-->

10/04/2026

Temuan Penimbunan LPG 3 Kg di Lumajang, Pertamina Jatuhkan Sanksi Tegas

Temuan Penimbunan LPG 3 Kg di Lumajang, Pertamina Jatuhkan Sanksi Tegas


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menemukan indikasi penimbunan LPG 3 kilogram di salah satu pangkalan di Dusun Kebonsari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. 

Temuan ini terungkap dalam rapat koordinasi bersama Forkopimda sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi distribusi LPG bersubsidi di wilayah tersebut.

Manager Communication, Relation dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan bahwa rapat tersebut digelar untuk merespons keluhan masyarakat terkait kelangkaan LPG 3 kg yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

“Rapat koordinasi ini merupakan bentuk monitoring dan evaluasi atas isu konsumsi LPG 3 kg di Kabupaten Lumajang, termasuk menindaklanjuti laporan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan gas,” ujar Ahad.

Dari hasil inspeksi mendadak (sidak) di lapangan, ditemukan adanya praktik distribusi yang tidak sesuai ketentuan. Di pangkalan tersebut, terdapat sekitar seribu tabung kosong yang diduga digunakan untuk memasok ke pangkalan lain maupun pengecer.

“Temuan ini menyebabkan distribusi tidak tepat sasaran, sehingga berdampak pada harga yang beredar di masyarakat menjadi di atas HET dan memicu kelangkaan,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, Pertamina langsung memberikan sanksi tegas. Pangkalan yang terbukti melakukan pelanggaran dikenai Pemutusan Hubungan Usaha (PHU), sementara agen terkait juga diberikan sanksi berupa pemotongan alokasi distribusi.

Ahad menegaskan bahwa Pertamina tidak akan mentolerir pelanggaran dalam penyaluran LPG bersubsidi. Seluruh agen dan pangkalan diminta mematuhi aturan distribusi agar tepat sasaran.

“Kami telah menegaskan kembali kepada seluruh mitra bahwa penyaluran LPG 3 kg harus sesuai ketentuan. Jika ditemukan pelanggaran, sanksi tegas akan diberikan, mulai dari penghentian alokasi hingga PHU,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pertamina terus melakukan pengawasan secara berkala, baik internal maupun bersama stakeholder terkait, guna memastikan ketersediaan stok dan distribusi berjalan lancar.

Sementara itu, terkait lonjakan konsumsi pasca Idul Fitri, Pertamina mencatat adanya peningkatan permintaan akibat aktivitas masyarakat seperti lebaran ketupat dan hajatan.

Sebagai langkah mitigasi, Pertamina telah menyalurkan tambahan pasokan sebanyak 18 ribu tabung pada pekan lalu atau sekitar 45 persen dari alokasi normal.

“Penyaluran tambahan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan menstabilkan pasokan LPG di Lumajang,” pungkas Ahad.

Baca Artikel Terkait Lainnya

Baca juga Artikel Lainnya

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved