Lumajang, (Onenewsjatim)-Sebagai bentuk komitmen nyata dalam rangka mitigasi bencana di wilayah rawan terdampak Semeru, Kodim 0821/Lumajang melaksanakan Gerakan Penghijauan Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Rabu (14/1/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memulihkan daya dukung lingkungan sekaligus menekan risiko banjir lahar dingin dan tanah longsor yang kerap mengancam masyarakat setempat.
Danramil 0821-09/Candipuro, Kapten Inf Sumarno, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar simbolis, melainkan aksi berkelanjutan untuk mengembalikan stabilitas ekosistem di kawasan rawan bencana.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang hadir. Penghijauan ini adalah upaya kolektif untuk memperkuat mitigasi bencana. Penanaman pohon merupakan investasi jangka panjang yang akan melindungi masyarakat dari banjir dan longsor,” tegas Danramil.
Lebih dari 500 bibit pohon ditanam, terdiri dari Mahoni, Alpukat, Pete, dan Durian, yang memiliki fungsi ekologis dan ekonomis. Tanaman keras seperti mahoni berperan menahan erosi dan memperkuat struktur tanah, sementara tanaman produktif memberi potensi nilai tambah bagi ekonomi masyarakat di masa mendatang.
“Semoga apa yang kita lakukan hari ini tidak berhenti pada penanaman saja, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Jugosari. Tugas kita berikutnya adalah merawat dan memastikan pohon ini tumbuh dengan baik,” imbuh Kapten Sumarno.
Setelah itu, Danramil 0821/09 Candipuro memimpin pembagian sektor penanaman berdasarkan tingkat kerawanan, memastikan setiap titik yang ditanam memiliki dampak mitigasi maksimal.
Ratusan peserta langsung bergerak menanam bibit di area yang telah disiapkan. Personel TNI-Polri, relawan bencana, perangkat desa, dan masyarakat bekerja bersama untuk menggali, menata media tanam, dan menancapkan bibit sesuai standar penanaman untuk memastikan tingkat keberhasilan tumbuh lebih tinggi.
Kegiatan penghijauan ini merupakan bagian dari tugas TNI AD dalam memperkuat ketahanan wilayah melalui pendekatan pembinaan teritorial. Lingkungan yang pulih dan stabil merupakan pondasi keamanan jangka panjang bagi masyarakat.
Kodim 0821/Lumajang menegaskan bahwa penghijauan tidak berhenti sampai penanaman, namun akan dilanjutkan dengan pemantauan, penyiraman berkala, dan pelaporan perkembangan pertumbuhan bibit oleh Koramil dan jajaran Babinsa setempat.
Program ini sekaligus menjadi contoh sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam, mengurangi risiko bencana, dan mewujudkan wilayah Lumajang yang lebih aman dan berketahanan. (Pendim 0821).


FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram