-->

10/10/2026

Babinsa Dawuhan Lor Kawal Penyaluran BLT Dana Desa untuk 33 Penerima




Lumajang, (Onenewsjatim)
-Dalam upaya mendukung kelancaran penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat, Babinsa Dawuhan Lor Koramil 0821-02/Sukodono, Serma Heri Lesmono, melaksanakan pendampingan sekaligus mengawal pendistribusian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahun 2026 untuk alokasi bulan Agustus hingga Oktober. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kepala Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (10/10/2026).

Penyaluran bantuan tersebut diberikan kepada 33 penerima manfaat sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program pemerintah desa agar proses penyaluran berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan sasaran penerima yang telah ditetapkan.

Serma Heri Lesmono menyampaikan bahwa pendampingan penyaluran BLT DD merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung program pemerintah di wilayah binaan, sekaligus menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.

“Melalui pendampingan ini, kami berharap penyaluran BLT Dana Desa dapat berjalan dengan tertib dan lancar, sehingga bantuan yang diberikan dapat diterima oleh masyarakat yang berhak dan dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga,” ujarnya.

Selain memastikan kegiatan berlangsung tertib, keterlibatan Babinsa juga menjadi wujud sinergi dengan pemerintah desa dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat. Koordinasi yang baik antara aparat kewilayahan dan perangkat desa diharapkan dapat memperlancar pelaksanaan program bantuan sosial.

Penyaluran BLT DD untuk alokasi Agustus hingga Oktober tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban pengeluaran penerima manfaat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga.

Melalui pendampingan tersebut, Babinsa Dawuhan Lor terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah desa yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Sinergi antara TNI dan pemerintah desa diharapkan dapat memperkuat pelayanan publik serta memastikan pelaksanaan bantuan sosial berjalan tertib, aman, dan memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan. (Pendim0821)

Program RTLH Kodim 0821/Lumajang, Warga Kokapan Dua Kini Tinggal Lebih Nyaman


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Senyum bahagia terpancar dari warga Dusun Kokapan Dua RT 001/RW 008, Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, *Sabtu, (10/10/2026).*

Impian untuk memiliki hunian yang layak dan nyaman akhirnya terwujud. Melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) *Kodim 0821/Lumajang*, rumahnya kini telah dibangun menjadi lebih kokoh, bersih dan aman untuk ditempati.

"Senang sekali, Pak. Terima kasih banyak kepada Bapak-bapak TNI Kodim Lumajang. Sekarang rumah saya sudah bagus dan nyaman. Saya bisa tinggal dengan tenang," ungkapnya penuh haru.

Warga sekitar Dusun Kokapan Dua pun turut bersyukur dan bersama-sama bergotong royong membantu personel TNI selama proses pembangunan berlangsung.

Kehadiran program RTLH ini menjadi bukti nyata kepedulian TNI kepada masyarakat, menghadirkan harapan dan kebahagiaan baru bagi warga.*(Pendim 0821)*

Kurir Online Curi Tas Berisi Rp 9 Juta di Warkop Probolinggo, Uangnya Dipakai Berobat Anak

Pelaku saat diamankan Polisi

Probolinggo, (Onenewsjatim) –
Seorang kurir belanja online berinisial DN nekat mengambil tas berisi uang Rp 9 juta milik pemilik warung kopi (warkop) di Kota Probolinggo, Jawa Timur.

Pelaku mengaku tergiur setelah melihat tas tersebut tergeletak tanpa pengawasan usai acara nonton bareng (nobar) pertandingan Timnas Indonesia melawan Thailand.

Peristiwa pencurian itu terjadi pada Selasa (6/10/2026) dini hari. Aksi pelaku akhirnya terungkap setelah korban memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, membenarkan adanya peristiwa pencurian tersebut. Menurut dia, korban baru menyadari tas berisi uang jutaan rupiah itu hilang setelah suasana warung kopi mulai sepi seusai kegiatan nobar.

"Memang betul, Selasa dini hari itu ada sebuah warkop yang kehilangan tasnya berisi uang senilai Rp 9 juta, setelah gelar nobar timnas," kata Zainullah, Sabtu (10/10/2026).

Setelah mengetahui tasnya hilang, korban langsung memeriksa rekaman CCTV untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.

Dari hasil pemeriksaan rekaman tersebut, terlihat seorang pria mengambil tas yang tergeletak di area warung kopi sekitar pukul 04.55 WIB. Pria itu kemudian membawa tas tersebut meninggalkan lokasi.

"Setelah itu dicek CCTV dan diketahui pada jam 04.55 WIB terlihat ada seseorang laki-laki yang mengambil tasnya dan dibawa kabur," ujar Zainullah.

Pelaku Kooperatif, Uang Rp 7,8 Juta Dikembalikan

Berbekal rekaman CCTV, polisi melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi pelaku. DN yang sehari-hari bekerja sebagai kurir belanja online kemudian dihubungi petugas.

Menurut Zainullah, pelaku bersikap kooperatif dan bersedia menyerahkan diri kepada polisi. Pelaku juga mengembalikan sisa uang yang masih berada dalam penguasaannya.

Namun, uang yang dikembalikan tidak lagi utuh. Dari total uang Rp 9 juta yang berada di dalam tas, pelaku hanya mengembalikan Rp 7,8 juta.

Kepada polisi, DN mengaku telah menggunakan sebagian uang tersebut untuk membiayai pengobatan anaknya.

"Sisanya Rp 7,8 juta itu dikembalikan. Memang tergiur karena ada tas nganggur, dia bawa. Ternyata di dalamnya berisi uang dan dia gunakan untuk berobat anaknya," jelas Zainullah.

Meski mengaku menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan pengobatan anak, tindakan pelaku tetap menjadi perhatian polisi. Penyidik masih mendalami perkara tersebut untuk menentukan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Polisi Dalami Kemungkinan Restorative Justice

Saat ini, DN masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Probolinggo Kota. Polisi belum menutup kemungkinan adanya penyelesaian melalui mekanisme keadilan restoratif atau restorative justice, sepanjang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.

Zainullah menegaskan, proses penanganan perkara tetap mengacu pada aturan hukum. Adapun kemungkinan penyelesaian di luar pengadilan akan mempertimbangkan ketentuan yang berlaku serta sikap pihak korban.

"Memang tetap kita terapkan aturan itu. Namun demikian, apabila nanti korban menghendaki untuk misalkan dicabut atau dilaksanakan restorative justice, kita kembalikan kepada pihak korban," pungkasnya.

09/10/2026

Diksar Saka Bhayangkara Lumajang Ditutup, Pelajar Diingatkan Jauhi Tawuran dan Judi Online


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Lumajang menutup Pendidikan Dasar (Diksar) Saka Bhayangkara Angkatan XXII Tahun 2026 Kwartir Cabang Lumajang di Lapangan Desa Dadapan, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (9/10/2026).

Upacara penutupan dipimpin Ps. Kasat Binmas Polres Lumajang Iptu Irdani Isma. Kegiatan tersebut diikuti siswa-siswi Pramuka tingkat SMA, SMK, dan MA dari berbagai wilayah di Kabupaten Lumajang.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Oktober 2026, para peserta mendapatkan pembekalan keterampilan kepramukaan, kedisiplinan, serta pengetahuan tentang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Materi yang diberikan meliputi Krida Lalu Lintas (Lantas), termasuk 12 gerakan pengaturan lalu lintas, Krida Ketertiban Masyarakat (Tibmas), Peraturan Baris Berbaris (PBB), serta Krida Pencegahan dan Penanggulangan Bencana (P2BA).

Iptu Irdani Isma mengatakan, pendidikan dasar tersebut tidak hanya bertujuan membekali peserta dengan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Selama tiga hari, kalian sudah ditempa dengan berbagai materi dan latihan. Rasa lelah, kurang tidur, dan menghadapi panas merupakan bagian dari proses untuk membentuk pribadi yang tangguh,” ujarnya saat memberikan arahan dalam upacara penutupan.

Ia berpesan agar seluruh peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Menurut Irdani, anggota Saka Bhayangkara harus menjadi contoh bagi teman sebaya dengan menjauhi perilaku negatif, seperti tawuran, balap liar, penyalahgunaan narkoba, dan judi online.

“Jadilah contoh di sekolah dan desa. Jangan ikut tawuran, jangan balap liar, jangan mencoba narkoba, dan jangan terlibat judi online. Kalian harus mampu menjaga diri sendiri sekaligus mengajak teman-teman untuk melakukan hal yang positif,” katanya.

Ia juga meminta peserta berani mengambil peran dalam mencegah perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Jika menemukan tindakan tersebut, anggota Saka Bhayangkara diharapkan ikut mencegah dan membantu mencari penyelesaian dengan cara yang tepat.

Selain itu, Irdani mengingatkan bahwa keanggotaan Saka Bhayangkara tidak berhenti setelah pendidikan dasar selesai. Para peserta diharapkan tetap aktif mengikuti kegiatan kepramukaan dan berkontribusi dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

Mereka juga didorong untuk membantu menyosialisasikan pesan-pesan kamtibmas dan mendukung kegiatan pengaturan lalu lintas sesuai arahan petugas.

“Jangan hanya aktif saat pendidikan dasar. Saka Bhayangkara harus hadir dan bermanfaat bagi masyarakat. Tunjukkan bahwa anggota Saka Bhayangkara Lumajang memiliki kepedulian dan mampu memberikan kontribusi positif,” ujarnya.

Irdani menambahkan, seluruh peserta juga harus menjaga nama baik Gerakan Pramuka dan Saka Bhayangkara melalui sikap disiplin, tanggung jawab, serta perilaku yang mencerminkan nilai-nilai positif.

Dengan berakhirnya pendidikan dasar tersebut, para peserta diharapkan mampu menjadi generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan ikut berperan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di Kabupaten Lumajang.

"Dengan berakhirnya pendidikan dasar ini, peserta diharapkan menjadi generasi muda yang disiplin, berkarakter, serta aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Lumajang, " Pungkasnya

Cegah DBD, Babinsa dan Petugas Kesehatan Sisir Permukiman Warga Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Upaya mencegah penyebaran demam berdarah dengue (DBD) dilakukan melalui kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di RW 13, Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (9/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Citrodiwangsan Koramil 0821-01/Lumajang, Serka Darsono, mendampingi tim kesehatan dari puskesmas bersama pemerintah kelurahan untuk meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan ini difokuskan pada pemeriksaan lingkungan permukiman, terutama tempat-tempat yang berpotensi menampung air dan menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, pembawa virus dengue penyebab DBD.

Serka Darsono mengatakan, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut. Karena itu, warga diimbau tidak hanya menjaga kebersihan saat kegiatan PSN berlangsung, tetapi juga membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami mengajak warga membiasakan gerakan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat penyimpanan air, serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air," kata Darsono.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar melakukan langkah pencegahan tambahan untuk mengurangi risiko perkembangbiakan nyamuk di lingkungan tempat tinggal.

Sementara itu, Lurah Citrodiwangsan Wisnu Nur Rochman mengatakan, upaya pencegahan DBD membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, aparat kewilayahan hingga masyarakat.

Menurut dia, menjaga kebersihan lingkungan secara rutin merupakan langkah penting untuk mencegah munculnya sarang nyamuk.

Hal senada disampaikan bidan Septin Murdyastuti yang turut mendukung kegiatan tersebut bersama tenaga kesehatan. Edukasi kepada masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan dan pencegahan penyakit.

Melalui kegiatan PSN ini, warga RW 13 diharapkan semakin aktif memeriksa tempat penampungan air dan membersihkan lingkungan secara berkala.

Sinergi TNI, pemerintah kelurahan, dan tenaga kesehatan diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan DBD sekaligus mendorong terciptanya lingkungan permukiman yang bersih dan sehat.(Pendim 0821)

Kawal Bantuan untuk Rakyat, Babinsa Sawaran Kulon Hadir dalam Penyaluran BLT DD


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat diwujudkan melalui pendampingan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada warga yang membutuhkan. Babinsa Sawaran Kulon Pos Koramil 0821-05/Kedungjajang, Sertu Moh. Saeroji, melaksanakan pendampingan penyerahan BLT DD periode Agustus hingga Oktober 2026 di Aula Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung kelancaran penyaluran bantuan pemerintah desa sekaligus memastikan proses penyerahan berlangsung tertib, aman, dan transparan. Sebanyak 10 keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan sebesar Rp300.000 per bulan.

Untuk periode Agustus hingga Oktober 2026, setiap penerima manfaat memperoleh bantuan dengan total Rp900.000, sehingga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga serta meringankan beban ekonomi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Moh. Saeroji menyampaikan bahwa dirinya turut memantau jalannya penyaluran dan berkoordinasi dengan pemerintah desa guna mendukung pelaksanaan kegiatan agar berjalan lancar. Kehadiran Babinsa juga menjadi bentuk pendampingan kewilayahan dalam mengawal program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Pendampingan penyaluran BLT Dana Desa merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, kami berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara bijak untuk memenuhi kebutuhan prioritas keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj.) Kepala Desa Sawaran Kulon, Sudarmi, S.AP., menyampaikan bahwa penyaluran BLT Dana Desa diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi warga penerima. Pemerintah desa berupaya melaksanakan penyaluran sesuai ketentuan agar bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang berhak.

Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan peran Babinsa sebagai aparat kewilayahan yang senantiasa hadir mendampingi masyarakat, mendukung program pemerintah, serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama. (Pendim0821)

Polisi Tangkap 3 Terduga Pelaku Blokade Jalan HGU PT Kalijeruk Baru, Total 5 Orang Diamankan


Lumajang, (Onenewsjatim) 
– Polres Lumajang kembali mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi pemblokiran jalan perkebunan milik PT Kalijeruk Baru di Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Dengan penangkapan tersebut, total lima orang telah diamankan polisi terkait aksi penutupan akses jalan di kawasan perkebunan yang memiliki hak guna usaha (HGU) tersebut.

Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi mengatakan, tiga orang itu ditangkap pada Kamis (8/10/2026), saat petugas melanjutkan operasi pembukaan blokade jalan yang telah berlangsung selama dua hari.

"Jadi, ada tambahan lagi tiga orang pelaku yang diamankan," kata Riki di Lumajang, Jumat (9/10/2026).

Ketiga orang yang diamankan masing-masing berinisial M, J, dan H. Mereka diketahui berasal dari wilayah Kecamatan Randuagung dan Klakah.

Sebelumnya, polisi telah mengamankan dua orang dalam penanganan kasus pemblokiran akses jalan perkebunan tersebut pada Rabu (7/10/2026).

Riki menjelaskan, penyidik akan melakukan gelar perkara untuk mendalami keterlibatan ketiga orang yang baru diamankan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses penentuan status hukum mereka.

Dalam penyelidikan kasus ini, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa tong yang dicor dan digunakan untuk menghalangi akses jalan perkebunan.

Selain itu, penyidik telah meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa serta pihak-pihak yang terlibat.

"Hampir 10 orang saksi sudah diperiksa. Tinggal memanggil kepala desa untuk dimintai keterangan," ujar Riki.

Penanganan perkara tersebut berkaitan dengan aksi pemasangan patok dan material penghalang yang menutup akses jalan di area perkebunan PT Kalijeruk Baru. Sebelumnya, petugas melakukan penindakan sekaligus membuka paksa blokade tersebut.

Kapolres menilai aksi pemblokiran jalan secara sepihak itu sebagai tindakan yang mengarah pada premanisme karena dinilai mengganggu aktivitas pihak perkebunan.

Menurut Riki, perusahaan tersebut telah memperpanjang izin HGU yang di dalamnya mencakup peralihan fungsi lahan untuk penanaman tebu.

Ia menyebut, berdasarkan hasil penelusuran awal, aksi tersebut diduga berkaitan dengan permintaan tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) yang dilakukan dengan menghasut warga sekitar.

"Motifnya itu meminta CSR dengan cara menghasut warga sekitar, padahal pelaku merupakan orang luar. Aktor utamanya inisial B yang kita buru saat ini," tegasnya.

Polisi masih memburu seseorang berinisial B yang disebut Kapolres sebagai aktor utama dalam aksi tersebut.

Penyidik juga terus mendalami peran masing-masing pihak untuk mengungkap secara utuh dugaan keterlibatan mereka dalam pemblokiran akses jalan perkebunan PT Kalijeruk Baru.

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved