Lumajang, (Onenewsjatim) – Pemerintah Kabupaten Lumajang menyiapkan 31 armada bus pariwisata untuk mengantar 1.258 calon jemaah haji menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada musim haji tahun 2026.
Selain armada transportasi, Pemkab Lumajang juga menyiapkan konsumsi bagi para jemaah selama perjalanan menuju embarkasi haji.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Lumajang, Muhammad Imron Rosyadi mengatakan, seluruh bus yang disiapkan merupakan armada terbaik demi memberikan kenyamanan bagi para calon jemaah haji.
“Untuk persiapan pemberangkatan ini dari Pemda yang pertama kaitannya dengan akomodasi. Bus yang kita siapkan adalah bus yang terbaik,” kata Imron Rosyadi.
Ia menjelaskan, seluruh calon jemaah haji akan mendapatkan fasilitas transportasi dan konsumsi selama perjalanan menuju Asrama Haji Surabaya.
“Untuk semua jemaah sebanyak 1.258 orang, selain bus juga ada konsumsi yang menyertai. Jadi untuk makan malam kita siapkan, termasuk sarapan pagi,” ujarnya.
Menurutnya, total 31 armada tersebut dibagi dalam empat kelompok terbang (kloter). Kloter 98 disiapkan enam bus, kloter 99 sebanyak sembilan bus, kloter 100 sebanyak sembilan bus, dan kloter 101 sebanyak tujuh bus.
“Total ada 31 bus untuk pemberangkatan, dan untuk penjemputan juga disiapkan 31 bus. Semuanya insya Allah menggunakan jetbus dengan kualitas yang bagus,” jelasnya.
Imron menuturkan, makan malam sengaja disiapkan Pemkab Lumajang karena jadwal kedatangan jemaah di Asrama Haji diperkirakan melewati batas layanan konsumsi.
“Untuk makan malam kita siapkan nasi kotak, karena di Asrama Haji layanan makan malam hanya sampai pukul 19.00 WIB, sementara kemungkinan jemaah diterima sekitar pukul 20.00 WIB,” terangnya.
Tak hanya itu, Pemkab Lumajang juga memberikan perhatian khusus bagi jemaah lanjut usia (lansia) dengan menyiapkan ambulans dan tenaga medis selama proses pemberangkatan.
“Kami juga diiringi ambulans dari Dinas Kesehatan beserta tenaga medisnya. Sewaktu-waktu jika ada persoalan medis di perjalanan, mereka yang akan menangani,” ungkapnya.
Selain pengawalan medis selama perjalanan, tim kesehatan juga disiagakan di Pendopo Aryawiraraja Lumajang untuk mengantisipasi kondisi darurat sebelum keberangkatan.
“Jemaah kita banyak yang lansia. Jadi ketika ada persoalan medis, baik di pendopo maupun di perjalanan, semuanya sudah disiapkan penanganannya,” pungkasnya.


FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram