![]() |
Lumajang, (Onenewsjatim) - Puluhan warga mengantre panjang untuk mendapatkan beras dan minyak goreng dengan harga lebih murah dalam kegiatan pasar murah di Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT), Desa Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Kamis (13/8/2026).
Pasar murah tersebut digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang.
Sejak kegiatan berlangsung, warga tampak memadati sejumlah stan yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari panjangnya antrean sejak stan dibuka. Warga rela menunggu giliran untuk membawa pulang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Kegiatan pasar murah ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Momentum tersebut dimanfaatkan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus mengajak warga menyambut peringatan kemerdekaan dengan penuh kegembiraan.
Pantauan di lokasi, antrean warga mengular terutama di stan beras SPHP dan minyak goreng Minyakita.
Warga rela menunggu hingga berjam-jam demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga di pasaran.
Tingginya antusiasme masyarakat bahkan membuat petugas harus mengambil tambahan pasokan beras hingga dua kali. Warga terus berdatangan dan mengantre untuk membeli beras serta minyak goreng.
Salah satu warga, Diah, mengaku rela berdiri di antrean hingga dua jam demi bisa membawa pulang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
"Beli minyak sama beras, karena lebih murah di sini daripada di pasar. Nggak apa-apa walaupun antre tadi sampai dua jam," ujar Diah saat ditemui di lokasi, Kamis (13/8/2026).
Diah menuturkan, selisih harga yang ditawarkan di pasar murah ini sangat membantu dapur rumah tangganya.
"Beli minyak sama beras tadi. Untuk minyak harganya lebih murah, kalau di pasar itu biasanya 1 liter Rp 20 ribu, di sini nggak sampai Rp 20 ribu," tambahnya.
Di pasar murah tersebut, beras SPHP dijual Rp55 ribu per kemasan 5 kilogram. Harga itu lebih murah dibandingkan harga di pasaran yang mencapai sekitar Rp62 ribu per 5 kilogram.
Selain beras, minyak goreng Minyakita juga menjadi salah satu komoditas yang paling banyak diburu warga. Minyakita kemasan 2 liter dijual Rp29 ribu, sedangkan harga di pasaran disebut dapat mencapai sekitar Rp36 ribu per kemasan.
Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Lumajang Retno Wulandari mengatakan pasar murah tersebut sengaja digelar untuk memperingati Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang diperingati setiap 17 Agustus.
"Pasar murah ini kami selenggarakan untuk memperingati Proklamasi 17 Agustus. Jadi kami juga ingin masyarakat menyambut dengan gembira. Karena tupoksi kami di bidang pangan, maka kami selenggarakan pasar murah yang tentu harganya lebih murah," kata Retno.
Menurut Retno, pemerintah menyediakan stok cukup besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama kegiatan pasar murah berlangsung.
DKPP Lumajang menyiapkan sekitar 4 ton beras SPHP dan 2.400 liter Minyakita. Selain itu, pasar murah juga menyediakan sejumlah kebutuhan rumah tangga lainnya, seperti telur, gula hingga bawang putih.
Pasar murah ini sekaligus menjadi bentuk upaya pemerintah daerah membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih ringan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (Mam)


FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram