-->

22/08/2026

Alat Vital Dilukai Istri, Begini Kondisi Terkini Korban KDRT di Lumajang

Alat Vital Dilukai Istri, Begini Kondisi Terkini Korban KDRT di Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Kondisi Ahmad Fauzi, warga Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) hingga mengalami luka serius pada alat vital, berangsur membaik.

Ahmad Fauzi sebelumnya menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh istrinya, Ayu Amelia (25), pada Jumat (14/8/2026) pagi.

Saat kejadian, korban disebut tengah tertidur ketika mengalami luka akibat sabetan senjata tajam jenis celurit pada bagian alat vitalnya.

Akibat luka tersebut, korban harus mendapatkan penanganan medis di RSUD dr Haryoto Lumajang.

Kabid Pelayanan Medis RSUD dr Haryoto Lumajang, dr Yanna Susanti, mengatakan korban pertama kali diterima di Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada 14 Agustus 2026.

Setelah dilakukan pemeriksaan, tim medis segera melakukan tindakan operasi yang dikerjakan oleh dokter spesialis urologi.

"Pada tanggal 14 Agustus, dengan kondisi ada luka di alat vital, di Instalasi Gawat Darurat kami lakukan pemeriksaan dan segera pada saat itu juga kami lakukan operasi, dikerjakan oleh spesialis urologi," kata Yanna di Lumajang, Jumat (21/8/2026).

Setelah menjalani operasi, korban kemudian dipindahkan ke ruang perawatan untuk menjalani pemulihan.

Empat hari setelah kejadian, kondisi korban dinilai cukup membaik sehingga diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

"Setelah operasi, pasien masuk di ruang perawatan biasa. Empat hari kemudian, jadi tanggal 18 Agustus, pasien kami pulangkan untuk selanjutnya kontrol rawat jalan di Poli Urologi," ujarnya.

Meski telah diperbolehkan pulang, Yanna menegaskan kondisi korban belum dapat dinyatakan pulih sepenuhnya.

Korban masih harus menjalani kontrol dan evaluasi secara berkala di Poli Urologi RSUD dr Haryoto Lumajang.

Menurut Yanna, pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk mengetahui perkembangan penyembuhan luka sekaligus memastikan fungsi organ yang terdampak dapat kembali secara optimal.

"Ya, tentunya kami semua berharap agar, baik itu fisik kondisi lukanya, apapun fungsi, fungsi berkemih, apapun fungsi reproduksinya, tetap kembali lagi dengan normal," katanya.

Ia menjelaskan, tim medis saat ini belum dapat memastikan apakah fungsi organ tersebut sudah kembali normal.

Pasalnya, korban masih berada dalam tahap pemulihan sehingga diperlukan evaluasi medis secara berkala.

"Jadi pasien memang masih perlu kami evaluasi dengan kontrol rutin secara berkala," tutur Yanna. (Imam) 

Baca Artikel Terkait Lainnya

Baca juga Artikel Lainnya

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved