Lumajang , (Onenewsjatim) – Aksi pelemparan batu terhadap kereta api kembali terjadi di wilayah operasional PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember. Dalam kurun waktu sepekan terakhir, dua kereta penumpang yang melintas di petak jalan antara Stasiun Leces dan Stasiun Probolinggo menjadi sasaran pelemparan oleh orang tak dikenal (OTK).
Peristiwa terbaru terjadi pada Minggu (21/6/2026), saat KA Logawa dan KA Ijen Ekspres melintas di jalur tersebut. Batu yang dilempar mengenai rangkaian kereta hingga menyebabkan kaca mengalami keretakan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun penumpang yang mengalami luka dalam insiden tersebut.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengecam keras tindakan yang dinilai membahayakan keselamatan perjalanan kereta api tersebut.
"Kami mengutuk keras aksi pelemparan batu terhadap KA Logawa dan KA Ijen Ekspres yang terjadi baru-baru ini. Pelemparan terhadap kereta api yang sedang berjalan adalah tindakan yang sangat berbahaya. Dampaknya bisa fatal apabila batu menembus kaca dan melukai kru maupun penumpang di dalam kereta," ujar Cahyo.
Menurutnya, aksi pelemparan bukan sekadar kenakalan atau tindakan iseng semata. Perbuatan tersebut dapat mengancam keselamatan ratusan penumpang dan kru yang berada di dalam rangkaian kereta api.
Meski demikian, data yang dihimpun KAI Daop 9 Jember menunjukkan tren kasus pelemparan batu mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada tahun 2025 tercatat enam kasus, sementara hingga pertengahan tahun 2026 terdapat lima kasus.
Kasus pada tahun 2025 tersebar di Kecamatan Ledokombo dan Rambipuji, Kabupaten Jember, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, serta Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi.
Sementara itu, sepanjang tahun 2026, kejadian serupa tercatat terjadi di Kecamatan Bangsalsari dan Pakusari, Kabupaten Jember, Kecamatan Kedopok dan Wonoasih, Kota Probolinggo, dengan wilayah Wonoasih tercatat mengalami dua kali kejadian.
Sebagai upaya pencegahan, KAI Daop 9 Jember memperkuat sistem pengamanan dan pengawasan di sejumlah titik rawan. Salah satu langkah yang kini diterapkan adalah pemanfaatan teknologi drone untuk memantau jalur kereta api dari udara.
"Kami terus meningkatkan langkah preventif melalui patroli rutin di jalur kereta api, sosialisasi kepada masyarakat, hingga pemanfaatan drone untuk memantau area-area yang dianggap rawan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban," jelas Cahyo.
Selain patroli udara, KAI juga menggencarkan edukasi kepada masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Sosialisasi dilakukan secara langsung kepada warga yang tinggal di sekitar jalur rel agar turut menjaga keselamatan perjalanan kereta api.
KAI Daop 9 Jember juga melakukan pendekatan kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda melalui program security awareness. Langkah ini dilakukan untuk membangun kesadaran kolektif bahwa keamanan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama.
Cahyo menegaskan bahwa pelaku pelemparan batu dapat dijerat dengan sanksi pidana yang berat. Berdasarkan Pasal 194 ayat (1) KUHP, tindakan yang membahayakan keamanan umum dapat dikenakan ancaman pidana penjara hingga 15 tahun.
Selain itu, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian juga melarang setiap orang melakukan tindakan yang dapat merusak maupun mengganggu sarana dan prasarana perkeretaapian.
"Kami mengajak seluruh masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar jalur kereta api, untuk meningkatkan kepedulian dan pengawasan lingkungan. Jangan sampai ada anak-anak ataupun oknum yang melakukan tindakan yang membahayakan keselamatan perjalanan kereta api," tegasnya.
Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada petugas stasiun atau pihak kepolisian apabila melihat aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu operasional kereta api.
"Keselamatan perjalanan kereta api bukan hanya tanggung jawab KAI. Dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar perjalanan kereta api tetap aman, selamat, dan nyaman bagi seluruh pelanggan," pungkas Cahyo.


FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram