Lumajang, (Onenewsjatim)-Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar melakukan kunjungan kerja ke Yonif 527/Badak Yudha (By), Kabupaten Lumajang, Jumat (8/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengecek kesiapan personel dan perlengkapan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Tahun Anggaran 2026.
Kedatangan Kasdam disambut Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan dan Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi.
Dalam kunjungan itu, Brigjen TNI Zainul Bahar memimpin apel kesiapan Satgas Pamtas RI-PNG di Lapangan Apel Pratu Natra Yonif 527/By. Ia juga memberikan pengarahan kepada prajurit yang akan menjalankan tugas operasi di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini.
"Kalian telah melalui proses panjang mulai dari pemeriksaan kesehatan, latihan hingga kesiapan operasional. Sebagai prajurit, kita harus selalu siap ditugaskan dalam kondisi apa pun," ujar Zainul Bahar dalam arahannya.
Ia menegaskan, penugasan operasi merupakan amanah negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, loyalitas dan kesiapan.
Menurutnya, prajurit yang tergabung dalam Satgas Pamtas merupakan personel terpilih yang dipercaya menjalankan tugas strategis negara di wilayah perbatasan.
"Kalian adalah prajurit terpilih. Jaga kehormatan satuan, bangun kekompakan tim, dan jadilah pelindung serta pengayom masyarakat di daerah penugasan," katanya.
Selain melakukan pengecekan personel, Kasdam juga memeriksa kesiapan perlengkapan inventaris dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang akan digunakan selama penugasan.
Dalam kesempatan itu, Kasdam turut membacakan sambutan Pangdam V/Brawijaya yang berisi apresiasi atas kesiapan seluruh prajurit menghadapi operasi penugasan negara.
Pangdam menekankan pentingnya disiplin serta kemampuan membangun hubungan baik dengan masyarakat di wilayah penugasan.
"Jadikan penugasan ini sebagai bentuk pengabdian dan kebanggaan kepada bangsa dan negara," demikian pesan Pangdam V/Brawijaya yang dibacakan Kasdam.
Sementara itu, Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi mengatakan kesiapan personel Satgas terus dimatangkan, baik dari sisi fisik, mental maupun perlengkapan pendukung operasi.
"Kesiapan prajurit menjadi prioritas agar pelaksanaan tugas di wilayah perbatasan dapat berjalan optimal dan sesuai harapan," ujar Anton.


FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram