-->

07/04/2026

Modus Ajak Keluar, Siswa SMP di Lumajang Diduga Setubuhi Adik Kelas di Bawah Ancaman

Modus Ajak Keluar, Siswa SMP di Lumajang Diduga Setubuhi Adik Kelas di Bawah Ancaman


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Lumajang. Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) berusia 13 tahun diduga menjadi korban persetubuhan oleh kakak kelasnya sendiri berinisial BHR.

Peristiwa nahas tersebut dilaporkan terjadi di area belakang sebuah Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kecamatan Tempeh, Lumajang, pada Senin (5/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kasi Humas Polres Lumajang melalui Kasubsi Pidm Si Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengonfirmasi adanya laporan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kejadian bermula saat pelaku menjemput korban di dekat rumahnya dengan dalih mengajak keluar.

"Awalnya pelaku menjemput korban di sebelah rumahnya. Namun, korban kemudian dibawa ke area belakang sebuah gedung sekolah dasar di Kecamatan Tempeh," ujar Ipda Suprapto saat dikonfirmasi, Selasa (7/4/2026).

Di lokasi itulah, BHR melancarkan aksinya. Berdasarkan keterangan awal, korban sempat menolak ajakan pelaku, namun pelaku menggunakan ancaman kekerasan agar korban menuruti kemauannya.

"Pelaku mengancam akan memukul korban jika tidak mau menuruti kemauannya. Karena merasa takut di bawah tekanan ancaman tersebut, korban akhirnya terpaksa melayani pelaku," tambah Suprapto.

Kasus ini baru terungkap setelah salah seorang tetangga korban mencurigai gerak-gerik pelaku dan korban. Tetangga tersebut kemudian menceritakan kejadian itu kepada orang tua korban.

Mendengar informasi tersebut, orang tua korban langsung mengonfrontasi sang anak. Di hadapan orang tuanya, siswi malang tersebut akhirnya mengakui bahwa dirinya telah disetubuhi oleh BHR di belakang bangunan SD.

Tak terima dengan perbuatan pelaku, orang tua korban langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian untuk diproses secara hukum.

Saat ini, pihak Kepolisian Resor (Polres) Lumajang tengah melakukan pendalaman terkait kasus ini

"Untuk terduga pelaku saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh tim penyidik. Kami berkomitmen untuk menangani kasus kekerasan terhadap anak ini secara serius," tegas Ipda Suprapto.

Baca Artikel Terkait Lainnya

Baca juga Artikel Lainnya

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved