-->

03/02/2025

Pembunuhan di Klakah Lumajang: Polisi Tangkap Tersangka dan Ungkap Motif

Pembunuhan di Klakah Lumajang: Polisi Tangkap Tersangka dan Ungkap Motif


Lumajang, (Onenewsjatim)
- Kepolisian Resor Lumajang berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di depan sebuah toko di Klakah, Kabupaten Lumajang, kurang dari 24 jam setelah kejadian. Korban, RR (30), ditemukan dengan luka parah di bagian punggung dan akhirnya meninggal dunia di rumah sakit.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu dini hari, (2/2/2025), sekitar pukul 01.00 WIB di depan Toko Timbul Jaya, yang terletak di seberang Pom Bensin Klakah, Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang.

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, dalam konferensi pers yang diadakan di Mapolres Lumajang pada Senin (3/2/2025), menjelaskan bahwa tersangka berhasil ditangkap setelah serangkaian penyelidikan intensif.

"Kami mendapatkan informasi, langsung melakukan upaya penyidikan, kemudian melakukan pengejaran, sehingga kami berhasil menemukan tersangka dan mengamankannya," ujar Kapolres.

Tersangka yang berhasil diamankan adalah NA (25), seorang warga Desa Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso. Saat ini, NA sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif dan detail kejadian yang sebenarnya.

Baca Berita Selengkapnya : Penjual Gorengan di Lumajang Meregang Nyawa Akibat Dibacok Pembeli

Kronologi dan Motif Pembunuhan

Alex menjelaskan bahwa kejadian ini bermula ketika korban, Ryo Robiansyah, yang dalam kondisi mabuk bertemu dengan adik tersangka.

"Peristiwa bermula ketika korban, yang dalam keadaan terpengaruh alkohol, bertemu dengan adik tersangka. Terjadi penganiayaan terhadap adik tersangka, yang kemudian melapor kepada kakaknya, tersangka NA," kata AKBP Alex.

Setelah menerima laporan dari adiknya, NA langsung mencari korban untuk meminta penjelasan. Pertemuan tersebut berubah menjadi perkelahian antara korban dan tersangka. Keduanya menggunakan senjata tajam dalam perkelahian tersebut.

"Korban mencoba melarikan diri, namun tersangka terus mengejar dan kembali menyerang korban hingga terjatuh. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit, namun sayangnya nyawanya tidak tertolong," tambahnya.

Motif dari pembunuhan ini diduga kuat karena NA merasa tidak terima atas penganiayaan yang dialami oleh adiknya. NA bertindak untuk membela adiknya dan mencari keadilan atas tindakan penganiayaan tersebut.

"Setelah kejadian ini, kami langsung bergerak cepat, mengumpulkan bukti-bukti, dan berhasil menangkap tersangka dalam waktu kurang dari 24 jam. Kami akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini," terang Alex Sandy Siregar. (Imam)

Baca Artikel Terkait Lainnya

Baca juga Artikel Lainnya

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved