Surabaya, (Onenewsjatim) – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono memimpin pelantikan Wakapolda Jatim, penyerahan jabatan Irwasda, serta serah terima jabatan (sertijab) enam Kapolres jajaran Polda Jatim.
Rotasi jabatan tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi Polri sekaligus upaya memperkuat pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Upacara pelantikan dan sertijab berlangsung di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Senin (12/10/2026), dengan sejumlah pejabat kepolisian menerima penugasan baru di lingkungan Polri.
Jabatan Wakapolda Jatim kini diemban Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, yang sebelumnya menjabat Irwasda Polda Sumatera Utara. Sementara itu, Kombes Pol Arif Bastari, yang sebelumnya menjabat Irwasda Polda Jatim, mendapat amanah baru sebagai Karopaminal Divpropam Polri.
Dalam rangkaian sertijab tersebut, enam jabatan Kapolres jajaran Polda Jatim juga mengalami pergantian, mulai dari wilayah Sidoarjo hingga Mojokerto Kota.
Kapolresta Sidoarjo kini dijabat AKBP Bobby Adimas Candraputra, yang sebelumnya bertugas sebagai Kanit 3 Satresmob Bareskrim Polri. Ia menggantikan Kombes Pol Christian Tobing, yang mendapat penugasan baru sebagai Asesor SDM Kepolisian Madya Tk. II SSDM Polri.
Pergantian juga terjadi di Polres Ngawi. AKBP Mohammad Amirul Hakim dipercaya menjabat Kapolres Ngawi setelah sebelumnya bertugas sebagai Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jawa Barat. Ia menggantikan AKBP Prayoga Angga Widyatama, yang selanjutnya mendapat amanah sebagai Kasubbagopsnal Dittipnarkoba Bareskrim Polri.
Sementara itu, jabatan Kapolres Batu kini diemban AKBP Panji Gedhe Prabawa. Ia menggantikan AKBP Aris Purwanto, yang mendapat penugasan baru sebagai Kabagbinops Roops Polda Jatim.
Di wilayah Probolinggo, jabatan Kapolres Probolinggo Kota dipercayakan kepada AKBP Lucky Permana Putra. Ia menggantikan AKBP Rico Yumasri, yang mendapat promosi jabatan sebagai Wadirresnarkoba Polda Jatim.
Pergantian pejabat juga berlangsung di Polres Bangkalan. AKBP Rossa Purba Bekti kini menjabat Kapolres Bangkalan menggantikan AKBP Wibowo, yang selanjutnya bertugas sebagai Wakapolresta Sumenep.
Adapun jabatan Kapolres Mojokerto Kota kini dijabat AKBP Dody Munandar. Ia menggantikan AKBP Herdiawan Arifianto, yang mendapat penugasan baru sebagai Kabagfaskon Rolog Polda Jatim.
Pejabat Baru Diminta Responsif terhadap Kebutuhan Masyarakat
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri, terutama dalam pembinaan karier personel dan penguatan pelaksanaan tugas kepolisian.
Menurutnya, pejabat yang baru dilantik harus mampu menerjemahkan amanah jabatan ke dalam kinerja nyata, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Pergantian jabatan merupakan bagian dari pembinaan organisasi dan karier personel. Yang terpenting adalah bagaimana amanah yang diberikan dapat segera diterjemahkan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Jules Abraham Abast.
Ia menjelaskan, setiap pejabat baru diharapkan segera beradaptasi dengan karakteristik dan tantangan wilayah masing-masing. Pemahaman terhadap kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi salah satu hal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Selain itu, pejabat baru diminta membangun komunikasi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat.
“Setiap wilayah memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda. Karena itu, pejabat baru diharapkan segera memahami situasi wilayah, menjaga kesinambungan program yang sudah berjalan baik, serta hadir dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Jules menegaskan, pergantian pejabat tidak boleh berdampak pada penurunan kualitas pelayanan kepolisian maupun pemeliharaan kamtibmas. Sebaliknya, momentum rotasi jabatan harus dimanfaatkan untuk memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Polda Jatim juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas di wilayah Jawa Timur.
“Pergantian pejabat tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan maupun pemeliharaan kamtibmas. Justru momentum ini harus memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan pelayanan kepolisian, dan menjaga kepercayaan masyarakat,” pungkas Jules.
Dengan pergantian tersebut, para pejabat yang menerima amanah baru diharapkan segera menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, sekaligus memastikan pelayanan kepolisian tetap berjalan optimal demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jawa Timur. (*)


FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram