Lumajang, (Onenewsjatim)-Satlantas Polres Lumajang akan menambah pemasangan banner peringatan di sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan saat melintas di ruas yang memiliki potensi kecelakaan.
Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Pratama Sudirno mengatakan, sejumlah banner peringatan sebenarnya telah terpasang di beberapa lokasi. Namun, jumlah dan penempatannya akan ditambah agar lebih mudah terlihat oleh masyarakat.
"Untuk banner sementara sudah, cuma nanti ke depannya kita tambahkan supaya lebih terlihat lagi oleh masyarakat," ujarnya.
Salah satu wilayah yang menjadi perhatian berada di jalur utara Lumajang, mulai dari perbatasan Kabupaten Lumajang dengan Probolinggo hingga Kecamatan Klakah.
Menurut Bayu, kondisi sejumlah ruas jalan yang relatif kecil serta perilaku pengendara saat mendahului menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai. Pengendara yang mencoba mendahului kendaraan lain dari sisi kiri dinilai berpotensi memicu kecelakaan.
Selain jalur utara, polisi juga memetakan sejumlah ruas jalan lain yang perlu mendapat perhatian. Di wilayah selatan, titik rawan berada di jalur menuju Kecamatan Tempeh dan Pasirian.
Jalan Raya Jatiroto juga menjadi perhatian karena banyak dilalui kendaraan berukuran besar. Sementara Jalan Raya Tekung dan Nogosari juga termasuk ruas yang dinilai rawan kecelakaan.
Bayu mengatakan kecelakaan di sejumlah ruas tersebut tidak hanya melibatkan kendaraan roda dua. Kendaraan roda empat juga dapat terlibat kecelakaan, sehingga seluruh pengguna jalan diminta meningkatkan kewaspadaan.
Untuk mengantisipasi kecelakaan, Satlantas Polres Lumajang tetap melaksanakan kegiatan poros pagi. Pengaturan lalu lintas dilakukan terutama pada jam-jam aktivitas masyarakat yang dinilai rawan.
"Yang rawan-rawan itu biasanya jam operasional, jam 06.00 sampai 08.00 WIB, kemudian mulai jam 16.00 sampai 18.00 WIB," kata Bayu.
Selain pengaturan lalu lintas, polisi juga terus melakukan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat. Edukasi terutama menyasar kalangan pelajar di sekolah.
Ke depan, Satlantas Polres Lumajang akan berkoordinasi dengan polsek jajaran untuk meningkatkan edukasi di wilayah yang dilintasi jalan raya provinsi dan memiliki potensi kecelakaan.
"Kami bisa komunikasi dengan polsek jajaran yang sekiranya ada jalan raya provinsi yang sering terjadi kecelakaan. Nanti kita lakukan upaya-upaya edukasi terhadap masyarakat, termasuk keliling-keliling desa," ujarnya.
Bayu mengimbau seluruh pengguna jalan untuk memperhatikan aspek keselamatan sebelum berkendara. Pengendara diminta memastikan kelengkapan administrasi, perlengkapan kendaraan serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
"Kepada pengguna jalan raya, tetap perhatikan kamtertibcarlantas, mulai dari administrasi, perlengkapan peralatan, dan patuhi rambu lalu lintas," katanya.
Polisi juga mengingatkan pelajar dan pengguna sepeda motor agar tidak melakukan aksi balap di jalan raya.
"Untuk teman-teman genjet atau siswa-siswa, stop untuk balap. Kita akan menurunkan angka fatalitas laka lantas di wilayah Kabupaten Lumajang," tegas Bayu.
Selain itu, polisi juga akan memasang banner peringatan di jalan menurun Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit. Satlantas akan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memasang tanda peringatan agar pengguna jalan lebih waspada ketika melintasi ruas tersebut. (Imam)


FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram