Lumajang, (Onenewsjatim) – Menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember memperkuat pengamanan jalur kereta api, khususnya di sejumlah perlintasan sebidang yang dinilai rawan.
Penguatan pengamanan ini dilakukan dengan menambah personel Petugas Jaga Lintasan Ekstra (PJL Ekstra) di berbagai titik perlintasan yang belum dijaga secara permanen, termasuk di wilayah Kabupaten Lumajang.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran yang diprediksi mengalami peningkatan mobilitas masyarakat.
“Penambahan petugas di perlintasan tidak terjaga serta penguatan pengawasan jalur melalui penilik jalan ekstra merupakan langkah preventif yang kami lakukan untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat selama masa Angkutan Lebaran,” ujar Cahyo.
Secara keseluruhan, KAI Daop 9 Jember menempatkan tambahan petugas pada 55 titik perlintasan sebidang yang belum dijaga secara permanen.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 107 Petugas Jaga Lintasan Ekstra (PJL Ekstra) diterjunkan untuk membantu mengatur lalu lintas sekaligus meningkatkan kewaspadaan di jalur kereta api.
Penempatan petugas tambahan tersebut tersebar di beberapa wilayah operasional Daop 9 Jember. Di wilayah Pasuruan terdapat 3 titik dengan 6 petugas, Probolinggo 7 titik dengan 14 petugas, Lumajang 5 titik dengan 9 petugas, Jember 28 titik dengan 56 petugas, serta Banyuwangi 12 titik dengan 22 petugas.
Di Kabupaten Lumajang sendiri, pengamanan diperkuat di lima titik perlintasan, yakni di jalur Malasan – Randuagung, Ranuyoso – Klakah, Klakah – Randuagung, serta Randuagung – Jatiroto.
Menurut Cahyo, distribusi personel tersebut disesuaikan dengan tingkat kepadatan jalur kereta api serta jumlah perlintasan di masing-masing wilayah operasional.
Selain memperkuat penjagaan di perlintasan sebidang, KAI Daop 9 Jember juga menambah petugas penilik jalan ekstra pada 19 petak jalur yang membentang dari wilayah Pasuruan hingga Ketapang, Banyuwangi.
Sebanyak 19 personel tambahan diterjunkan untuk melakukan pemantauan kondisi jalur secara lebih intensif. Langkah ini dilakukan guna memastikan prasarana perkeretaapian tetap dalam kondisi aman dilalui, terutama pada periode dengan frekuensi perjalanan kereta api yang meningkat selama masa Angkutan Lebaran.
KAI berharap langkah penguatan pengamanan ini dapat meminimalisir potensi gangguan perjalanan kereta api sekaligus meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.
“Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap disiplin dan berhati-hati saat melintas di perlintasan sebidang dengan selalu mematuhi rambu lalu lintas serta mendahulukan perjalanan kereta api demi keselamatan bersama,” pungkas Cahyo


FOLLOW THE Onenewsjatim AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Onenewsjatim on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram