Lumajang, (Onenewsjatim) – Pelaku pencurian sepeda motor yang ditabrak Mohammad Holi (32), warga Desa Tegalciut, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, ternyata merupakan residivis Polrestabes Surabaya. Pelaku tersebut juga disebut telah beraksi di wilayah Lumajang.
Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi mengatakan, status pelaku sebagai residivis diketahui dalam pendalaman kasus pencurian sepeda motor yang berujung tewasnya salah satu pelaku tersebut.
"Memang pelaku begal itu sudah lama jadi residivis Polrestabes Surabaya dan beraksi di wilayah Lumajang," kata Riki.
Menurutnya, polisi bergerak cepat mengungkap kasus tersebut setelah peristiwa pencurian terjadi. Penanganan perkara dilakukan meski dalam kejadian itu sempat terjadi upaya pencegahan kejahatan oleh masyarakat.
Riki menyebut pengejaran yang dilakukan Holi terhadap pelaku merupakan bagian dari rangkaian peristiwa pidana. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai hot pursuit atau pengejaran spontan.
"Itu menjadi satu rangkaian tindak pidana. Bisa dibilang kalau di luar negeri itu adalah hot pursuit, yaitu pengejaran yang spontan, baik dari pihak aparat kepolisian ataupun pihak masyarakat," ujarnya.
Dari hasil penyidikan sementara, polisi telah mengumpulkan sejumlah bukti untuk memperkuat perkara tersebut.
"Alhamdulillah, perkara tersebut sudah cukup banyak bukti yang kita peroleh. Sehingga kita yakin dan percaya perkara ini bisa kita lanjutkan ke tahap selanjutnya," jelasnya.
Riki mengatakan, pihaknya terus memburu dan mengungkap pelaku begal yang meresahkan masyarakat Lumajang.
"Alhamdulillah kita bisa mengurangi dan satu per satu kita ungkap serta kita tangkap para pelaku begal yang meresahkan masyarakat Lumajang," katanya.
Satu Pelaku Tewas, Rekannya Ditahan
Dalam kasus tersebut, satu pelaku bernama Zidan Bustomi meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya ditabrak mobil Mohammad Holi.
Sementara rekannya, Dimas Septa Prasetya (26), warga Desa Randuagung, Kecamatan Randuagung, mengalami luka-luka dan sempat menjalani perawatan di RS Bhayangkara.
Setelah kondisinya pulih, Dimas kemudian diamankan dan kini ditahan di Ruang Tahanan Polres Lumajang.
"Satu pelaku sudah kami amankan. Sempat dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka, tapi sudah pulih. Sehingga satu pelaku tersebut sudah kami amankan di ruang tahanan Polres Lumajang," ungkap Riki.
Polisi selanjutnya akan berkoordinasi dengan Kejaksaan untuk melengkapi materi penyidikan sebelum perkara tersebut dilanjutkan ke tahap berikutnya.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan, berkolaborasi untuk memenuhi materi-materi penyidikan yang kita peroleh dan kita kembangkan," katanya.
Pelaku Sempat Melawan
Riki mengungkapkan, Dimas yang mengalami luka sempat melakukan perlawanan setelah kendaraan yang ditumpanginya ditabrak.
Pelaku juga sempat menyangkal dirinya terlibat dalam pencurian. Namun setelah dilakukan penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aksi kejahatan.
"Setelah kita geledah pada saat itu, ditemukan kunci T di kantongnya. Kemudian ada celurit. Dia juga sempat memukul-mukul mobil korban," ungkapnya.
Menurut Riki, temuan tersebut menjadi bagian dari barang bukti yang kini didalami penyidik dalam proses hukum terhadap pelaku.
Penabrak Pelaku Belum Dipastikan Dapat Penghargaan
Terkait kemungkinan Mohammad Holi mendapatkan penghargaan karena membantu menggagalkan aksi pencurian, Riki mengatakan pihaknya masih melakukan evaluasi.
"Kita lihat nanti. Kita evaluasi apakah itu memang bisa diberikan penghargaan atau tidak. Nanti kita lihat," ujarnya.
Riki menyebut tindakan Holi sebagai bentuk upaya spontan masyarakat dalam mencegah terjadinya tindak kejahatan.
"Penabrakan pelaku begal adalah kegiatan pencegahan tindak kejahatan. Pencegahan kejahatan tidak hanya bisa dilakukan oleh masyarakat, tapi juga bisa dilakukan oleh aparat penegak hukum," katanya.
Dia menegaskan, Polres Lumajang akan terus melakukan tindakan tegas terhadap aksi begal dan premanisme yang meresahkan masyarakat.
"Polres Lumajang selalu akan menindak tegas aksi-aksi begal ataupun premanisme. Sehingga masyarakat di Lumajang benar-benar bisa beraktivitas dengan baik dan situasi wilayah Lumajang aman, tertib dan kondusif," tegasnya.
Curanmor Berujung Maut
Diberitakan sebelumnya, aksi pencurian sepeda motor di wilayah Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, berujung maut.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Ranuyoso, Desa Ranuyoso, Kecamatan Ranuyoso, Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.
Dua pelaku diduga membawa kabur sepeda motor milik Rohimah. Aksi tersebut diketahui oleh suaminya, Mohammad Holi.
Holi kemudian melakukan pengejaran menggunakan mobil. Dalam pengejaran tersebut, mobil Holi menabrak sepeda motor yang dikendarai kedua pelaku.
Akibat kejadian itu, Zidan Bustomi meninggal dunia di lokasi. Sedangkan Dimas Septa Prasetya mengalami luka dan sempat mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya diamankan polisi.
Kapolres Lumajang juga mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan adanya indikasi tindak kejahatan.
"Jangan sungkan. Telepon 110. Itu akan tersambung ke layanan 110. Kita akan respons cepat," pungkas Riki.


FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram