Lumajang, (Onenewsjatim)– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lumajang memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus Hari Ulang Tahun ke-80 PWI di Pendopo Arya Wiraraja, Senin (9/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pejabat Pemkab Lumajang, insan pers, serta sejumlah undangan lainnya.
Ketua PWI Lumajang Mujibul Choir menegaskan, peringatan HPN bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum refleksi atas peran strategis pers dalam kehidupan demokrasi.
“Sejak awal kemerdekaan hingga era digital saat ini, pers selalu berada di garis depan dalam menyampaikan informasi, mengawal kebijakan publik, sekaligus menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat,” kata Choir dalam sambutannya.
Ia mengingatkan bahwa penetapan 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional oleh Presiden Soeharto bertepatan dengan hari lahir PWI merupakan bentuk pengakuan negara terhadap kontribusi pers dalam sejarah bangsa.
Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya hoaks, Mujibul menilai peran pers profesional justru semakin vital.
Namun demikian, ia mengungkapkan masih rendahnya tingkat kompetensi wartawan di daerah.
“Di Lumajang jumlah wartawan diperkirakan lebih dari 100 orang, tetapi yang sudah mengikuti dan lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) baru sekitar 30 persen,” ujarnya.
Menurut Mujibul, UKW bukan sekadar sertifikat, melainkan instrumen penting untuk memastikan wartawan bekerja sesuai standar profesional dan kode etik jurnalistik.
Melalui momentum HPN 2026, PWI Lumajang berharap adanya dukungan lebih kuat dari pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan untuk memfasilitasi penyelenggaraan UKW.
“Sinergi ini penting agar kualitas pers lokal semakin meningkat. Apalagi di Jawa Timur, penyelenggaraan UKW resmi saat ini masih terbatas pada PWI dan Universitas Dr. Soetomo (Unitomo),” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan pentingnya peran pers dalam menyajikan informasi yang berkualitas, edukatif, dan konstruktif bagi masyarakat.
“Media memiliki peran strategis dalam membentuk persepsi publik sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan proses pembangunan,” kata Bunda Indah
Ia berharap insan pers tidak hanya menyajikan berita yang informatif, tetapi juga mampu membangun citra positif daerah.
“Melalui pemberitaan yang membangun, kami berharap insan pers dapat ikut mempromosikan Kabupaten Lumajang, baik dari sektor pariwisata, budaya, ekonomi, maupun pembangunan,” ujarnya.
Bunda menegaskan, pers merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“Kami berharap informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar memberikan manfaat nyata serta mendukung kemajuan Kabupaten Lumajang,” pungkasnya.


FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram