Lumajang, (Onenewsjatim) – Dalam rangka membentuk karakter generasi muda yang berjiwa nasionalis dan cinta tanah air sejak dini, Danramil 0821-01/Lumajang Kapten Inf Ahmad Ely Supriyadi memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada siswa kelas X dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 3 Lumajang, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh 350 siswa kelas X tersebut berlangsung dengan penuh antusias. Melalui penyampaian materi yang komunikatif dan interaktif, para peserta diajak memahami pentingnya nilai-nilai Pancasila, semangat persatuan dan kesatuan, cinta tanah air, disiplin, serta tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa di tengah berbagai tantangan perkembangan zaman.
Dalam materinya, Kapten Inf Ahmad Ely Supriyadi menegaskan bahwa pelajar memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh karena itu, wawasan kebangsaan harus ditanamkan sejak dini agar para siswa memiliki karakter yang kuat, berintegritas, serta mampu menyaring berbagai pengaruh negatif yang dapat mengancam persatuan bangsa.
"Sebagai generasi penerus, para pelajar harus memiliki semangat belajar yang tinggi, disiplin, saling menghormati, serta menjunjung nilai-nilai kebangsaan. Kalian adalah calon pemimpin masa depan yang akan menentukan arah kemajuan bangsa, sehingga rasa cinta tanah air harus terus dipupuk melalui sikap dan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari," ungkap dia.
Selain menyampaikan materi kebangsaan, Danramil juga mengajak para siswa untuk menjauhi perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, serta bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk meningkatkan prestasi dan memperluas wawasan, bukan menjadi media penyebaran informasi yang dapat memecah persatuan.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 3 Lumajang, Moh. Yatim Khudlori, M.Pd., mengatakan bahwa pemberian materi Wawasan Kebangsaan oleh Danramil 0821-01/Lumajang menjadi bekal penting bagi peserta didik baru dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta rasa cinta tanah air.
"Materi Wawasan Kebangsaan sangat bermanfaat bagi siswa, khususnya di masa MPLS, karena menjadi pondasi awal dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme, persatuan, toleransi, dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi, para pelajar perlu memiliki karakter yang kuat agar mampu menyaring pengaruh negatif tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia," ujar Yatim.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara sekolah dan TNI memberikan nilai edukatif yang sangat positif. Menurutnya, kehadiran Danramil tidak hanya memberikan wawasan tentang kebangsaan, tetapi juga memotivasi para siswa untuk lebih disiplin, menghormati perbedaan, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, serta memiliki semangat belajar dan berprestasi.
"Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Dengan demikian, para siswa tidak hanya tumbuh menjadi pelajar yang berprestasi, tetapi juga menjadi generasi yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara," pungkasnya.
Kegiatan pemberian materi Wawasan Kebangsaan tersebut merupakan salah satu bentuk sinergi antara TNI dan dunia pendidikan dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, serta memiliki semangat bela negara. Diharapkan, melalui pembinaan sejak masa MPLS, para siswa mampu tumbuh menjadi generasi yang cerdas, disiplin, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara. (Pendim0821)


FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram