-->

09/10/2026

Diksar Saka Bhayangkara Lumajang Ditutup, Pelajar Diingatkan Jauhi Tawuran dan Judi Online

Diksar Saka Bhayangkara Lumajang Ditutup, Pelajar Diingatkan Jauhi Tawuran dan Judi Online


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Lumajang menutup Pendidikan Dasar (Diksar) Saka Bhayangkara Angkatan XXII Tahun 2026 Kwartir Cabang Lumajang di Lapangan Desa Dadapan, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (9/10/2026).

Upacara penutupan dipimpin Ps. Kasat Binmas Polres Lumajang Iptu Irdani Isma. Kegiatan tersebut diikuti siswa-siswi Pramuka tingkat SMA, SMK, dan MA dari berbagai wilayah di Kabupaten Lumajang.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Oktober 2026, para peserta mendapatkan pembekalan keterampilan kepramukaan, kedisiplinan, serta pengetahuan tentang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Materi yang diberikan meliputi Krida Lalu Lintas (Lantas), termasuk 12 gerakan pengaturan lalu lintas, Krida Ketertiban Masyarakat (Tibmas), Peraturan Baris Berbaris (PBB), serta Krida Pencegahan dan Penanggulangan Bencana (P2BA).

Iptu Irdani Isma mengatakan, pendidikan dasar tersebut tidak hanya bertujuan membekali peserta dengan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Selama tiga hari, kalian sudah ditempa dengan berbagai materi dan latihan. Rasa lelah, kurang tidur, dan menghadapi panas merupakan bagian dari proses untuk membentuk pribadi yang tangguh,” ujarnya saat memberikan arahan dalam upacara penutupan.

Ia berpesan agar seluruh peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Menurut Irdani, anggota Saka Bhayangkara harus menjadi contoh bagi teman sebaya dengan menjauhi perilaku negatif, seperti tawuran, balap liar, penyalahgunaan narkoba, dan judi online.

“Jadilah contoh di sekolah dan desa. Jangan ikut tawuran, jangan balap liar, jangan mencoba narkoba, dan jangan terlibat judi online. Kalian harus mampu menjaga diri sendiri sekaligus mengajak teman-teman untuk melakukan hal yang positif,” katanya.

Ia juga meminta peserta berani mengambil peran dalam mencegah perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Jika menemukan tindakan tersebut, anggota Saka Bhayangkara diharapkan ikut mencegah dan membantu mencari penyelesaian dengan cara yang tepat.

Selain itu, Irdani mengingatkan bahwa keanggotaan Saka Bhayangkara tidak berhenti setelah pendidikan dasar selesai. Para peserta diharapkan tetap aktif mengikuti kegiatan kepramukaan dan berkontribusi dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

Mereka juga didorong untuk membantu menyosialisasikan pesan-pesan kamtibmas dan mendukung kegiatan pengaturan lalu lintas sesuai arahan petugas.

“Jangan hanya aktif saat pendidikan dasar. Saka Bhayangkara harus hadir dan bermanfaat bagi masyarakat. Tunjukkan bahwa anggota Saka Bhayangkara Lumajang memiliki kepedulian dan mampu memberikan kontribusi positif,” ujarnya.

Irdani menambahkan, seluruh peserta juga harus menjaga nama baik Gerakan Pramuka dan Saka Bhayangkara melalui sikap disiplin, tanggung jawab, serta perilaku yang mencerminkan nilai-nilai positif.

Dengan berakhirnya pendidikan dasar tersebut, para peserta diharapkan mampu menjadi generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan ikut berperan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di Kabupaten Lumajang.

"Dengan berakhirnya pendidikan dasar ini, peserta diharapkan menjadi generasi muda yang disiplin, berkarakter, serta aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Lumajang, " Pungkasnya

Baca Artikel Terkait Lainnya

Baca juga Artikel Lainnya

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved