-->

10/08/2026

Karhutla Bromo Meluas ke B29 Lumajang, Vegetasi Terbakar, Wisatawan Tetap Berkunjung

Karhutla Bromo Meluas ke B29 Lumajang, Vegetasi Terbakar, Wisatawan Tetap Berkunjung


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) meluas hingga kawasan wisata Puncak B29 di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Rembetan api dari kawasan hutan Bromo mulai memasuki area Puncak B29 pada Sabtu (8/8/2026) malam.

Api sempat membakar sejumlah vegetasi yang berada di kawasan wisata yang dikenal sebagai "Negeri di Atas Awan" tersebut.

Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar di media sosial, kobaran api terlihat membakar vegetasi di sekitar kawasan Puncak B29.

Api kemudian berhasil dipadamkan di area tersebut.

Meski sempat terdampak kebakaran, kawasan wisata Puncak B29 masih dibuka untuk wisatawan pada Minggu (9/8/2026).

Salah seorang pengunjung asal Kota Malang, Elang Mulya Maulana, mengatakan aktivitas wisata di Puncak B29 masih berjalan.

Menurut dia, wisatawan masih diperbolehkan berkunjung meski kebakaran hutan di kawasan Bromo belum sepenuhnya tertangani.

"Masih dibuka untuk umum sih, tapi ya itu vegetasinya sudah habis terbakar," ujar Elang saat ditemui di Puncak B29 Lumajang, Minggu (9/8/2026).

Elang mengatakan, petugas gabungan dari sejumlah daerah masih melakukan upaya pemadaman kebakaran di kawasan TNBTS.

Petugas tersebut, kata dia, terlihat berasal dari wilayah Lumajang, Malang, hingga Probolinggo.

"Mungkin untuk wisata Bromo masih ditutup karena ada upaya pemadaman api. Tapi untuk B29 sampai hari ini terbuka untuk umum," katanya.

Sementara itu, wisatawan asal Surabaya, Samsul, menyayangkan terjadinya kebakaran hutan yang turut berdampak pada kawasan wisata B29.

Menurut dia, kondisi tersebut membuat wisatawan tidak dapat menikmati pemandangan alam secara optimal.

"Ini cukup disayangkan dengan terjadinya bencana kebakaran ini. Banyak wisatawan yang tidak bisa menikmati keindahan alam secara optimal," ujar Samsul.

Pengelola Wisata B29 Lumajang, Slamet, membenarkan bahwa api sempat merembet hingga kawasan Puncak B29.

Namun, dia memastikan kondisi tersebut tidak mengganggu aktivitas wisatawan secara signifikan.

Menurut Slamet, kebakaran di kawasan Bromo yang terjadi sejak 3 Agustus 2026 tidak berdampak langsung terhadap aktivitas wisata di Puncak B29.

Bahkan, setelah api merembet dan membakar sebagian vegetasi di sekitar kawasan view point, wisatawan masih dapat berkunjung.

"Ini memang sempat terjadi kebakaran untuk di kawasan Puncak B29. Tapi, untuk pengunjung normal-normal saja, soalnya tidak berbahaya," kata Slamet.

Sementara itu, kebakaran hutan dan lahan di kawasan TNBTS masih menjadi perhatian petugas gabungan. Upaya pemadaman terus dilakukan untuk mencegah api meluas ke wilayah lainnya.

Kondisi angin dan medan kawasan pegunungan menjadi salah satu tantangan dalam proses penanganan kebakaran. (Mam) 

Baca Artikel Terkait Lainnya

Baca juga Artikel Lainnya

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved