-->

26/05/2026

Polkes 05.09.02 Lumajang Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Prajurit dan Persit


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Polkes 05.09.02 Lumajang Kesdam V/Brawijaya bekerja sama dengan Puskesmas Rogotrunan menggelar kegiatan cek kesehatan gratis bagi personel Kodim 0821/Lumajang, anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXXV Dim Lumajang, serta personel Yonif 527/BY, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Polkes 05.09.02 Lumajang itu menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kualitas kesehatan prajurit TNI beserta keluarga di Kabupaten Lumajang.

Kapolkes 05.09.02 Lumajang, Abdul Gufron, mengatakan pemeriksaan kesehatan berkala penting dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan yang dapat memengaruhi aktivitas maupun pelaksanaan tugas prajurit.

“Melalui kegiatan cek kesehatan gratis ini, kami ingin memastikan kondisi kesehatan prajurit, Persit, dan keluarga besar TNI tetap terpantau dengan baik. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, maka langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” ujarnya.

Menurut dia, kesehatan menjadi modal utama dalam mendukung kesiapan personel menjalankan tugas sehari-hari. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan harus dilakukan secara berkesinambungan melalui pemeriksaan rutin dan penerapan pola hidup sehat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran seluruh peserta akan pentingnya menjaga pola hidup sehat serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan sejumlah layanan pemeriksaan kesehatan, mulai dari pengecekan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, konsultasi kesehatan hingga pemeriksaan umum lainnya yang dilakukan tenaga medis Polkes 05.09.02 Lumajang bersama petugas kesehatan dari Puskesmas Rogotrunan.

Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Selain memberikan manfaat langsung bagi kesehatan prajurit dan keluarga, kegiatan itu juga memperkuat sinergi pelayanan kesehatan antara Polkes 05.09.02 Lumajang dengan Puskesmas Rogotrunan.

Program cek kesehatan gratis tersebut diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan prajurit TNI dan keluarganya, sekaligus mendukung terciptanya sumber daya manusia yang sehat, tangguh, dan siap menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Jelang Idul Adha, Pertamina Gelontor 60.480 Tabung LPG 3 Kilogram untuk Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pertamina Patra Niaga menggelontor sebanyak 60.480 tabung LPG 3 kilogram atau elpiji melon tambahan untuk Kabupaten Lumajang. 

Tambahan pasokan tersebut disiapkan guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama libur panjang dan perayaan hari raya kurban.

Jumlah tambahan LPG tersebut setara 181 metrik ton atau mencapai 150 persen dari rata-rata kebutuhan harian masyarakat Lumajang yang berada di angka 40.296 tabung atau sekitar 121 metrik ton per hari.

Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga Ahad Rahedi, mengatakan, Pertamina memastikan stok BBM dan LPG dalam kondisi aman selama momentum libur panjang keagamaan. Seluruh infrastruktur distribusi energi juga telah disiagakan untuk menjaga kelancaran pasokan di lapangan.

“Momen libur panjang ini, produk LPG menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran di luar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat,” ujar Ahad, Selasa (26/5/2026).

Selain di Kabupaten Lumajang, Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan penyaluran fakultatif hingga 99 persen dari rata-rata penyaluran harian untuk wilayah Jawa Timur dengan total mencapai 1,5 juta tabung LPG 3 kilogram.

Menurut Ahad, tambahan pasokan tersebut diharapkan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat selama libur panjang dan Idul Adha, khususnya untuk aktivitas memasak dan kegiatan hajatan warga.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya,” tuturnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bagian Ekonomi Pemkab Lumajang, Aksanul Inam menyampaikan bahwa tambahan pasokan dari Pertamina sangat membantu dalam menjaga stabilitas kebutuhan LPG masyarakat selama perayaan Idul Adha.

“Karena pada saat Idul Adha, kebutuhan warga akan tabung cukup tinggi, sebab mereka memasak daging kurban dalam jumlah besar,” katanya.

Ia menjelaskan, peningkatan kebutuhan LPG subsidi juga dipicu banyaknya kegiatan hajatan masyarakat yang biasa digelar saat momentum Idul Adha.

“Seperti mantu, selamatan hajian dan semacamnya. Otomatis kebutuhan tabung sangat tinggi,” ujar Aksanul.

Meski demikian, pihaknya memastikan hingga saat ini kondisi pasokan LPG 3 kilogram di Kabupaten Lumajang masih aman dan belum terjadi kelangkaan di tingkat masyarakat.

“Kami bersama Pertamina juga akan melakukan mitigasi dan pengawasan distribusi LPG di Lumajang supaya tidak ada penyimpangan,” pungkasnya. (Imam)

25/05/2026

Polisi Turunkan Tim TAA dan 3D Scanner, Ungkap Detik-Detik Kecelakaan Maut Rombongan Anggota DPR RI di Tol Paspro


Probolinggo, (Onenewsjatim) –
Garis-garis penanda olah tempat kejadian perkara masih terlihat membekas di ruas Tol Pasuruan–Probolinggo (Paspro) KM 834 Jalur B, Desa Posangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Senin (25/5/2026).

Di titik inilah kecelakaan maut yang menimpa rombongan anggota DPR RI Fraksi PKB, Muhammad Hilman Mufidi atau Gus Hilman, merenggut dua nyawa staf pendampingnya.

Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur menurunkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) guna melakukan olah TKP lanjutan dengan dukungan teknologi pemindai tiga dimensi atau 3D Scanner.

Proses investigasi dilakukan secara detail dan ilmiah untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tragis yang terjadi pada Sabtu (23/5/2026) sore itu.

Pantauan di lokasi, sejumlah petugas kepolisian tampak melakukan pengukuran jarak, memeriksa bekas gesekan ban di permukaan aspal, hingga memindai beberapa titik penting menggunakan perangkat digital berpresisi tinggi.

Arus lalu lintas arah barat bahkan sempat dihentikan sementara selama proses olah TKP berlangsung.

Sedikitnya enam titik utama dipindai oleh tim TAA, mulai dari lintasan awal Toyota Innova, titik benturan dengan dump truck, hingga posisi akhir kendaraan yang mengalami kerusakan parah di bagian depan.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jawa Timur AKBP Septa Firmansyah mengatakan, olah TKP lanjutan dilakukan untuk memastikan penyebab kecelakaan secara objektif melalui analisa ilmiah berbasis digital.

“Kami hari ini melanjutkan olah TKP yang sebelumnya telah dilakukan Satlantas Polres Probolinggo Kota dengan menurunkan Tim TAA. Tujuannya untuk mengetahui kecepatan kendaraan Innova saat kecelakaan terjadi,” ujar AKBP Septa Firmansyah di lokasi kejadian, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, pemeriksaan tidak hanya dilakukan di lokasi kecelakaan, namun juga terhadap dua kendaraan yang terlibat tabrakan.

Polisi melakukan pemindaian terhadap Toyota Innova dan dump truck di kawasan Rest Area serta Exit Tol Tongas untuk memperoleh data menyeluruh terkait konstruksi benturan.

“Seluruh data digital nantinya akan kami olah untuk merekonstruksi kronologi kecelakaan secara detail, termasuk posisi kendaraan dan detik-detik sebelum benturan terjadi,” katanya.

Dari hasil analisa awal di lapangan serta keterangan sejumlah saksi, penyidik menduga kecelakaan dipicu faktor kelalaian pengemudi atau human error. Sopir Toyota Innova diduga kehilangan konsentrasi akibat mengantuk setelah kelelahan beraktivitas.

“Dugaan sementara, sopir Innova mengantuk karena kelelahan setelah beraktivitas. Namun seluruhnya masih menunggu hasil akhir analisa Tim TAA. Hasil olah TKP ini juga akan menjadi dasar dalam penetapan tersangka,” tegas AKBP Septa.

Kecelakaan maut tersebut terjadi pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 15.14 WIB. Toyota Innova bernopol N 1297 NB yang membawa rombongan Gus Hilman melaju dari arah timur menuju Surabaya sebelum menghantam bagian belakang dump truck yang melaju searah di depannya.

Mobil itu dikemudikan Mahrus Ali (36), warga Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Di dalam kendaraan turut berada anggota DPR RI Muhammad Hilman Mufidi (25) bersama dua staf pendampingnya, Alex Anwaruh (25) dan Adinda Najwa (26), warga Tangerang.

Benturan keras membuat bagian depan kendaraan ringsek parah. Dua staf pendamping, Alex Anwaruh dan Adinda Najwa, meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang diderita. Sementara Muhammad Hilman Mufidi dan sopir kendaraan selamat meski mengalami luka-luka.

Hingga kini, penyidik Ditlantas Polda Jawa Timur masih menunggu hasil akhir pengolahan data digital Tim TAA untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan sekaligus menentukan pihak yang bertanggung jawab dalam tragedi maut di Tol Paspro tersebut.

Babinsa Kebonagung dan Warga Gotong Royong Pasang Seling Gelagar Jembatan Perintis Garuda


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Semangat gotong royong terus ditunjukkan dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Dusun Sitiinggil, Desa Kebonagung dengan Dusun Plosorejo, Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang. 

Pada Senin (25/5/2026), Babinsa Kebonagung Koramil 0821-02/Sukodono, Sertu Hery Wahyudi, bersama warga melaksanakan pemasangan seling gantungan gelagar di sisi utara jembatan sebagai bagian dari tahapan lanjutan pembangunan infrastruktur tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di lokasi jembatan itu dilakukan secara bergotong royong oleh warga bersama aparat kewilayahan guna mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan yang nantinya menjadi akses penghubung penting bagi masyarakat kedua desa. 

Pemasangan seling gantungan gelagar merupakan salah satu pekerjaan vital yang berfungsi menopang konstruksi jembatan agar memiliki kekuatan dan kestabilan yang optimal.

Sertu Hery Wahyudi mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pembangunan jembatan merupakan bentuk dukungan TNI terhadap upaya percepatan pembangunan di wilayah, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini sangat dinantikan masyarakat karena akan mempermudah mobilitas warga, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan maupun sosial. Kami bersama warga terus berupaya agar proses pengerjaan berjalan lancar dan selesai sesuai target,” kata dia.

Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat juga diharapkan mampu memberikan motivasi dan semangat dalam setiap tahapan pekerjaan.

Dengan terus berlanjutnya proses pemasangan seling gantungan gelagar di sisi utara jembatan, diharapkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat segera rampung dan menjadi sarana transportasi yang aman, kokoh, serta mampu mendukung peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Sukodono. (Pendim0821)

Babinsa Umbul Kawal Penyaluran BLT DD Mei 2026, 16 Warga Terima Bantuan Rp300 Ribu


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Komitmen dalam mendukung kesejahteraan masyarakat terus ditunjukkan Babinsa Umbul Pos Koramil 0821-05/Kedungjajang, Sertu Hadi Susanto, melalui pendampingan kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) bulan Mei Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Balai Desa Umbul, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. pada Senin (25/5/2026)

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 16 warga penerima manfaat menerima bantuan sebesar Rp300 ribu per orang. Kehadiran Babinsa menjadi bagian dari upaya pengawasan dan pendampingan agar proses penyaluran bantuan berjalan aman, tertib, serta tepat sasaran.

Sejak pagi, warga penerima bantuan tampak hadir secara bergiliran dengan membawa persyaratan administrasi yang telah ditentukan. Proses penyaluran berlangsung lancar dengan melibatkan perangkat desa serta pendamping terkait guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal.

Dalam kesempatan itu, Sertu Hadi Susanto mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat sekaligus mendukung transparansi dalam penyaluran bantuan pemerintah kepada warga yang membutuhkan.

“Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan bantuan dapat diterima langsung oleh warga yang berhak. Harapannya BLT DD ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat serta meringankan beban ekonomi warga,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Desa Umbul, Sarto Widodo, mengimbau kepada seluruh penerima manfaat agar bantuan BLT DD yang diterima dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini digunakan secara bijak untuk kebutuhan penting keluarga, seperti kebutuhan pangan, kesehatan, dan keperluan sehari-hari lainnya. Semoga bantuan ini dapat benar-benar membantu dan memberikan manfaat bagi warga penerima,” pungkasnya.

Melalui pengawalan dan pendampingan tersebut, diharapkan program BLT DD dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat sinergitas antara TNI, pemerintah desa, dan warga dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah Desa Umbul. (Pendim0821)

Satreskrim Polres Lumajang Tangkap Pelaku Pencurian Baterai Tower BTS Indosat, Satu DPO


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Satreskrim Polres Lumajang berhasil mengungkap kasus pencurian baterai lithium tower BTS milik PT Indosat yang terjadi di Desa Nogosari, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Senin (25/5/2026) dini hari. 

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan satu orang tersangka, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas (DPO).

Tersangka diketahui berinisial PT, warga Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sedangkan satu pelaku lainnya berinisial S diduga sebagai eksekutor utama dan hingga kini masih buron.

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Pras Adinata, mengungkapkan bahwa aksi pencurian terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Kedua pelaku terlebih dahulu melakukan survei lokasi sebelum menjalankan aksinya.

“Alhamdulillah, dalam waktu kurang dari 24 jam kami dari Satreskrim Polres Lumajang berhasil mengungkap kasus pencurian baterai lithium yang digunakan sebagai baterai pemancar tower,” ujar AKP Pras Adinata.

Menurutnya, para pelaku menggunakan mobil Daihatsu Sigra warna putih sebagai sarana operasional. Sebelum beraksi, keduanya berkeliling mencari target tower yang dianggap minim pengawasan.

“Modus operandi yang dilakukan para pelaku yaitu melakukan patroli mencari target. Kemudian mereka menemukan tower di wilayah Rowokangkung yang dianggap aman untuk dieksekusi,” jelasnya.

Dalam aksi tersebut, tersangka PT berperan sebagai pengemudi sekaligus membantu mengangkat barang hasil curian ke dalam kendaraan. Sementara pelaku S bertugas sebagai eksekutor dengan memotong pengaman menggunakan alat berupa gunting besar.

Aksi para pelaku akhirnya diketahui setelah pelapor bernama Deva, warga Nganjuk, segera menghubungi pihak kepolisian. Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan pengejaran hingga akhirnya kedua pelaku berhasil diamankan tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Alhamdulillah kedua pelaku sempat melarikan diri, namun berhasil diamankan petugas tidak jauh dari lokasi kejadian,” ungkapnya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa baterai lithium milik BTS Indosat. Selain itu, polisi juga menemukan indikasi adanya keterkaitan dengan beberapa lokasi lain.

“Dan kami juga mengamankan beberapa baterai ada 11. Tapi masih kami dalami,” tambah AKP Pras.

Akibat kejadian tersebut, pihak perusahaan mengalami kerugian sekitar Rp10 juta. Berdasarkan pengakuan tersangka PT, ia menerima imbalan sebesar Rp600 ribu dari pelaku utama untuk membantu menjalankan aksi pencurian.

Polisi juga menduga komplotan ini merupakan jaringan spesialis pencurian antar kota. Saat ini, Satreskrim Polres Lumajang masih melakukan pengembangan, termasuk kemungkinan keterlibatan di wilayah lain seperti Kabupaten Jember dan Probolinggo.

“Informasi sementara ada beberapa TKP di wilayah Jember dan kami sudah berkoordinasi dengan Polres Jember. Ada kemungkinan pelaku tidak hanya beraksi di Lumajang,” terang AKP Pras.

Untuk rencana penjualan hasil curian, baterai tersebut diduga akan dijual ke wilayah Probolinggo. Namun, polisi masih melakukan pendalaman terkait jaringan penadah barang hasil kejahatan tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2025 tentang KUHP terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.




Satreskrim Polres Lumajang Ungkap Penyalahgunaan BBM Subsidi, 910 Liter Pertalite Disita

Foto ilustrasi pakai AI 

Lumajang, (Onenewsjatim)–
Jajaran Satreskrim Polres Lumajang berhasil mengungkap praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak bersubsidi (BBM subsidi) jenis Pertalite di wilayah Kabupaten Lumajang.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang pelaku yang diduga melakukan penimbunan dan penjualan kembali BBM subsidi secara ilegal.

Kedua pelaku masing-masing berinisial MS (37), warga Desa Kudus, Kecamatan Klakah, serta DSC (22), warga Desa Randuagung, Kecamatan Randuagung.

Keduanya diamankan setelah kedapatan membeli Pertalite dalam jumlah besar di SPBU Desa Banyuputih, Kabupaten Lumajang, pada Sabtu, 11 April 2026.

Kasubsi PIDM Sie Humas Polres Lumajang, mengatakan, kedua pelaku menggunakan modus yang sama untuk mendapatkan BBM subsidi dalam jumlah besar.

“Jadi, ada dua kasus pengungkapan secara bersamaan di lokasi yang sama. Modusnya juga sama, pelaku melakukan pembelian berulang-ulang menggunakan sepeda motor bertangki besar,” ujar Ipda Suprapto.

Dijelaskan, pelaku MS melakukan pembelian Pertalite menggunakan sepeda motor Suzuki Thunder di SPBU Banyuputih dengan harga normal sesuai ketentuan. Setelah itu, BBM subsidi dipindahkan ke dalam jerigen berkapasitas 35 liter.

Setelah seluruh jerigen terisi, Pertalite tersebut diangkut menggunakan sepeda motor Kaisar Triseda bernomor polisi N 3540 YL untuk kemudian dijual kembali kepada sekitar 10 pelanggan dengan harga Rp370 ribu per jerigen.

Saat dilakukan penindakan, petugas mendapati MS tengah mengangkut 16 jerigen berisi Pertalite, masing-masing berkapasitas 35 liter menggunakan kendaraan roda tiga tersebut.

Sementara itu, pelaku DSC juga melakukan pembelian berulang menggunakan sepeda motor Suzuki Thunder di SPBU yang sama. BBM subsidi kemudian dipindahkan ke dalam jerigen dan diangkut menggunakan mobil pick up Mitsubishi T120 SS bernomor polisi N 9879 YH.

“Rencananya dijual eceran, ada juga yang dijual lagi kepada pengecer lainnya,” terang Ipda Suprapto.

Dari hasil pengungkapan tersebut, polisi mengamankan total sebanyak 910 liter Pertalite sebagai barang bukti. Rinciannya, dari tangan MS diamankan 16 jerigen berkapasitas 35 liter, sedangkan dari DSC diamankan 10 jerigen dengan kapasitas yang sama.

Selain BBM subsidi, polisi juga mengamankan sejumlah kendaraan yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya.

Saat ini, kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM subsidi tanpa izin.

“Menurut keterangan dari pihak penyidik, dalam waktu dekat tersangka beserta barang bukti akan segera diserahkan ke kejaksaan,” kata Ipda Suprapto.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

“Pelaku dijerat dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar,” pungkas Ipda Suprapto.

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved