Surabaya, (Onenewsjatim) – Polrestabes Surabaya Polda Jawa Timur terus memperkuat langkah pencegahan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Salah satu upaya yang dilakukan yakni membagikan sekaligus memasang alarm motor secara gratis kepada masyarakat.
Program tersebut merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian di tengah masih tingginya angka curanmor di Kota Surabaya.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan, penggunaan alarm dinilai lebih efektif dibandingkan sistem pengamanan konvensional seperti kunci ganda. Menurutnya, faktor kepraktisan menjadi keunggulan utama alarm motor.
“Alarm memberikan respons otomatis ketika motor diganggu. Suara yang muncul bisa menarik perhatian warga sekitar dan memberi efek kejut kepada pelaku,” kata Luthfie, Selasa (28/1/2026).
Ia menilai, kunci ganda kerap tidak digunakan oleh pemilik kendaraan karena dianggap merepotkan. Berbeda dengan alarm yang bekerja tanpa perlu perlakuan tambahan dari pengguna.
Selain pembagian alarm gratis, Polrestabes Surabaya juga menggelar bazar kendaraan bermotor (ranmor). Kegiatan ini memberi kesempatan bagi korban curanmor untuk mengambil kembali sepeda motornya yang berhasil diamankan polisi.
Pengambilan kendaraan dilakukan langsung di Mapolrestabes Surabaya dengan membawa dokumen kepemilikan seperti STNK, BPKB, KTP, serta surat tilang apabila ada.
Bazar ranmor digelar dalam dua tahap, yakni pada 21–24 Januari 2026 dan dilanjutkan pada 26–30 Januari 2026.
Sementara itu, Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Erika Purwana Putra menjelaskan bahwa program pemasangan alarm motor gratis terbuka untuk masyarakat umum. Namun, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap karena keterbatasan jumlah perangkat dan personel.
“Pemasangan dilakukan di Mapolrestabes Surabaya dan terintegrasi dengan kegiatan bazar ranmor. Setiap hari kemungkinan ada pembatasan kuota,” ujar Erika.
Ia menambahkan, masyarakat yang ingin mengikuti program tersebut juga diajak berpartisipasi melalui media sosial dengan berinteraksi di akun resmi Kapolrestabes Surabaya dan Kasat Samapta sebagai bagian dari kampanye edukasi keamanan.
“Ini bukan sekadar syarat, tapi bentuk apresiasi kami kepada masyarakat sekaligus upaya membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga keamanan kendaraan,” tegasnya.
Dengan kolaborasi antara kepolisian dan warga, Erika berharap angka curanmor di Surabaya dapat ditekan secara signifikan.(Red)


FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram