Lumajang, (Onenewsjatim) - Ratusan siswa SMP dan SMA Ma’arif NU Al Ikhlas Al Muhdlor Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menggelar pawai dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin (24/8/2026).
Pawai tersebut berlangsung semarak namun tetap khidmat. Para siswa berjalan bersama mengelilingi sejumlah ruas jalan di Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun.
Kegiatan dimulai dari halaman sekolah. Sepanjang perjalanan sekitar 3 kilometer, para siswa kompak melantunkan sholawat Nabi.
Lantunan sholawat menggema di sepanjang jalan, mengiringi barisan siswa yang berjalan dengan tertib. Mereka mengenakan busana muslim serta membawa berbagai atribut seperti bendera dan spanduk.
Pawai ini diikuti siswa dari jenjang SMP dan SMA Ma’arif NU Al Ikhlas Al Muhdlor. Selain menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi sekolah untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Kepala SMA Ma’arif NU Al Ikhlas Al Muhdlor, Asis Purwanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kecintaan para siswa kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah.
“Melalui pawai dan lantunan sholawat ini kami ingin menanamkan rasa cinta kepada Rasulullah sejak dini,” ujar Asis Purwanto, Senin (24/8/2026).
Menurut dia, kegiatan keagamaan seperti pawai Maulid diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Lebih dari itu, nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Maulid dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme juga terlihat dari masyarakat yang berada di sepanjang rute pawai. Sejumlah warga keluar rumah untuk menyaksikan rombongan siswa yang melintas.
Tidak sedikit warga yang turut melantunkan sholawat bersama para siswa. Suasana tersebut membuat kegiatan pawai semakin semarak dan menjadi bagian dari syiar Islam di lingkungan masyarakat.
Kepala SMP Ma’arif NU Al Ikhlas Al Muhdlor, Indah Agustin, berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun.
“Semoga anak-anak bisa meneladani sifat jujur, disiplin, dan kasih sayang beliau,” ujar Indah.
Ia berharap momentum Maulid Nabi dapat menjadi sarana penguatan karakter religius siswa. Dengan demikian, kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan peringatan, tetapi juga tercermin dalam sikap dan perilaku para siswa sehari-hari.


FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram