-->

24/01/2026

Pemkab Lumajang Hidupkan Kembali PD Semeru, Fokus Trading Pasir

Pemkab Lumajang Hidupkan Kembali PD Semeru, Fokus Trading Pasir


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Semeru milik Pemerintah Kabupaten Lumajang yang sempat dinyatakan bangkrut, kini mulai dihidupkan kembali.

Pemerintah Kabupaten Lumajang resmi menunjuk Maulana Haqiqi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumda Semeru.

Penunjukan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan direktur yang ditinggalkan Bahrul Wahid, yang sebelumnya mengajukan pengunduran diri secara mendadak di tengah kondisi perusahaan yang tidak sehat.

Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan bahwa pihak eksekutif bersama DPRD memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk menyehatkan kembali Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.

“Saya sudah menyampaikan kepada DPRD, beri saya waktu untuk menyehatkan Perumda Semeru. Kalau ternyata mentok dan tidak bisa, baru kita tutup. Tapi saya yakin perusahaan daerah ini tidak akan pernah ditutup, justru bisa menjadi perusahaan yang sehat dalam enam bulan ke depan,” ujar Bunda Indah.

Untuk mencapai target tersebut, Perumda Semeru kini memfokuskan lini bisnisnya pada sektor trading pasir, dengan skema bisnis yang lebih efisien dan minim modal.

Meski pada awal tahun ini belum ada alokasi penyertaan modal, pemerintah daerah berencana mengusulkan penyertaan modal kepada DPRD pada pertengahan tahun.

“Modal sementara belum bisa kita berikan karena APBD sudah digedok. Namun untuk operasional, kita bantu dengan fasilitas kendaraan, meskipun bukan baru,” terangnya.

Sementara itu, Plt Direktur Perumda Semeru Maulana Haqiqi menyatakan siap bekerja maksimal untuk menstabilkan perusahaan dalam enam bulan ke depan. Ia menegaskan tidak ingin terjebak pada persoalan masa lalu.

“Saya tidak boleh berpikir yang lalu. Saya harus benar-benar semangat. Target kami enam bulan ini sudah ada hasilnya. Yang penting continue, tidak perlu besar dulu, yang penting Perumda Semeru berjalan dan stabil,” ujarnya.

Maulana menjelaskan, Perumda Semeru akan berperan sebagai penghubung antara pemilik stockpile pasir dengan pasar, seperti batching plant dan pabrik industri. Skema ini dinilai lebih aman karena tidak membutuhkan modal besar.

“Biar modalnya tidak terlalu banyak, kita ini semacam distributor pasir. Pembayarannya bisa tiga hari sekali. Kita ambil dari stockpile, kita kulak, lalu kita yang mencari market,” jelasnya.

Ia menegaskan, fokus utama saat ini adalah memastikan perusahaan bisa bertahan, memperoleh laba, dan mencapai titik stabil, hingga akhirnya mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah dan masyarakat sekitar.

“Yang pertama perusahaan ini harus survive, yang kedua bisa untung, yang ketiga stabil. Harapannya semuanya bisa bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Selain sektor pasir, Perumda Semeru juga akan tetap mengembangkan usaha di bidang distribusi pupuk yang selama ini sudah berjalan. Saat ini, Perumda Semeru tercatat sebagai salah satu dari delapan distributor pupuk di Kabupaten Lumajang.

“Untuk pupuk sudah jalan dan nanti pasti kita perkuat. Tadi Ibu Bupati juga menyampaikan akan ada tambahan kuota. Di Lumajang ini ada delapan distributor pupuk dan kita salah satunya,” pungkas Maulana.(Imam)

Baca Artikel Terkait Lainnya

Baca juga Artikel Lainnya

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved