Probolinggo, (Onenewsjatim) – Kecelakaan antara kereta api dan kendaraan truk gandeng terjadi di perlintasan sebidang Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Jumat (6/3/2026) dini hari.
Dalam insiden tersebut, truk bermuatan tepung tertabrak KA Blambangan Ekspres yang melintas dari arah Probolinggo menuju Ketapang.
Akibat kejadian tersebut, masinis dan asisten masinis mengalami luka berat dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Safiq Jundhira Zulkarnaen mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.40 WIB di perlintasan kereta api JPL 13 yang berada di simpang tiga Desa Jorongan.
“Truk gandeng bernopol P 8793 UG melintas dari arah timur ke barat. Saat bersamaan KA Blambangan Ekspres melaju dari arah berlawanan. Diduga pengemudi truk tidak mengetahui adanya kereta yang melintas sehingga terjadi tabrakan,” ujar Safiq.
Benturan keras tidak dapat dihindari. Bagian belakang truk tersambar lokomotif hingga kendaraan gandeng tersebut terbalik di sisi rel. Dampaknya, perjalanan KA Blambangan Ekspres sempat terhenti
Safiq menjelaskan, akibat kejadian itu masinis dan asisten masinis mengalami luka cukup serius. Bahkan masinis sempat terjepit di dalam kabin lokomotif sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh warga bersama petugas.
“Keduanya langsung dilarikan ke RSUD dr Mochammad Saleh Kota Probolinggo untuk mendapatkan penanganan medis,” katanya.
Pihak kepolisian hingga saat ini masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Dugaan sementara, palang pintu perlintasan tidak tertutup saat kereta melintas.
“Diduga palang pintu tidak tertutup sehingga di waktu bersamaan ada truk yang melintas. Pengemudi tidak melihat adanya kereta sehingga bagian belakang truk tertabrak,” tambahnya.
Dampak Operasional dan Evakuasi Penumpang
Sementara itu, Manager Hukum dan Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan pihaknya menerima laporan dari kondektur KA 147 Blambangan Ekspres sekitar pukul 00.49 WIB terkait kejadian tersebut.
Menurut Cahyo, kereta yang melayani rute Pasar Senen–Ketapang itu mengalami Berhenti Luar Biasa (BLB) di kilometer 109+2 petak jalan Probolinggo–Leces setelah lokomotif tertemper truk di perlintasan sebidang JPL 13 yang merupakan perlintasan resmi terjaga di Km 109+860.
“Akibat kejadian tersebut, lokomotif CC 201 83 53 yang menarik KA Blambangan Ekspres mengalami kerusakan sehingga perjalanan kereta tidak dapat langsung dilanjutkan,” jelasnya.
Untuk menjaga keselamatan serta kelancaran operasional, rangkaian KA Blambangan Ekspres kemudian ditarik mundur menuju Stasiun Probolinggo menggunakan lokomotif penolong.
Cahyo memastikan seluruh penumpang dalam kondisi selamat. Untuk melanjutkan perjalanan menuju Ketapang, para penumpang kemudian dialihkan menggunakan KA Wijaya Kusuma yang melintas di jalur tersebut.
“Keselamatan pelanggan merupakan prioritas utama KAI. Seluruh penumpang KA Blambangan Ekspres dalam kondisi aman dan perjalanan mereka tetap dilanjutkan menggunakan KA Wijaya Kusuma menuju Ketapang,” ujarnya.
Insiden ini juga menyebabkan sejumlah perjalanan kereta api di wilayah Daop 9 Jember mengalami keterlambatan. Pihak KAI saat ini masih melakukan penanganan di lokasi guna mempercepat normalisasi jalur.
“Sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan, KAI juga menyiapkan service recovery bagi pelanggan yang mengalami keterlambatan lebih dari 60 menit akibat kejadian ini,” pungkas Cahyo.


FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram