-->

19/06/2026

Perkuat Keamanan Gudang Munisi, Kodim 0821 Lumajang Gelar Latihan Gudmulap


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Kodim 0821/Lumajang melaksanakan Latihan Kesiapan Gudang Munisi dan Bahan Peledak (Gudmulap) Triwulan II Tahun Anggaran 2026 yang dilakukan oleh Tim Gudmulap dari Bondowoso, bertempat di Makodim 0821/Lumajang, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan dan profesionalisme personel dalam pengelolaan, pengamanan, serta penanganan munisi dan bahan peledak sesuai prosedur keamanan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat.

Pasi Ops Kodim 0821/Lumajang, Lettu Arm Pitono, menyampaikan bahwa latihan Gudmulap menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh personel memahami sistem pengamanan gudang munisi secara benar dan terukur.

“Latihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan personel dalam pengelolaan, pengamanan, dan penanganan munisi serta bahan peledak agar seluruh prosedur dapat dilaksanakan dengan aman dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, personel Kodim 0821/Lumajang menerima sejumlah materi penting yang wajib dipahami, di antaranya penimbunan munisi dan bahan peledak (Muhandak), Harcegah, pemeriksaan visual, penguncian gudang, pengamanan Muhandak, penggunaan APAR dan alat tradisional, sosialisasi kepada warga sekitar, teknik pemadaman kebakaran di gudang Muhandak, hingga patroli keamanan gudang munisi dan bahan peledak.

Menurut Lettu Arm Pitono, pemahaman terhadap sembilan materi tersebut menjadi bagian mendasar dalam mendukung kesiapsiagaan satuan dan meminimalisir risiko yang dapat terjadi di lingkungan gudang munisi.

“Seluruh personel harus memahami prosedur pengamanan dan langkah penanganan darurat secara benar, karena faktor keamanan gudang munisi merupakan prioritas utama dalam mendukung kesiapan operasional satuan,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung tertib dan penuh disiplin sebagai bentuk komitmen Kodim 0821/Lumajang dalam menjaga profesionalisme, kesiapan operasional, serta keamanan pengelolaan munisi dan bahan peledak di lingkungan satuan. (Pendim 0821).

Pengesahan Warga Baru PSHT Lumajang, Dandim Tekankan Jiwa Nasionalisme dan Kedamaian


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Forkopimda Kabupaten Lumajang menghadiri kegiatan Pembukaan dan Pengesahan Warga Baru Tingkat I Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Lumajang Pusat Madiun Tahun 2026 M/1448 H, yang mengusung tema “Meneguhkan Jati Diri Setia Hati Terate untuk Memperkuat Soliditas dan Memperkokoh Jiwa Nasionalisme”, bertempat di Padepokan PSHT Cabang Lumajang, Dusun Trunosari RT 006 RW 005 Desa Klanting, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Kamis (18/6/2026) malam.

Kegiatan yang diikuti sekitar 500 peserta tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat persaudaraan, sebagai bagian dari proses pengesahan calon warga baru PSHT di Kabupaten Lumajang.

Dalam sambutannya, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, M.Si., mengajak seluruh warga PSHT untuk terus menjaga marwah organisasi, menjunjung nilai berbudi luhur, serta berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Kabupaten Lumajang.

Sementara itu, Komandan Kodim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., menyampaikan bahwa PSHT memiliki peran besar dalam menjaga persatuan, ketertiban, dan nilai nasionalisme di tengah masyarakat.

“PSHT merupakan organisasi besar yang memiliki kekuatan persaudaraan sangat kuat. Karena itu, saya berharap seluruh warga PSHT dapat menjadi contoh dalam menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban di Kabupaten Lumajang,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa jiwa pendekar sejati bukan hanya diukur dari kemampuan bela diri, tetapi juga dari sikap disiplin, berbudi luhur, serta mampu menjaga kehormatan organisasi dan nama baik daerah.

“Pendekar sejati harus mampu menjaga diri dari hal-hal negatif seperti narkoba, minuman keras, dan tindakan yang dapat merugikan masyarakat maupun organisasi. Jadilah pelopor kedamaian dan kebanggaan bagi Lumajang,” tambahnya.

Menurut Dandim, soliditas Forkopimda Kabupaten Lumajang saat ini menjadi kekuatan penting dalam menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif, sehingga diperlukan dukungan seluruh elemen masyarakat termasuk organisasi pencak silat. (Pendim 0821).

Adu Banteng Dua Truk di Tikungan Rowokangkung Lumajang, Sopir Tronton Tewas


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Nogosari, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

Insiden yang terjadi di jalan yang menikung  itu melibatkan dua kendaraan truk yang bertabrakan dari arah berlawanan. 

Akibat kecelakaan tersebut, satu orang sopir meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal diketahui bernama Ferdian (25), warga Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. 

Saat kejadian, ia mengemudikan truk tronton Hino bernomor polisi S-8384-SE yang mengangkut batu bara.

Sementara kendaraan lainnya adalah truk Mitsubishi bernomor polisi G-8190-DC yang dikemudikan Bimo Saputro (24), warga Desa Subah, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Truk tersebut mengangkut muatan cabai merah, tomat, dan jeruk.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendy Cucu, menjelaskan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi melaju dari arah selatan atau Jember menuju utara atau Lumajang.

"Truk Mitsubishi yang dikemudikan Bimo Saputro melaju dari arah Jember menuju Lumajang. Sesampainya di tikungan Letter S, kendaraan diduga berjalan terlalu ke kanan saat menikung sehingga menabrak bagian depan sebelah kanan truk tronton Hino yang datang dari arah berlawanan," kata Ipda Dendy Cucu, Jumat (19/6/2026).

Menurut Dendy, faktor utama penyebab kecelakaan diduga karena pengemudi truk Mitsubishi kurang waspada saat melintas di jalan menikung.

"Untuk penyebab kecelakaan, pengemudi truk Mitsubishi diduga kurang waspada saat melintas di jalan menikung sehingga masuk ke jalur lawan dan menabrak kendaraan yang datang dari arah berlawanan," ujarnya.

Benturan keras menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Sopir truk tronton sempat dievakuasi dari dalam kabin yang ringsek sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD dr. Haryoto Lumajang.

Namun nyawanya tidak tertolong akibat luka berat yang dialami di bagian kepala.

"Korban atas nama Ferdian mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia di RSUD dr. Haryoto Lumajang," tutur Dendy.

Sementara itu, pengemudi truk Mitsubishi, Bimo Saputro, mengalami luka pada bagian kaki. Sedangkan penumpangnya, Ferry Aldiansyah (27), yang juga warga Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, mengalami luka di bagian kepala.

Kedua korban luka saat ini telah mendapatkan penanganan medis. Sementara petugas Satlantas Polres Lumajang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut. (Imam)

Semeru Erupsi dan Luncurkan Awan Panas 4,5 Kilometer, BPBD: Permukiman Warga Aman


Lumajang, (Onenewsjatim) 
– Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali menunjukkan peningkatan pada Jumat pagi (19/6/2026). Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu mengalami erupsi yang disertai awan panas guguran (APG) dengan jarak luncur mencapai 4,5 kilometer ke arah Besuk Kobokan.

Berdasarkan data Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terjadi pada pukul 07.21 WIB.

Kolom abu teramati membumbung sekitar 1.000 meter di atas puncak kawah dengan warna putih hingga kelabu pekat yang bergerak ke arah utara dan barat laut.

Selain lontaran material vulkanik, erupsi juga memicu awan panas guguran yang meluncur mengikuti alur Besuk Kobokan. Fenomena tersebut terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi sekitar 5 menit 33 detik.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan bersama petugas Pos Pantau Gunung Semeru untuk memastikan kondisi di lapangan tetap terkendali.

"Terjadi awan panas guguran dengan jarak luncur sekitar 4,5 kilometer ke arah Besuk Kobokan. Namun berdasarkan laporan petugas pemantauan, luncuran awan panas sudah berhenti dan hingga saat ini kondisi di wilayah permukiman warga masih aman," kata Isnugroho.

Ia menegaskan, tidak ada laporan dampak langsung terhadap masyarakat akibat kejadian tersebut. Aktivitas warga di kawasan yang berada di luar zona bahaya masih berjalan normal seperti biasa.

"Kami memastikan kawasan permukiman yang terdekat dengan Gunung Semeru dalam kondisi aman. Masyarakat tidak perlu panik, namun tetap harus meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi dari petugas pengamatan gunung api," ujarnya.

Meski tidak menimbulkan dampak langsung, erupsi tersebut menambah volume material vulkanik yang tersimpan di lereng Semeru.

Kondisi itu menjadi perhatian serius BPBD mengingat curah hujan di kawasan puncak dan lereng gunung dalam beberapa waktu terakhir cukup tinggi.

Menurut Isnugroho, ancaman yang perlu diwaspadai saat ini bukan hanya erupsi, tetapi juga potensi banjir lahar hujan yang dapat membawa material pasir, batu, dan lumpur melalui sungai-sungai berhulu di Gunung Semeru.

"Setiap erupsi akan menambah material vulkanik di lereng. Jika turun hujan dengan intensitas tinggi, material tersebut bisa terbawa aliran lahar. Ini yang harus menjadi perhatian masyarakat yang beraktivitas di sekitar aliran sungai berhulu ke Semeru," jelasnya.

BPBD Lumajang mengimbau warga tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat juga diminta mematuhi rekomendasi PVMBG yang melarang aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru.

Selain itu, warga diminta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai sepanjang aliran Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas maupun aliran lahar hujan.

Saat ini tatus aktivitas Gunung Semeru masih berada pada Level III (Siaga).

Petugas gabungan terus melakukan pemantauan dan siap menyampaikan perkembangan terbaru kepada masyarakat apabila terjadi perubahan aktivitas vulkanik yang signifikan.(Imam)

18/06/2026

Penuh Haru dan Bahagia, Gala Ceria Warnai Pelepasan Siswa TK Kartika Jaya Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Yayasan Kartika Jaya Koordinator Kodim 0821 Cabang IV-70 menggelar kegiatan Gala Ceria dalam rangka pelepasan putra-putri Kelompok B Tahun Ajaran 2025/2026, bertempat di Hall Alka Cafe Kabupaten Lumajang, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan berlangsung meriah dan penuh haru, dihadiri pengurus yayasan, guru, wali murid, serta para siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Kasdim 0821/Lumajang, Mayor Inf Tanuri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik dan orang tua yang telah mendampingi proses tumbuh kembang anak-anak dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.

“Pelepasan ini bukan hanya seremoni akhir tahun ajaran, tetapi menjadi momentum penting dalam perjalanan pendidikan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pendidikan usia dini memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan nilai-nilai moral anak sejak dini, sehingga dibutuhkan sinergi yang baik antara sekolah dan keluarga.

“Anak-anak adalah aset masa depan bangsa. Karena itu, pembentukan karakter, akhlak, dan semangat belajar harus terus ditanamkan sejak usia dini agar mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berkarakter,” tambahnya.

Suasana penuh kebersamaan dan kegembiraan terlihat sepanjang kegiatan, mulai dari penampilan kreativitas siswa hingga prosesi pelepasan yang disambut haru oleh para orang tua.

Melalui kegiatan tersebut, Yayasan Kartika Jaya diharapkan terus berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang positif, kreatif, dan mendukung tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus bangsa yang unggul.(Pendim 0821).

Dukung Mobilitas dan Ekonomi Warga, Babinsa Alun Alun Turun Langsung Bangun Jalan Dusun


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah binaan, Babinsa Alun Alun Koramil 0821-06/Ranuyoso, Kopka Ade Irwan Tukan, melaksanakan pendampingan sekaligus karya bakti pembangunan jalan rabat beton di Dusun Darungan RT 006 RW 004, Desa Alun Alun, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan bersama masyarakat setempat dalam suasana gotong royong yang penuh kebersamaan. Pembangunan jalan rabat beton ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas akses jalan lingkungan sehingga dapat menunjang kelancaran aktivitas warga dalam menjalankan berbagai kegiatan sehari-hari.

Di sela kegiatan, Kopka Ade Irwan Tukan mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pembangunan desa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Kami selalu siap mendukung setiap program pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan adanya jalan rabat beton ini, diharapkan akses warga menjadi lebih baik sehingga aktivitas sosial maupun ekonomi dapat berjalan lebih lancar," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Darungan, Muhammad Nur, mengatakan bahwa pembangunan jalan rabat beton merupakan langkah penting dalam upaya perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur di lingkungan dusun. Menurutnya, kondisi jalan yang lebih layak akan memberikan dampak positif bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.

"Jalan ini merupakan akses utama yang setiap hari digunakan warga untuk berbagai keperluan, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga aktivitas sosial. Dengan adanya perbaikan melalui pembangunan rabat beton, kami berharap masyarakat dapat menikmati jalan yang lebih aman, nyaman, dan tahan lama. Infrastruktur yang baik tidak hanya membutuhkan pembangunan, tetapi juga kepedulian masyarakat dalam pemeliharaannya agar tetap layak digunakan dan mampu menunjang kelancaran aktivitas warga di masa mendatang," ungkapnya.

Melalui sinergi antara Babinsa dan masyarakat dalam kegiatan karya bakti tersebut, pembangunan jalan rabat beton diharapkan dapat selesai sesuai rencana dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Dusun Darungan. Selain meningkatkan kualitas infrastruktur, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata semangat gotong royong yang terus terjaga di tengah masyarakat. (Pendim0821)

Polisi Ungkap Modus Penipuan Siber Berkedok Aparat, 45 Tersangka Diamankan di Surabaya

 



Surabaya - Penyidik Polrestabes Surabaya terus mengembangkan kasus sindikat kejahatan siber internasional yang menyasar warga negara asing. Hingga kini, sebanyak 45 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, mengatakan para tersangka terdiri dari 30 warga negara China, empat warga negara Jepang, tujuh warga negara Taiwan, dan tiga warga negara Indonesia (WNI). Polisi juga masih memburu sejumlah pelaku lain yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Koordinasi lintas negara terus kami lakukan agar seluruh rangkaian kejahatan ini dapat diungkap secara menyeluruh," kata Luthfi dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, pengungkapan kasus ini dilakukan melalui kerja sama dengan Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri. Langkah tersebut ditempuh untuk memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum di Jepang dan China, mengingat seluruh korban berasal dari dua negara tersebut.

Luthfi menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tidak ditemukan korban dari Indonesia. Para korban diketahui merupakan warga negara Jepang dan China yang menjadi target penipuan oleh sindikat tersebut.

Modus yang digunakan pelaku yakni menghubungi korban melalui sambungan telepon dan video call. Dalam aksinya, para pelaku menyamar sebagai aparat kepolisian dan menuduh korban terlibat tindak pidana, seperti pencucian uang.

Korban kemudian ditekan dan diarahkan untuk mentransfer sejumlah uang dengan dalih proses hukum. Untuk memperkuat skenario tersebut, sindikat ini bahkan menyiapkan ruangan khusus yang didesain menyerupai kantor polisi.

"Ruangan itu dibuat kedap suara dan ditata seperti ruang pemeriksaan agar saat video call berlangsung terlihat meyakinkan di mata korban," ujarnya.

Dari hasil digital forensik terhadap barang bukti elektronik yang disita, penyidik menemukan sekitar 30 ribu data calon korban asal Jepang. Selain itu, ditemukan pula puluhan ribu data warga negara China yang diduga telah dipersiapkan sebagai target penipuan berikutnya.

Polisi kini masih mendalami seluruh barang bukti digital untuk menelusuri jaringan pelaku yang diduga memiliki keterkaitan dengan sindikat lintas negara. Penyidik juga berkoordinasi dengan Kejaksaan serta Mabes Polri terkait mekanisme penanganan hukum dan kemungkinan kerja sama dengan negara asal para tersangka.

Dalam perkara ini, para tersangka dijerat dengan pasal-pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Khusus untuk kasus yang melibatkan korban asal Jepang, penyidik juga menangani dugaan tindak pidana penyekapan terhadap dua korban.

Luthfi menegaskan pihaknya akan mengusut tuntas perkara tersebut dan memastikan seluruh pelaku yang terlibat diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Kami berkomitmen menuntaskan pengungkapan kasus ini hingga seluruh jaringan terungkap dan para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum," tegasnya.

Editor: Redaksi
Reporter: Imam Fatoni

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved