-->

08/05/2026

Danrem 083/BDJ Tinjau Infrastruktur Strategis dan Lokasi Yonif TP di Lumajang

Danrem 083/BDJ Tinjau Infrastruktur Strategis dan Lokasi Yonif TP di Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Wahyu Ramadhanus Suryawan meninjau sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (8/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Danrem didampingi Komandan Kodim 0821/Lumajang, Anton Subhandi.

Peninjauan dilakukan di beberapa titik, meliputi pembangunan Jembatan Perintis di Desa Kebonagung, bangunan KDKMP Desa Klanting, hingga lokasi yang direncanakan menjadi pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Desa Burno, Kecamatan Senduro.

Kegiatan itu dilakukan untuk memastikan progres pembangunan infrastruktur strategis sekaligus kesiapan program teritorial yang dinilai berdampak langsung terhadap masyarakat dan penguatan ketahanan wilayah.

Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan mengatakan pembangunan infrastruktur desa harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi lokal.

“Pembangunan Jembatan Perintis ini sangat penting karena menjadi akses penghubung masyarakat. Dengan akses yang baik, mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian juga akan semakin lancar,” ujar Wahyu dalam keterangannya.

Selain meninjau jembatan, Danrem juga mengecek kesiapan bangunan KDKMP Desa Klanting yang diproyeksikan menjadi sarana penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa.

Menurutnya, program pemberdayaan wilayah harus berjalan seiring dengan pembangunan pertahanan teritorial agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjalin untuk mendukung percepatan pembangunan wilayah,” katanya.

Sementara itu, Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi menambahkan peninjauan lokasi pembangunan Yonif TP di Desa Burno merupakan bagian dari program strategis TNI Angkatan Darat dalam memperkuat ketahanan wilayah.

“Keberadaan Yonif TP nantinya diharapkan tidak hanya memperkuat aspek pertahanan, tetapi juga mampu mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah sekitar,” ujar Anton.

Ia menyebutkan, kawasan Desa Burno dinilai memiliki potensi strategis untuk mendukung program teritorial dan pengembangan wilayah di Kabupaten Lumajang.

Peninjauan berlangsung dengan melibatkan jajaran TNI, perangkat desa, dan unsur terkait lainnya. Kegiatan berjalan aman dan lancar hingga selesai.

Baca Artikel Terkait Lainnya

Baca juga Artikel Lainnya

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved