak, (Onenewsjatim)
- Dua bulan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bjerhasil diringkus Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. 

Tersangka AJ, 35, ditangkap usai mencuri motor di Jalan Kalimas Udik, Surabaya. Ia sempat viral usai aksinya ini terekam CCTV di lokasi.

Tersangka yang diketahui warga Jalan Wonokusumo Jaya Baru, Surabaya, ini melarikan diri usai mencuri motor pada 28 Februari 2026 lalu. 

Ia akhirnya berhasil ditangkap usai pulang ke rumahnya. 

"Tersangka kami tangkap Kamis (16/4) saat pulang ke rumahnya," kata Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto, Sabtu (18/4).

Kejadian tersebut bermula ketika korban usai pulang kerja main ke rumah temannya di Jalan Kalimas Udik, Surabaya. 

Korban memarkirkan kendaraannya di depan rumah temannya dengan keadaan dikunci setir.

Saat hendak pulang, korban terkejut ternyata sepeda motor yang tadinya terparkir tidak ditemukan. 

Korban kemudian memberitahu temannya dan sempat mencari namun tidak ditemukan. Hingga rekaman CCTV di lokasi diunggah ke medsos oleh korban.

Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang mengetahui kejadian tersebut langsung menyelidiki. 

Polisi mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian dan mengetahui ciri-ciri pelaku. 

"Kami mencari ke rumahnya namun tersangka melarikan diri karena tahu sudah viral," tuturnya.

Hingga akhirnya tersangka AJ kembali pulang ke rumahnya pada 16 April lalu. Saat itu juga Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak menangkapnya. "Pengakuannya kangen rumah sehingga .emilih pulang," jelasnya.

Hasil penyidikan, diketahui tersangka beraksi bersama temannya Sinyo yang saat ini sudah diamankan Polsek Dukuh Pakis karena perkara curanmor. 

Ternyata tersangka merupakan residivis kasus penipuan di Polsek Cerme dan pernah mencuri sepeda motor di ruko Jalan Demak, Surabaya. "Kami masih mengembangkan TKP lain," tuturnya. (Fat)

Kades Pakel Cabut Laporan, Sebut Kasus Pembacokan Hanya Salah Paham


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Kepala Desa (Kades) Pakel, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang, Sampurno, yang menjadi korban pembacokan oleh belasan orang, mendatangi pada Senin (20/4/2026).

Nampak Sampurno bertemu dengan Dani di Mapolres Lumajang untuk menjalani mediasi secara tertutup di ruang Kapolres. Pertemuan tersebut dihadiri oleh kedua belah pihak beserta keluarga dan kuasa hukum.

Suasana haru tampak usai mediasi berlangsung. Di halaman Mapolres Lumajang, Sampurno dan Dani terlihat berjalan berdampingan sambil merangkul, kemudian berjabat tangan sebagai tanda perdamaian.

Kedatangan Sampurno ke Mapolres Lumajang tersebut untuk mencabut laporan atas kasus penganiayaan yang dialaminya beberapa waktu lalu. 

Sebelumnya, insiden pembacokan terjadi pada Rabu (15/4/2026), yang mengakibatkan korban mengalami luka bacok di bagian kepala dan bahu kanan.

Dalam keterangannya kepada awak media di lokasi, Sampurno mengungkapkan bahwa peristiwa yang menimpanya berawal dari kesalahpahaman.

“Saya yang ngomong, jangan diplintir. Saya yang mempermalukan saudara Dani, ini hanya salah paham. Kalau sampai ada yang dihukum, saya masuk sendiri biar saya yang dihukum,” ujar Sampurno.

Kuasa hukum Sampurno, Toha, menyampaikan bahwa pihaknya bersama keluarga telah sepakat mencabut laporan dan memilih jalur damai.

“Kami bersama keluarga mencabut laporan dan memilih perdamaian. Ini murni atas kesadaran sendiri dari Kepala Desa Pakel, bentuk kelapangan hati dan keikhlasan,” kata Toha.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa proses hukum sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

“Untuk proses hukum, murni kami serahkan kepada Polres Lumajang. Tidak ada tekanan atau intervensi dari pihak manapun. Ini agar tidak ada dendam di kemudian hari,” imbuhnya.

Toha juga mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan keterlibatan Dani dalam peristiwa tersebut. 

Namun, karena sempat disebut dalam pernyataan awal, Dani berinisiatif untuk meminta maaf dan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Sementara itu, Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar menyatakan bahwa proses mediasi berjalan dengan baik. Namun, penanganan perkara tetap dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Mediasi yang berlangsung berjalan dengan baik, untuk proses hukum tetap sesuai prosedural,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perdamaian antar pihak sangat diapresiasi guna menjaga situasi tetap kondusif, namun tidak serta-merta menghentikan proses hukum.

Senada, Kasat Reskrim AKP Pras Adinata menegaskan bahwa pencabutan laporan tidak otomatis menghentikan penyidikan.

“Perkara ini merupakan delik biasa, sehingga proses hukum tetap berjalan meskipun laporan dicabut. Ini menjadi kewajiban kami untuk tetap memproses,” jelasnya.

Ia juga menyebut bahwa upaya Restorative Justice tidak dapat diterapkan dalam kasus ini karena tidak memenuhi syarat, salah satunya karena perkara tersebut telah menjadi perhatian publik.

“Restorative Justice memiliki beberapa syarat, salah satunya perkara tidak viral. Sementara kasus ini sudah menjadi perhatian luas, sehingga tidak bisa diterapkan,” tegasnya.

19/04/2026

Bangun Kebersamaan, Babinsa Darungan Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan Desa


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Semangat gotong royong dan kebersamaan, Babinsa Darungan Koramil 0821-11/Yosowilangun, Sertu Setiawan Herry Sutanto bersama warga melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan di Dusun Krajan RT 001 RW 002 Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu (19/4/2026).

Kegiatan kerja bakti tersebut difokuskan pada pembersihan ruas kanan dan kiri jalan desa sepanjang kurang lebih 100 meter yang berada di Dusun Krajan. Warga bersama Babinsa membersihkan rumput liar, sampah, serta drainase yang berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Disela kegiatannya Sertu Setiawan Herry Sutanto mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya membangun kekompakan antara aparat kewilayahan dan masyarakat binaan.

“Kerja bakti ini bukan hanya sekadar membersihkan jalan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan serta menjaga budaya gotong royong agar tetap hidup di tengah masyarakat,” ujar dia.

Menurutnya, kebersihan akses jalan sangat penting karena merupakan jalur utama aktivitas warga sehari-hari, baik untuk menuju lahan pertanian, sekolah, maupun aktivitas ekonomi lainnya. 

Dengan kondisi jalan yang bersih, lingkungan menjadi lebih sehat dan aman, serta mencegah potensi bahaya seperti jalan licin akibat rumput liar atau genangan air yang tersumbat.

Kerja bakti berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Warga terlihat kompak membawa alat sederhana seperti cangkul, sabit, dan sapu untuk membersihkan area sekitar jalan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kebersihan lingkungan dapat terus terjaga serta semakin memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan desa yang bersih, nyaman, dan harmonis. Babinsa juga mengajak warga agar kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin demi menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan mendukung aktivitas masyarakat secara optimal. (Pendim0821)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved