-->

07/07/2026

59 Destana Terbentuk di Lumajang, Desa Darungan Jadi Garda Terdepan Mitigasi Bencana

59 Destana Terbentuk di Lumajang, Desa Darungan Jadi Garda Terdepan Mitigasi Bencana


Lumajang, (DOC)– Upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur. Salah satunya melalui pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang.

Program tersebut menjadi langkah nyata dalam membangun masyarakat yang lebih siap menghadapi berbagai potensi bencana, terutama banjir akibat luapan sungai yang kerap terjadi saat musim penghujan. Selain itu, posisi Desa Darungan yang berjarak sekitar lima kilometer dari garis pantai juga menjadikannya memiliki potensi terdampak bencana tsunami.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Jawa Timur, Deni Kiki Melia Tamara, mengatakan pembentukan Destana bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas masyarakat agar mampu mengenali risiko bencana sejak dini dan mengetahui langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, maupun setelah bencana terjadi.

"Tujuan dibentuknya Destana adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat sehingga mereka memiliki kesiapsiagaan menghadapi bencana sekaligus mampu berperan aktif dalam upaya pengurangan risiko bencana di lingkungannya," ujar Deni, Selasa (7/7/2026).

Menurutnya, dalam proses pembentukan Destana, masyarakat juga dibekali berbagai kegiatan pendukung, mulai dari penyusunan jalur evakuasi, penentuan titik kumpul, hingga pendataan kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, anak-anak, dan penyandang disabilitas agar penanganan saat kondisi darurat dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Hingga saat ini, BPBD Provinsi Jawa Timur bersama pemerintah daerah telah membentuk 59 Desa/Kelurahan Tangguh Bencana di Kabupaten Lumajang. Jumlah tersebut diharapkan terus bertambah sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan menghadapi ancaman bencana secara mandiri.

Sementara itu, Kepala Desa Darungan, Eko Nur Hadi, menyambut baik penetapan desanya sebagai Destana. Ia menilai program tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keselamatan bersama.

Menurut Eko, selama ini warga Desa Darungan sudah cukup akrab dengan ancaman banjir ketika debit sungai meningkat saat musim hujan. Dengan adanya pembinaan dari BPBD, masyarakat diharapkan lebih memahami langkah-langkah penyelamatan diri dan mampu bertindak cepat apabila terjadi kondisi darurat.

"Kami berharap pembentukan Desa Tangguh Bencana ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap mitigasi bencana dan selalu siap menghadapi segala kemungkinan yang dapat terjadi," ungkap Eko.

Baca Artikel Terkait Lainnya

Baca juga Artikel Lainnya

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved