Lumajang, (Onenewsjatim) – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pertamina Patra Niaga menggelontor sebanyak 60.480 tabung LPG 3 kilogram atau elpiji melon tambahan untuk Kabupaten Lumajang.
Tambahan pasokan tersebut disiapkan guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama libur panjang dan perayaan hari raya kurban.
Jumlah tambahan LPG tersebut setara 181 metrik ton atau mencapai 150 persen dari rata-rata kebutuhan harian masyarakat Lumajang yang berada di angka 40.296 tabung atau sekitar 121 metrik ton per hari.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga Ahad Rahedi, mengatakan, Pertamina memastikan stok BBM dan LPG dalam kondisi aman selama momentum libur panjang keagamaan. Seluruh infrastruktur distribusi energi juga telah disiagakan untuk menjaga kelancaran pasokan di lapangan.
“Momen libur panjang ini, produk LPG menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran di luar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat,” ujar Ahad, Selasa (26/5/2026).
Selain di Kabupaten Lumajang, Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan penyaluran fakultatif hingga 99 persen dari rata-rata penyaluran harian untuk wilayah Jawa Timur dengan total mencapai 1,5 juta tabung LPG 3 kilogram.
Menurut Ahad, tambahan pasokan tersebut diharapkan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat selama libur panjang dan Idul Adha, khususnya untuk aktivitas memasak dan kegiatan hajatan warga.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya,” tuturnya.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bagian Ekonomi Pemkab Lumajang, Aksanul Inam menyampaikan bahwa tambahan pasokan dari Pertamina sangat membantu dalam menjaga stabilitas kebutuhan LPG masyarakat selama perayaan Idul Adha.
“Karena pada saat Idul Adha, kebutuhan warga akan tabung cukup tinggi, sebab mereka memasak daging kurban dalam jumlah besar,” katanya.
Ia menjelaskan, peningkatan kebutuhan LPG subsidi juga dipicu banyaknya kegiatan hajatan masyarakat yang biasa digelar saat momentum Idul Adha.
“Seperti mantu, selamatan hajian dan semacamnya. Otomatis kebutuhan tabung sangat tinggi,” ujar Aksanul.
Meski demikian, pihaknya memastikan hingga saat ini kondisi pasokan LPG 3 kilogram di Kabupaten Lumajang masih aman dan belum terjadi kelangkaan di tingkat masyarakat.
“Kami bersama Pertamina juga akan melakukan mitigasi dan pengawasan distribusi LPG di Lumajang supaya tidak ada penyimpangan,” pungkasnya. (Imam)


FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram